Submissions

Online Submissions

Registration and login are required to submit items online and to check the status of current submissions.

Already have a Username/Password for CREPIDO?

Go to Login

Need a Username/Password?

Go to Registration

 

Author Guidelines

PANDUAN PENULISAN ARTIKEL (AUTHOR GUIDELINES)

JURNAL CREPIDO

[DOWNLOAD-PANDUAN PENULISAN ARTIKEL JURNAL CREPIDO]

Panduan ini merupakan panduan penulisan artikel pada Jurnal CREPIDO yang harus diikuti oleh semua penulis (author) jika akan memasukkan artikelnya ke Jurnal CREPIDO:

Jenis artikel yang diterima:

1. Artikel Hasil Penelitian;

2. Artikel Gagasan Konseptual.

A. Ketentuan Umum Penulisan

1. Font yang digunakan dalam panduan penulisan jurnal CREPIDO adalah Arial, 1,5 spasi, 11 pt.

2. Khusus untuk penulisan judul artikel menggunakan Arial, 13 pt, Bold, Centre, Capitalize Each Word dan maksimal 14 kata.

3. Untuk artikel hasil penelitian, “identitas penelitian” dicantumkan sebagai catatan kaki judul artikel. Identitas penelitian yang dimaksud adalah jenis penelitian dan sumber dana yang digunakan.

4. Setelah penulisan judul artikel, di bawahnya ditulis nama penulis. Jarak antara judul dengan nama penulis 2 spasi. Nama penulis ditulis tanpa gelar akademis, dibawah nama penulis ditulis instansi asal penulis; alamat instansi; dan alamat email penulis.

5. Jumlah penulis, dapat lebih dari satu orang dengan format penulisan berjajar, dipisahkan oleh tanda koma ( , ). Jika ada penulis penanggungjawab atau penulis korespondensi (corresponding author) harus diberi tanda khusus “ * ”. Pemberian tanda ini dimaksudkan untuk memastikan komunikasi terkait dengan artikel dapat langsung diterima oleh personil yang tepat. Alamat instansi dan alamat email corresponding author ditulis di bawah nama penulis.

6. Dalam penulisan nama penulis, jika nama penulis terdiri dari dua kata, maka nama pertama penulis (first name) sebaiknya tidak disingkat baru kemudian diikuti dengan nama akhir (last name). Sebaliknya jika nama penulis hanya terdiri dari satu kata, maka dalam versi online (HTML) akan dituliskan dalam dua kata yang berisi nama yang sama (berulang) untuk keperluan indeksasi metadata (Camdali & Tunc, 2006; Fridman, 2008).

7. Abstrak ditulis dalam 2 bahasa, yakni bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Penulisan judul abstrak menggunakan bold sedangkan untuk substansi abstrak ditulis italic, 1 spasi, maksimal 100 – 125 kata. Abstrak harus mengandung latar belakang, permasalahan, urgensi penulisan/penelitian, metode penelitian (untuk artikel hasil penelitian), hasil penelitian atau kesimpulan.

8. Penulisan judul kata kunci bold, terdiri dari 3-5 kata kunci.

9. Artikel hasil penelitian dengan jumlah minimal 10 halaman, maksimal 15 halaman sedangkan artikel gagasan konseptual dengan jumlah minimal 9 halaman, maksimal 12 halaman. Jumlah halaman sudah termasuk gambar dan tabel.

10. Artikel harus ditulis sesuai template dalam bentuk siap cetak dengan ukuran bidang tulisan A4 (210 x 297 mm) dan dengan format margin kiri 25 mm, margin kanan 20 mm, margin bawah 20 mm, dan margin atas 30 mm. Paragraf baru dimulai 10 mm dari batas kiri, sedangkan antar paragraf tidak diberi spasi antara. Semua bilangan dalam penulisan artikel di jurnal ini ditulis dengan angka arab, kecuali pada awal kalimat.

B. Sistematika Penulisan

Artikel yang masuk di jurnal CREPIDO dapat berupa hasil penelitian maupun gagasan konseptual. Tulisan harus orisinil dan belum pernah dipublikasikan di media lain. Adapun sistematika penulisan sebagai berikut:

1. Artikel Hasil Penelitian :

A. Pendahuluan meliputi:

- Latar Belakang Permasalahan (1-2 paragraf)

- Kerangka Teori (2 paragraf)

- State of the art Penelitian sebelumnya (1-2 paragraf)

- Permasalahan dan Gap Analysis (dari sisi penting dan tidaknya dan atau apa uniknya paper ini dibanding penelitian sebelumnya) dan Tujuan Penelitian (1 paragraf)

B. Metode Penelitian (2 paragraf)

C. Hasil dan Pembahasan

D. Simpulan dan Saran

Daftar Pustaka

2. Artikel Gagasan Konseptual:

A. Pendahuluan (Permasalahan diletakkan di bagian akhir Pendahuluan)

B. Pembahasan dengan sub-sub judul pembahasan sesuai kebutuhan

C. Simpulan

Daftar Pustaka

C. Penjelasan Sistematika Penulisan

1. Pendahuluan

Bab Pendahuluan memuat latar belakang permasalahan, kerangka teori, dan state of the art penelitian sebelumnya. Selain itu dalam Pendahuluan juga harus ada penjelasan mengenai gap analisis dan atau urgensitas kajian dibanding dengan penelitian-penelitian sebelumnya. Untuk itu perlu adanya pernyataan kebaruan dari kajian ilmiah yang dilakukan. Pernyataan kebaruan diperkuat dengan kajian literatur dari penelitian-penelitian terdahulu.

2. Kerangka Teori

Pada artikel hasil penelitian harus memuat kerangka teori yang diletakkan pada bab Pendahuluan. Kerangka teori berisi teori-teori yang digunakan dalam kajian. Teori harus dikutip dan dimasukkan dalam bab Hasil dan Pembahasan.

3. Metode Penelitian

Dalam artikel hasil penelitian, metode penelitian ditulis sebagai sub bab tersendiri setelah bab Pendahuluan. Metode penelitian meliputi pembahasan tentang metode pendekatan, spesifikasi penelitian, jenis dan teknik pengumpulan data, serta metode analisis data. Untuk artikel gagasan konseptual, cukup hanya dibahas mengenai metode pendekatan kajian yang diletakkan di bagian akhir bab Pendahuluan.

4. Hasil dan Pembahasan

Pada artikel hasil penelitian, setelah bab Pendahuluan dan Metode Penelitian diikuti dengan bab Hasil dan Pembahasan. Bab ini memuat hasil-hasil atau temuan penelitian (scientific finding) yang diikuti dengan pembahasannya secara ilmiah. Uraian pembahasan pada bab Hasil dan Pembahasan bersifat deskriptif, analitis dan kritis. Uraian pembahasan harus disesuaikan dengan urutan permasalahan hukum yang menjadi unsur utama dalam kajian. Teori-teori yang dimasukkan dalam kerangka teori harus dikutip dalam bab ini. Pada artikel gagasan konseptual menggunakan istilah Pembahasan, dimana di dalamnya memuat sub-sub sesuai dengan urutan permasalahan. Uraian yang menggunakan bullet atau angka arab harus dibuat mengikuti kalimat. Tidak diperkenankan dibuat dalam bentuk poin-poin ke bawah.

5. Simpulan

Bab Simpulan pada dasarnya memuat intisari dari kajian dan sekaligus juga merupakan jawaban atas permasalahan yang dikaji dalam artikel. Maka dari itu, penyusunan bab Simpulan harus disesuaikan dengan urutan permasalahan yang sudah ada. Selain berisi intisari kajian, simpulan juga bisa digunakan untuk menguji tercapai atau tidaknya suatu tujuan penelitian atau kajian.

6. Daftar Pustaka

Daftar Pustaka dalam artikel hasil penelitian maupun gagasan konseptual memuat semua referensi yang digunakan dalam kajian. Referensi hendaknya diterbitkan maksimal dalam 10 (sepuluh) tahun terakhir. Komposisi daftar pustaka sangat disarankan berupa sumber primer (70%) yakni jurnal nasional, jurnal internasional, tesis, disertasi, proceeding conference baik nasional maupun internasional. Sumber lainnya (30%) dapat berupa buku maupun sumber referensi lainnya. Setiap artikel minimal harus berisi 10 (sepuluh) referensi dan hanya referensi yang digunakan sebagai kutipan yang boleh ditulis dalam Daftar Pustaka.

D. Petunjuk Penulisan Kutipan dan Sumbernya

1. Setiap pengambilan atau pengutipan data yang berasal dari orang/penulis lain, wajib dituliskan sumber kutipan/rujukannya. Dalam teknik pengutipan, dikenal 2 (dua) jenis kutipan yaitu kutipan langsung dan kutipan tidak langsung.

2. Kutipan langsung adalah kutipan yang ditulis sama persis dengan sumber aslinya, baik bahasa maupun ejaannya dengan tidak mengadakan perubahan sama sekali. Kutipan yang panjangnya kurang dari 5 (lima) baris dimasukan ke dalam teks, ditulis seperti ketikan teks, diawali dan diakhiri dengan tanda petik (“). Kutipan yang panjangnya 5 (lima) baris atau lebih, diketik satu spasi, dimulai dengan tujuh ketukan dari batas margin tepi kiri.

Contoh kutipan langsung:

“Argumentasi adalah bentuk retorika yang berusaha untuk mempengaruhi sikap dan pendapat orang lain, agar mereka percaya dan akhirnya bertindak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh penulis atau pembicara”.

3. Kutipan tidak langsung adalah kutipan yang tidak sama persis dengan aslinya. Penulis hanya mengambil pokok pikiran dari sumber yang dikutip untuk dinyatakan kembali dengan kalimat yang disusun oleh penulis. Kalimat-kalimat yang mengandung kutipan ide tersebut ditulis dengan spasi rangkap sebagaimana teks biasa.

Contoh kutipan tidak langsung:

Seperti dikatakan oleh Gorys Keraf bahwa argumentasi pada dasarnya tulisan yang bertujuan mempengaruhi keyakinan pembaca agar yakin akan pendapat penulis bahkan mau melakukan apa yang dikatakan penulis.

4. Jika kutipan itu perlu dihilangkan beberapa kata/bagian dari kalimatnya, maka pada awal kalimat itu diberi titik tiga buah.

Contoh:

... Ciri-ciri aliran modern dalam Hukum Pidana antara lain pidana harus sesuai dengan pelaku tindak pidana.

5. Sumber kutipan ditulis dalam bentuk catatan kaki (footnotes) yang letaknya di bawah halaman dipisahkan dengan garis pemisah sepanjang 20 ketukan (20 karakter).

6. Catatan kaki (footnotes) hanya berisi sumber kutipan. Penjelasan yang terkait substansi artikel atau isi pasal tidak diperkenankan diletakkan di catatan kaki.

7. Wikipedia tidak diperkenankan untuk dijadikan sebagai sumber kutipan.

E. Petunjuk Penulisan Catatan Kaki (Footnotes)

1. Buku

(a). 1 orang penulis

Penulisan catatan kaki (footnotes) berupa buku ditulis dengan urutan: nama penulis tanpa gelar, tahun penerbitan, judul buku ditulis miring (italic), kota tempat penerbitan, nama penerbit, nomor halaman disingkat dengan hlm.

Contoh:

Satjipto Rahardjo, 2006, Ilmu Hukum, Bandung, Citra Aditya Bakti, hlm 56.

Barda Nawawi Arief, 2012, Pembangunan Sistem Hukum Nasional (Indonesia) Edisi 1, Semarang, Pustaka Magister, hlm 23.

(b). 2 orang penulis

Urutan penulisannya sebagai berikut: nama penulis 1 dan nama penulis 2 (tanpa gelar), tahun penerbitan, judul buku ditulis miring ( italic), kota penerbitan, nama penerbit, nomor halaman disingkat hlm.

Contoh:

Muladi dan Diah Sulistyani, 2015, Pertanggungjawaban Pidana Korporasi, Bandung, PT. Alumni, hlm 57.

(c). 3 orang penulis

Penulisannya: nama penulis 1, nama penulis 2 dan nama penulis 3 (tanpa gelar), tahun penerbitan, judul buku ditulis miring ( italic), kota penerbitan, nama penerbit, nomor halaman disingkat hlm.

Contoh:

Abdul R. Salian, Hermansyah, dan Ahmad Jalis, 2005, Hukum Bisnis Untuk Perusahaan Teori dan Contoh Kasus, Jakarta, Kencana Prenada Media Group, hlm 70.

(d). Lebih dari 3 orang penulis

Urut-urutan penulisannya: nama penulis 1, et al., tahun penerbitan, judul buku ditulis miring (italic), kota penerbitan, nama penerbit, nomor halaman disingkat hlm.

Contoh:

Philipus M. Hadjon, et.al., 1995, Pengantar Hukum Administrasi Indonesia, Yogyakarta, Gajahmada University Press, hlm 67.

2. Buku yang Memuat Artikel-Artikel dari Beberapa Penulis

Urutan penulisan catatan kakinya adalah: nama penulis artikel, tahun penerbitan, “judul artikel” dalam tanda kutip, dalam nama editor buku atau penulis buku, judul buku ditulis miring (italic), kota tempat penerbitan, nama penerbit, nomor halaman disingkat hlm.

Contoh:

Sulistyawati Irianto, 2009, “Praktik Penelitian Hukum Perspektif Sosiolegal”, dalam Sulistyowati Irianto dan Shidarta (ed.), Metode Penelitian Hukum, Jakarta, Yayasan Obor Indonesia, hlm 40.

3. Buku Terjemahan

Urutan penulisan: nama penulis, tahun penerbitan, judul buku ditulis miring (italic), terjemahan nama penulis, kota tempat penerbitan, nama penerbit, nomor halaman disingkat hlm.

Contoh:

Hans Kelsen, 2007, Teori Umum Hukum dan Negara, terjemahan Soemardi, Jakarta, Bee Media Indonesia, hlm 299.

4. Buku yang Diterbitkan oleh Badan atau Lembaga

Penulisan catatan kakinya mengikuti urutan: nama badan atau lembaga, tahun penerbitan, judul buku dengan huruf miring (italic), kota tempat penerbitan, nama penerbit, halaman disingkat hlm.

Contoh:

Bank Indonesia, 2016, Optimizing Macroprudential Policy to Support the Financial Stability , Jakarta, Bank Indonesia, hlm 5.

5. Artikel dalam Jurnal

Penulisan artikel dalam jurnal mengikuti urutan: nama penulis, “judul artikel” dalam tanda kutip, judul jurnal dengan huruf miring ( italic) , diikuti dengan nomor volume dengan angka Arab disingkat Vol., nomor penerbitan atau nomor issue, bulan dan tahun penerbitan, nomor halaman disingkat hlm.

Contoh:

Adji Samekto, "Pembangunan Berkelanjutan dalam Tatanan Sosial yang Berubah, Jurnal Hukum Progresif, Vol.1, Issue 2, Desember 2010, hlm 15.

6. Artikel dalam Prosiding

Penulisan artikel dalam prosiding sebagai berikut: nama penulis, “judul artikel” dalam tanda petik, nama prosiding dalam huruf miring ( italic), kota tempat penerbitan, nama penerbit (jika ada), tanggal pelaksanaan kegiatan, nomor halaman disingkat hlm.

Contoh:

Arief Hidayat, “Negara Hukum Pancasila (Suatu Model Ideal Penyelenggaraan Negara Hukum)”, Prosiding Konggres Pancasila IV:Strategi Pelembagaan Nilai-Nilai Pancasila dalam Menegakkan Konstitusionalitas Indonesia , Yogyakarta, PSP Press Universitas Gadjah Mada, 31 Mei-01 Juni 2012, hlm 43.

7. Tesis/Disertasi

Penulisan secara urut adalah: nama penulis, “Judul tesis atau disertasi” dalam tanda petik, Tesis/Disertasi, nama program studi dan perguruan tinggi cetak miring (italic), tahun, nomor halaman disingkat hlm.

Contoh:

Kholis Roisah, "Membangun Prinsip-Prinsip Perlindungan Hukum Kekayaan Intelektual Berbasis Kearifan Lokal (Studi Perlindungan Hukum terhadap Ekspresi Budaya Tradisional Indonesia", Disertasi, Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Diponegoro , 2013, hlm 178.

8. Pendahuluan atau Pengantar dalam Buku

Penulisan dalam catatan kaki sebagai berikut: nama penulis, tahun penerbitan, “judul artikel”, dalam judul buku ditulis dengan huruf miring (italic), kota tempat penerbitan, nama penerbit, halaman disingkat hlm.

Contoh:

Nurhasan Ismail, 2016, “Masih Adakah Ruang Politik Hukum Negara Bagi Implementasi Hak Ulayat”, dalam Perkembangan Hak Ulayat Laut di Kepulauan Kei, Semarang, Undip-Press, hlm 1.

9. Surat Kabar

(a). Artikel

Urutan penulisannya sebagai berikut: nama penulis, “judul artikel” dalam tanda kutip, nama surat kabar/media ditulis miring ( italic), tanggal bulan dan tahun pemuatan.

Contoh:

Sukirno, "Diskriminasi Masyarakat Adat", Harian Kompas, 16 Januari 2014.

(b). Berita tanpa penulis

Penulisannya “judul berita” dalam tanda kutip, nama surat kabar ditulis miring (italic), tanggal bulan dan tahun pemuatan.

Contoh:
"KPK Menangkap Tersangka Korupsi", Harian Kompas, Sabtu 1 Maret 2016.

10. Artikel dalam Majalah

Urut-urutan penulisannya: nama penulis, “judul artikel” dalam tanda kutip, nama majalah ditulis miring (italic), tanggal bulan dan tahun pemuatan.

nama ditulis

Contoh:

Mochtar Naim, "Mengapa Orang Minang Merantau?", Majalah Tempo, 31 Januari 2010, hlm 39.

11. Internet

(a) . Tanpa judul dan nama penulis:

Penulisannya mengikuti aturan: nama badan atau lembaga, tersedia di nama website, diakses pada tanggal bulan tahun.

Contoh:

International Labor Organization Conference Session, tersedia di website http://www.contoh.com/c/32451/conference.htm, diakses pada tanggal 24 Desember 2016.

(b) . Ada judul dan nama penulis:

Penulisan mengikuti aturan: nama penulis, tersedia di nama website, diakses pada tanggal bulan tahun.

Contoh:

Febri Dinsyah, “Jalan Terjal Pemiskinan Koruptor”, tersedia di website http://nasional.kompas.com/read/2012/03/06/06465957/Jalan.Terjal.Pemiskinan.Koruptor , diakses pada tanggal 16 Desember 2016.

12. Penulisan Ibid, Op.Cit dan Loc.Cit

(a). Istilah Ibid singkatan dari Ibidem yang artinya di tempat yang sama dengan yang ada di atasnya. Jika suatu sumber yang baru saja dikutip (belum diselingi sumber pustaka lain) akan dikutip lagi, maka cukup menggunakan ibid. Jika merujuk pada sumber yang sama dengan nomor halaman sama maka penulisan ibid tanpa diikuti dengan nomor halaman namun jika kedua sumber berbeda nomor halamannya maka penulisannya setelah ibid harus diikuti dengan nomor halaman.

Contoh:

Esmi Warassih, 2005, Hukum dan Pranata Sosial, Sebuah telaah Sosiologis, Semarang, PT.Suryandaru Utama, hlm 89.

Ibid.

Ibid, hlm 90.

(b). Loc.cit merupakan singkatan dari Loco citato yang artinya pada tempat yang telah dikutip. Bila hendak mengutip halaman yang sama dari sumber yang dikutip tetapi telah diselingi oleh sumber lain maka catatan kaki cukup ditulis nama penulis, Loc.cit.

Contoh:

Barda Nawawi Arief, 2008, Mediasi Penal Penyelesaian Perkara di Luar Pengadilan, Semarang, Pustaka Merdeka, hlm 45.

Satjipto Rahardjo, 2006, Penegakan Hukum Suatu Tinjauan Sosiologis, Yogyakarta, Genta Publishing, hlm 67.

Barda Nawawi Arief, Loc.cit.

(c). Op.cit. merupakan singkatan dari Opere citato, artinya pada karya yang telah dikutip. Jika suatu pustaka atau sumber telah dikutip dalam catatan kaki dan telah diselangi oleh satu atau beberapa sumber lain hendak dikutip lagi, namun nomor halaman berbeda, maka penulisannya adalah nama penulisnya, Op.cit, hlm .

Contoh:

Sudikno Mertokusumo, 1996, Penemuan Hukum Sebuah Pengantar, Yogyakarta, Liberty, hlm 70.

Nurhasan Ismail, 2007, Perkembangan Hukum Pertanahan Dalam Perspektif Ekonomi –Politik, Jakarta, HUMA, hlm 81.

Sudikno Mertokusumo, Op.cit, hlm 79.

F. Petunjuk Pembuatan Tabel dan Gambar

Setiap tabel dan gambar yang masuk dalam artikel, diberi nomor dengan angka Arab, dan judul. Judul tabel diletakkan di atas tabel. Tabel dan Gambar diletakkan di dalam kelompok teks sesudah tabel atau gambar tersebut dirujuk. Gambar-gambar dalam artikel harus dipastikan dapat tercetak dengan jelas (ukuran font, resolusi dan ukuran garis harus yakin tercetak jelas). Gambar dan tabel dan diagram/skema sebaiknya diletakkan sesuai kolom diantara kelompok teks atau jika terlalu besar diletakkan di bagian tengah halaman. Pembuatan tabel tidak boleh mengandung garis-garis vertikal, sedangkan garis-garis horisontal diperbolehkan tetapi hanya yang penting-penting saja.

Contoh :

Tabel 1.

Kewenangan Hakim

 

Kolom Judul/nama

Kolom A (t)

Kolom B (T)

 

1

2

 

3

4

 

5

6

 

G. Petunjuk Penulisan Daftar Pustaka

Daftar Pustaka hanya memuat referensi-referensi yang dikutip dalam artikel. Penulisan daftar pustaka dalam Jurnal CREPIDO menggunakan aturan seperti dalam penulisan catatan kaki.

Aturan yang dimaksud adalah sebagai berikut:

1. Nama penulis dibalik, penulisannya nama belakang, nama depan penulis.

Contoh:

Asshiddiqie Jimly, 2006, Konstitusi dan Konstitusionalisme Indonesia, Jakarta, Konstitusi Press.

2. Jika penulis buku tersebut dua orang, nama penulis pertama dibalik, tetapi nama penulis lainnya tidak dibalik.

Contoh:

Penulis buku adalah Kabul Santoso dan Rudi Wibowo, maka penulisannya adalah: Santoso Kabul dan R. Wibowo.

3. Jika penulis buku terdiri dari tiga orang atau lebih, urutan penulisannya adalah nama penulis pertama dibalik, nama penulis kedua, ketiga dan seterusnya ditulis tanpa dibalik.

Contoh:

Nama penulis: Z.Husin Idris, Ahmad Tohari dan M. Singarimbun maka penulisannya menjadi Idris Z. Husin, A. Tohari dan M. Singarimbun.

4. Jika penulisnya tidak ada, yang pertama dicantumkan adalah nama badan atau lembaga yang menerbitkan buku tersebut.

Contoh: Lembaga Administrasi Negara, dst.

5. Jika ada dua buku atau lebih yang diambil dari penulis yang sama, penulisan nama penulis cukup sekali, sedangkan pada buku yang kedua nama penulis diganti dengan garis terputus-putus sepuluh ketukan yang diikuti tanda titik.

Contoh:

Raharjo Satjipto, 2006, Hukum dalam Jagad Ketertiban, Jakarta, UKI-Press.

.......... 2010, Penegakan Hukum Progresif, Jakarta, Kompas.

6. Penulisan daftar pustaka tanpa nomor halaman.

7. Jika buku disusun oleh seorang editor, maka di belakang nama penulis harus ditulis kata Ed.

Contoh:

Koentjaraningrat (Ed), dst.

8. Dalam penulisan daftar pustaka tidak ditulis gelar kesarjanaan. Sebaliknya gelar keturunan masih dituliskan.

Contoh:

Nama penulis adalah Prof. Dr. Raden Mas Suryatjandra. Maka penulisannya di daftar pustaka adalah :

Suryatjandra, Raden Mas, dst.

H. Petunjuk Pengiriman Naskah

Artikel dikirim melalui sistem OJS (Online Journal System) pada laman Jurnal CREPIDO yaitu pada kolom submission. Artikel yang dimuat pada jurnal ini tidak dipungut biaya apapun.

 

Submission Preparation Checklist

As part of the submission process, authors are required to check off their submission's compliance with all of the following items, and submissions may be returned to authors that do not adhere to these guidelines.

  1. The submission has not been previously published, nor is it before another journal for consideration (or an explanation has been provided in Comments to the Editor).
  2. The submission file is in OpenOffice, Microsoft Word, RTF, or WordPerfect document file format.
  3. Where available, URLs for the references have been provided.
  4. The text is single-spaced; uses a 12-point font; employs italics, rather than underlining (except with URL addresses); and all illustrations, figures, and tables are placed within the text at the appropriate points, rather than at the end.
  5. The text adheres to the stylistic and bibliographic requirements outlined in the Author Guidelines, which is found in About the Journal.
  6. If submitting to a peer-reviewed section of the journal, the instructions in Ensuring a Blind Review have been followed.
 

Privacy Statement

The names and email addresses entered in this journal site will be used exclusively for the stated purposes of this journal and will not be made available for any other purpose or to any other party.