skip to main content

HEGEMONI OLIGARKI DAN AMBRUKNYA SUPREMASI HUKUM

*Suteki Suteki scopus  -  Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro, Indonesia
Open Access Copyright (c) 2023 CREPIDO under http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0.

Citation Format:
Abstract

Hukum, demokrasi dan hak asasi manusia mempunyai hubungan yang bersifat piramidal. Baik buruknya citra negara hukum akan memengaruhi perwujudan demokrasi. Sementara itu, supremasi hukum merupakan suatu prinsip yang harus diutamakan dalam penyelenggaraan negara hukum. Supremasi hukum dapat ambruk oleh dominasi atau hegemoni kekuasaan baik dari aspek penguasa pemerintahan, pengusaha hingga partai politik. Studi dalam perspektif hukum dan masyarakat ini penting untuk memahami bagaimana hubungan implikatif antara hegemoni oligarki terhadap supremasi hukum di negara demokrasi Indonesia tersebut. Hasil studi menunjukkan bahwa ketika parpol seakan menganut sistem oligarki maka terjadilah pembungkaman suara rakyat hingga timbul rasa apatis di sebagian besar kalangan masyarakat terhadap politik itu sendiri. Pada akhirnya, oligarki kekuasaan dapat menyebabkan collaps-nya negara hukum dan dengan sendirinya prinsip-prinsip demokrasi akan mati. Ketika oligarki kekuasaan muncul, mesin demokrasi pun sebenarnya telah mengalami senjakala. Pertanyaan tentang “How Democracies Die” dengan demikian sudah terjawab. Jalan keluar mengurangi hegemoni oligarki hingga supremasi hukum terwujud ialah menerapkan sistem hukum berkeadilan ala Islam dengan prinsip: tidak boleh dipengaruhi oleh rasa suka atau tak suka, kawan atau lawan, dekat atau jauh. Selain itu, tidak boleh dipengaruhi oleh rasa kasihan sehingga berakibat tidak menjalankan hukum terhadap pelaku kriminal, serta hukum berlaku untuk semua.

Fulltext View|Download
Keywords: Hukum; Supremasi; Oligarki

Article Metrics:

  1. Intan Rachmina Koho, "Oligarki dalam Demokrasi Indonesia", _Lensa Jurnal Universitas Pramita Indonesia_, Vol.15, No.1, Maret 2021, hlm. 1. https://jurnalunpri.ac.id/index.php/lo/article/view/6
  2. Mahrus Ali, "Pemetaan Tesis dalam Aliran-Aliran Filsafat Hukum dan Konsekuensi Metodologisnya", _Jurnal Hukum Ius Quia Iustum_, Vol. 24, No.2, April 2017
  3. Jimly Asshiddiqie dalam oleh Eka N. A. M. Sihombing dan Rudy Hendra Pakpahan dalam Jurnal Legislasi, Vol. 11 No. 3/ Bulan September 2014. https://ditjenpp.kemenkumham.go.id/files/jurnal/jli2013/JLI_Vol.11_No.3.pdf
  4. Levitsky, Steven dan Daniel Ziblatt, 2018. How Democracies Die, Crown New York
  5. Pedyanto, Yudha 2014, _Buanglah Demokrasi pada Tempatnya_, Yogyakarta, Irtikaz
  6. Suteki, 2021. Hukum dan Masyarakat, Thafa Media, Yogyakarta
  7. Suteki, 2015.Masa Depan Hukum Progresif, Thafa Media, Yogyakarta
  8. "Hukum untuk Semua", tersedia di website https://muslimahnews.net/2022/01/22/935/, diakses pada tanggal 8 November 2022
  9. "PA 212 Cs Aksi 411 di Dekat Istana Hari Ini, Suarakan Desakan Tritura", tersedia di website https://www.cnnindonesia.com/nasional/20221104060841-20-869323/pa-212-cs-aksi-411-di-dekat-istana-hari-ini-suarakan-desakan-tritura, diakses pada tanggal 8 November 2022
  10. "Ketua MK: Supremasi Hukum Harus Disertai Kemampuan Menegakkan Kaidah Hukum", tersedia di website: https://www.mkri.id/index.php? page=web.Berita&id=8923#:~: text=TERKAIT%3A,manapun%2C%20termasuk%20oleh%20penyelenggara%20negara, diakses pada tanggal 8 November 2022
  11. Esther N.S. Tamara, "Apa itu Oligarki? Apakah Kita Hidup dalam Dunia Oligarki?" tersedia di website https://medium.com/hipotesa-indonesia/apa-itu-oligarki-e73a7d7e451a, diakses pada tanggal 8 November 2022
  12. Muhammad Irham, "Prinsip-Prinsip Negara Hukum Dan Demokrasi", tersedia di website https://fh.unpatti.ac.id/prinsip-prinsip-negara-hukum-dan-demokrasi/, diakses pada tanggal 8 November 2022
  13. Nurrochman, "Demokrasi, Oligarki Partai Politik, dan Apatisme Masyarakat", tersedia di website https://lokadata.id/artikel/demokrasi-oligarki-partai-politik-dan-apatisme-masyarakat, diakses pada tanggal 8 November 2022
  14. Mochammad Farisi, "Oligarki Partai Politik dalam Pilkada", tersedia di website https://www.unja.ac.id/oligarki-partai-politik-dalam-pilkada/, diakses pada tanggal 8 November 2022
  15. Firman Noor, "Fenomena Oligarki Partai", tersedia di website https://nasional.sindonews.com/beritaamp/1382660/18/fenomena-oligarki-partai/10, diakses pada tanggal 8 November 2022

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.