Pengaruh Formalin dan Periode Simpan Terhadap Viabilitas dan Pertumbuhan Awal Benih Kelengkeng (Dimocarpus longan)

*Sifron Akbar  -  Departemen Agroteknologi Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro, Indonesia
Dwi Retno Lukiwati  -  Departemen Agroteknologi Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro, Indonesia
Florentina Kusmiyati  -  Departemen Agroteknologi Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 5 Mar 2020.
Open Access Copyright 2020 Buletin Anatomi dan Fisiologi (Bulletin of Anatomy and Physiology)

Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Statistics: 1
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan formalin dan periode simpan terhadap viabilitas dan pertumbuhan awal benih kelengkeng. Rancangan percobaan berdasarkan rancangan acak lengkap faktorial dengan 4 ulangan. Faktor pertama adalah formalin (0%, 0,5%, 1% dan 2%). Faktor kedua adalah periode simpan dengan 3 taraf (tanpa penyimpanan, 15 dan 30 hari). Parameter yang diamati adalah daya kecambah, kecepatan berkecambah, Jumlah daun dan tinggi bibit kelengkeng. Data yang diperoleh dianalisis ragam taraf 5% dan apabila berpengaruh nyata (p<0,05), dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meningkatnya kadar formalin, nyata menurunkan daya kecambah dan kecepatan berkecambah, sedangkan kadar formalin 0,5% dengan 30 hari periode simpan optimal meningkatkan jumlah daun dan tinggi tanaman.

 

Kata Kunci : Kelengkeng, formalin, periode simpan, viabilitas

Article Metrics: