skip to main content

Pers Mahasiswa dalam Benturan Neoliberalisme

*Ahmad Fahmi Ash Shiddiq  -  FITK UIN Walisongo, Indonesia
Published: 1 Oct 2015.

Citation Format:
Abstract
Neoliberalisme menjadi besar dan menemukan momentumnya di tengah derasnya arus globalisasi abad ke-21. Dengan semangat liberalisme klasik, tetapi tampilan yang lebih futuristik dan menarik, membuatnya mampu merasuk dalam segala aspek kehidupan, tak terkecuali media dan informasi. Pelaku pers (jurnalis) mendapat tantangan yang besar, bukan lagi soal kebebasan berpendapat dan keterbukaan informasi publik, tetapi tentang idealisme, semangat membela dan mewartakan kebenaran, juga tantangan dari pers era citizen journalism (jurnalisme warga). Begitu pula pers mahasiswa, jurnalis-jurnalis kampus menghadapi tantangan dari maraknya arus neoliberalisme. Dengan semangat anak muda (mahasiswa), Pers Mahasiswa sangat dinantikan kiprah dan goresan emasnya di tengah lesunya gerakan mahasiswa dan derasnya arus neoliberalisme di Indonesia yang juga merasukpada sistem
Pendidikan Tinggi.Idealisme dan independensi Pers Mahasiswa mendapat benturan
hebat dari neoliberalisme.
Kata Kunci: Pers Mahasiswa, Neoliberalisme, Idealisme.
Fulltext View|Download

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.