skip to main content

Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kentang (Solanum tuberosum L. var. Granola) pada Sistem Budidaya yang Berbeda

*Partiyani Hidayah  -  Program Studi Biologi, Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, Indonesia
Munifatul Izzati  -  Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, Indonesia
Sarjana Parman  -  Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, Indonesia
Open Access Copyright 2017 Buletin Anatomi dan Fisiologi

Citation Format:
Abstract

Kentang merupakan tanaman semusim yang penting dan memiliki potensi untuk diekspor ke negara lain serta banyak digunakan sebagai sumber karbohidrat atau makanan pokok bagi masyarakat dunia setelah gandum, jagung dan beras. Kentang sebagian besar dibudidayakan pada tanah yang miring dan di lahan yang memacu erosi tanah sehingga dapat menimbulkan tanah longsor. Hal ini disebabkan karena cara budidaya dengan penggemburan tanah sehingga tanah akan mudah lepas. Oleh karena itu, perlu dilakukan metode budidaya dalam polybag. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji penanaman kentang di polybag dan lahan dalam meningkatkan pertumbuhan dan produksi kentang serta mengkaji perbedaan pertumbuhan dan produksi kentang yang ditanam dalam planterbag, polybag dan di lahan. Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah tunas yang tumbuh, jumlah umbi dan bobot umbi serta morfologi umbi. Perlakuan dilakukan dengan penanaman umbi kentang pada lahan, polybag dan planterbag atau 3 perlakuan dan 7 ulangan. Data penelitian dianalisis dengan Analysis of Variance (ANOVA) pada taraf kepercayaan 95% dan dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil analisis menunjukkan bahwa penanaman kentang dalam tempat penanaman yang berbeda dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman kentang dibandingkan dengan yang di lahan, meskipun yang berbeda nyata hanya tinggi tanaman dan jumlah daun. Kentang yang ditanam dalam polybag menghasilkan pertumbuhan yang lebih baik seperti tinggi tanaman, jumlah daun, dan jumlah tunas demikian juga dengan bobot umbinya dibandingkan dengan planterbag dan lahan. Sedangkan kentang yang ditanam di dalam planterbag menghasilkan jumlah umbi yang lebih banyak dibandingkan dengan polybag dan lahan. Budidaya tanaman kentang di dalam Polybag layak dilakukan karena dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi kentang varietas Granola.

 

Kata kunci: pertumbuhan; produksi; kentang; polybag

Fulltext View|Download

Article Metrics:

Last update: 2021-08-05 21:42:00

  1. Application of isolates of indigenous rhizobakteria: effect on the growth and yield of potato var. Cingkariang

    R Suwinda, Warnita, I Chaniago. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 127 , 2019. doi: 10.1088/1755-1315/347/1/012087
  2. Spatial Analysis for Crop Land Suitability Evaluation: A Case Study of Potatoes Cultivation in Wonosobo, Indonesia

    Rindra Yusianto, Marimin, Suprihatin, Hartrisari Hardjomidjojo. 2020 International Seminar on Application for Technology of Information and Communication (iSemantic), 2020. doi: 10.1109/iSemantic50169.2020.9234284

Last update: 2021-08-05 21:42:00

  1. Application of isolates of indigenous rhizobakteria: effect on the growth and yield of potato var. Cingkariang

    R Suwinda, Warnita, I Chaniago. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 127 , 2019. doi: 10.1088/1755-1315/347/1/012087
  2. Spatial Analysis for Crop Land Suitability Evaluation: A Case Study of Potatoes Cultivation in Wonosobo, Indonesia

    Rindra Yusianto, Marimin, Suprihatin, Hartrisari Hardjomidjojo. 2020 International Seminar on Application for Technology of Information and Communication (iSemantic), 2020. doi: 10.1109/iSemantic50169.2020.9234284