skip to main content

Evaluasi Kehalalan dan Pemasaran UMKM Dodol Khas Garut

*Nenden Fauziah scopus  -  Universitas Garut, Indonesia
Novriyanti Lubis scopus  -  Universitas Garut, Indonesia
Lindayani Lindayani  -  Universitas Garut, Indonesia
Open Access Copyright (c) 2026 Indonesia Journal of Halal under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0.

Citation Format:
Abstract
Dodol merupakan makanan tradisional semi basah yang sangat khas dari Indonesia, yang dibuat dengan mencampurkan tepung, gula, dan santan melalui proses pemanasan dan pengadukan sampai mencapai tekstur yang kenyal. Industri dodol, termasuk Dodol Garut yang mampu memproduksi hingga 4.378 ton per tahun, menghadapi tantangan dalam memenuhi persyaratan sertifikasi halal sejak diberlakukannya peraturan baru yang mewajibkan sertifikasi halal bagi pelaku usaha makanan dan minuman mulai Oktober 2024. Penelitian ini bertujuan untuk menilai implementasi prinsip halal serta menemukan titik-titik kritis mengenai kehalalan dalam proses produksi Dodol Garut. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan metode observasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa titik kritis kehalalan terletak pada pemakaian gula rafinasi, bubuk vanili, dan bahan tambahan pada plastik kemasan yang mungkin mengandung unsur hewani yang tidak halal. UMKM menghadapi tantangan utama berupa minimnya pemahaman terhadap teknologi digital serta prosedur pendaftaran sertifikasi halal gratis melalui program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI). Oleh karena itu, UMKM memerlukan pendampingan yang lebih intensif serta penerapan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) secara konsisten untuk menjamin mutu, kehalalan, dan legalitas produk Dodol Garut dalam pelaksanaan regulasi halal yang bersifat wajib
Fulltext Email colleagues
Funding: Universitas Garut, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Article Metrics:

Article Info
Section: Research Articles
Language : ID
  1. Anisa A. R., Fadhila N. A., Mugi T. M., Pramudyana F. A., Zunesha P. S., & Titi. (2025). Evaluasi Kemasan Kertas dalam Pengemasan Dodol: Tinjauan dari Aspek Fungsional, Estetika, dan Lingkungan Ramah. Karimah Tauhid, 4(5), 3122-3138
  2. Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat. (2024). Berita Resmi Statistik: Produksi Padi Provinsi Jawa Barat Tahun 2024. Edisi November 2024. Nomor 1165/11/32/Th. XXVI. Bandung: BPS Provinsi Jawa Barat, Halaman 112
  3. Bonne, K and Verbeke, W. (2018). Religious values informing halal meat production and the control and delivery of halal credence quality. Journal Agriculture and Human Values. Vol 25: 35–47. DOI https://doi.org/10.1007/s10460-007-9076-y
  4. BPJPH. (2024). Produk Ini Harus Bersertifikat Halal di Oktober 2024. Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal - Kementerian Agama RI
  5. Faikoh, D., & Anwar, A. Z. (2025). Implementasi Penerapan Standar Jaminan Produk Halal pada Produk UMK (Usaha Mikro dan Kecil) Bersertifikat Halal. SYARIKAT: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah, 8(1), 19–29
  6. Habibah, M., & Juwitaningtyas. (2022). Identifikasi Titik Kritis Kehalalan Bahan Pangan Produk Dodol Salak Di Sarisa Merapi Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Indonesian Journal of Halal. 5(2), 106–111
  7. Hamid, S. (2016). Analisis Program Pemasaran Produk UMKM Dodol Garut. Jurnal Manajemen Dan Bisnis Kreatif, 2(1)
  8. Ikhwana, A., & Efendi, K.(2025). Perancangan Strategi Dalam Menciptakan Ikon Baru Kota Garut Pada Sektor Industri Kuliner. Jurnal Kalibrasi, 23(2), 228-238
  9. Kementrian Koprasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia (2020). Profil UMKM Indonesia 2020. Jakarta: Kemenkop UKM RI. Halaman 41–43
  10. Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). Pearson Education Limited., Halaman: 322–324
  11. LPPOM MUI. (2018). Konsep Halal dan Implementasinya dalam Industri Pangan. Jurnal Halal., 1(2), 45–52
  12. Nasaruddin N. L., Chin, Y. A., & Yusof. (2012). Effect of Processing on Instrumental Textural Properties of Traditional Dodol Using Back Extrusion. Int. Journal Food Pr,., 15(3), 495–506
  13. Nursiwan, A., Ryasid, R. N. A., & Haerani, Y. D. (2025). Sosialisasi Sertifikasi Halal Self Declare bagi Usaha Mikro Kecil di Desa Pelitaasih Kabupaten Garut. Attamkiim: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 39-51
  14. Pemerintah, Kabupaten Garut “Dodol Garut”. Garutkab.go.id, diperbarui 21 Desember 2017. Situs Resmi Pemerintah Kabupaten Garut yang Memuat Data Produksi Tahunan Dodol Garut dan Statistik Industri UMKM
  15. Putra, I. G. N. A. R. A., & Sudarmawan, I. W. E. (2024). Pembuatan Dodol Berbahan dari Kulit Semangka. PARIS (Jurnal Pariwisata Dan Bisnis), 3(5), 712–723
  16. Rahayu, B. S., & Kariman, A. (2016). Pengembangan Sistem Informasi Persediaan dan Penjualan Barang di Perusahaan Dagang Dodol Juwita Garut Berbasis Dekstop. Jurnal Algoritma, 13(1), 205–210
  17. Setiavani, G., Sugiyono, S., Ahza, A. B., & Suyatma, N. E. (2024). Teknologi Pengolahan Dodol dan Peningkatan Kandungan Gizinya. Jurnal Pangan, 27(3), 225–235
  18. Solihin, I. (2013). Kamus Pemasaran. Bandung: Penerbit Pustaka Shaari, J. A. N. And Arifin, N. S. Dimensi of Halal Purchase Intention: A Preliminary Study. International Review of Business Research Papers, 6(4), 444–456
  19. Suryana. (2014). Kewirausahaan: Kiat dan Proses Menuju Sukses (4th ed.). Jakarta: Salemba Empat., Halaman: 87–89
  20. Suryani, N. M. I., & Kuntariati, U. (2024). Penambahan Wortel pada Pembuatan Dodol. PARIS (Jurnal Pariwisata Dan Bisnis), 3(2), 325-330
  21. Tambunan, T. (2012). Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Indonesia: Isu-Isu Penting. Jakarta: LP3ES., Halaman: 56–58
  22. Warto., & Samsuri. (2020). Sertifikasi Halal dan Dampaknya terhadap Kepercayaan Konsumen UMKM Pangan. Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia, 10(2), 89–101

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.