skip to main content

Analisa Sebaran Kandungan Fosfat di Muara Sungai Bodri, Kendal Jawa Tengah

*Ameylia Ayu Puspitasari  -  Departemen Oseanografi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Muhammad Zainuri scopus  -  Departemen Oseanografi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Heryoso Setiyono scopus  -  Departemen Oseanografi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Sri Yulina Wulandari scopus  -  Departemen Oseanografi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Lilik Maslukah scopus  -  Departemen Oseanografi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Kendal adalah salah satu daerah di Jawa Tengah yang merupakan daerah yang cukup padat penduduk dan memiliki aktifitas industri dan kegiatan manusia yang cukup tingi pula. Keadaan tersebut menyebabkan adanya degradasi limbah yang berakibat pada peningkatan bahan organik di wilayah pesisir dan pantai yang dibawa dari daratan melalui sungai dan mengarah ke muara. Muara Sungai Bodri merupakan sungai dengan masukan limbah organik yang berasal dari kegiatan pertanian, pertambakan dan perikanan. Dengan masuknya limbah organik ke perairan, struktur komunitas plankton dan kualitas perairan akan mengalami perubahan sesuai dengan pengaruh cuaca dan pasang surut. Keadaan tersebut juga dapat mengakibatkan kenaikan kandungan nutrien terutama fosfat, fosfat adalah salah satu unsur yang mempengaruhi kesuburan perairan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan serta pola sebaran fosfat di Muara Sungai Bodri. Penelitian di Muara Sungai Bodri, Kendal dilaksanakan pada Tanggal 30 September 2020. Penentuan lokasi titik penelitian menggunakan metode purposive sampling di 9 titik yang berbeda. Analisa kandungan fosfat di Muara sungai Bodri memiliki rata-rata konsentrasi sebesar 0,27 µM. Persebaran konsentrasi fosfat menunjukan adanya hubungan linier dengan kecepatan dan arah arus di wilayah tersebut. Semakin besar kecepatan arus maka nilai konsentrasi fosfat juga semakin besar, begitupula dengan arah arus, bahwa konsentrasi fosfat semakin tinggi di titik yang dilalui massa air yang dipengaruhi arus dari darat di wilayah tersebut yaitu menuju timur laut.

Fulltext View|Download
Keywords: Fosfat; Persebaran Fosfat; Arus Pasang Surut; Sungai Bodri; Perairan Kendal

Article Metrics:

  1. Cervetto, G., C. Mesones, & D. Calliari. 2002. Phytoplankton Biomass and its Relationship to Environmental
  2. Variables in a Disturbed Coastal Area of The Rio De La Plata Uruguay, before the New Sewage Collector System. Atlantica, 24(1): 45-54 Hlm
  3. Falkowski., P. G., 2003. Biogeochemistry of Primary Production in the Sea. Rutgers University, New
  4. Brunswick, NJ, USA. Elsevier Ltd. ISBN (set): 0-08-043751-6 ; (ISBN: 0-08-044343-5); 8: 185–213 Hlm
  5. Harahap, Syawaludin. 2012. Aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Zonasi Jalur Penangkapan Ikan di Perairan Kalimantan Barat. Jurnal Akuatika. 3(6) : 40-48. Universitas Padjajaran. ISSN : 0853-2523
  6. Maslukah. 2015. Sebaran Konsentrasi Nitrat Dan Fosfat Di Perairan Muara Sungai Banjir Kanal Barat,
  7. Semarang. Jurnal Oseanografi. 4(1) ; 85 – 92 Hlm
  8. Maslukah, L., S. Y. Wulandari., I. B. Prasetyawan & M. Zainuri. 2019. Distributions and Fluxes of Nitrogen and Phosphorus Nutrients in Porewater Sediments in the Estuary of Jepara Indonesia. Journal of Ecological Engineering. 20(2) : 1-14 Hlm
  9. Patty, S. I. (2015). Karakteristik Fosfat, Nitrat dan Oksigen Terlarut di Perairan Selat Lembeh, Sulawesi Utara. Jurnal Pesisir dan Laut Tropis. 3(2) : 1-7
  10. Purnomo, H. 2018. Aplikasi Metode Interpolasi Inverse Distance Weighting Dalam Penaksiran Sumberdaya Literit Nikel (Studi kasus di Blok R, Kabupaten Konawe-Sulawesi Tenggara). Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi, Angkasa. 10(1):49-60 Hlm
  11. Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung : Alfabeta. 380 Hlm
  12. Sutamihardja, R.T.M. 1992. Pencemaran Air Terhadap Pertanian, Perikanan dan Kehidupan Akuatik. Bandung. 29 – 38 Hlm
  13. Utami, T. M. R., L. Maslukah & M. Yusuf. 2016. Sebaran Nitrat (NO3) dan Fosfat(PO4) di Perairan Karangsong Kabupaten Indramayu. Buletin Oseanografi Marina, 5(1) ; 31 – 37 Hlm

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.