skip to main content

KONTRIBUSI USAHATANI BUNGA KRISAN TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI DI KECAMATAN BANDUNGAN KABUPATEN SEMARANG

*astari maghfira  -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Agus Setiadi  -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Titik Ekowati  -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Open Access Copyright 2017 Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0.

Citation Format:
Abstract

Usahatani umumnya dijadikan sebagai sumber pendapatan utama rumah tangga tani. Namun proporsi pendapatan usahatani dalam pendapatan total rumah tangga tani mengalami penurunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi usahatani bunga krisan pada pendapatan rumah tangga petani. Metode penelitian ini memakai metode survai. Penelitian ini telah dilakkukan pada 40 responden rumah tangga petani bunga krisan di Desa Duren dan Desa Kenteng secara snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pendapatan bunga krisan satu musim tanam sebesar Rp 8.311.492. 2) Profitabilitas usahatani bunga krisan bernilai 86,03%. 3) Terdapat perbedaan  rata-rata pendapatan bunga krisan dengan rata-rata pendapatan lain diluar usahatani bunga krisan dalam total pendapatan rumah tangga tani.   4) Kontribusi pendapatan usahatani bunga krisan terhadap pendapatan total rumah tangga petani yaitu sebesar 59,34%.


Kata Kunci: bunga krisan; kontribusi; pendapatan; usahatani; rumah tangga tani

Fulltext View|Download

Article Metrics:

  1. Agustian, A. dan N. Ilham. 2008. Analisis Proporsi Pendapatan dan Pengeluaran Rumah Tangga Petani Padi pada Berbagai Ekosistem. Pusat Analisis Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian Departemen Pertanian, Bogor
  2. Barokah, U. S. Suprapti dan S. M. Handayani. 2012. Dampak konversi lahan pertanian terhadap pendapatan rumah tangga petani di Kabupaten Karanganyar. Jurnal Caraka Tani 27 (1) : 93-99
  3. Badan Pusat Statistik. 2013. Survei Pendapatan Rumah Tangga Usaha Pertanian 2013. Badan Pusat Statistik, Jakarta. Badan Pusat Statistik Kabupaten Semarang. 2015. Kabupaten Semarang dalam Angka. Badan Pusat Statistik Kabupaten Semarang, Semarang
  4. Budiarto, K.Y., Sulyo, R. Maaswinkel dan S. Wuryaningsih. 2006. Budidaya Krisan Bunga Potong: Prosedur Sistem Produksi. Jakarta
  5. Mubyarto. 1991. Pengantar Ekonomi Pertanian. BPFE, Yogyakarta. Nurdiani, N. 2014. Teknik sampling snowball dalam penelitian lapangan. ComTech 5 (2) : 1110 – 1118
  6. Nurmanaf. 2006. Peranan Sektor Pertanian Terhadap Kesempatan dan Pendapatan di Perdesaan Berbasis Lahan Kering. Jurnal SOCA 8 (3) : 318-322
  7. Patty, Z. 2010. Kontribusi komoditi kopra terhadap pendapatan rumah tangga petani di Kabupaten Halmahera Utara. Jurnal Agroforesti 2 (3) : 212 – 220
  8. Rahim, A. dan R. D. H. Diah. 2008. Ekonomika Pertanian. Penebar Swadaya, Jakarta
  9. Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta, Bandung
  10. Sutarto. 2005. Hubungan sosial ekonomi petani dengan tingkat adopsi inovasi teknologi komoditas jagung di Sidoharjo Wonogiri. Agritex 24 (1) : 1- 12
  11. Soekartawi. 2002. Analisis Usahatani. Universitas Indonesia Press, Jakarta
  12. Tegegne, F., S. P. Sigh, E. Ekanem, S. Muhammad. 2001. Labour use by smallscale conventional and sustainable farmers in Tennessee. Southern Rural Sociology 17 (17) : 66- 80
  13. Tjiptono, F. 1999. Strategi Pemasaran. Andi Offset, Yogyakarta
  14. United States Department of Agriculture (USDA). 2004. Farm Bill Comment Forum Comment Summary And Background. Farm Bill Forum, United States
  15. Zainudin, A. 2007. Aplikasi sistem pertanian organik pada budidaya tanaman bunga krisan di Nongkojajar. Jurnal DEDIKASI 4 (1) : 63-72
  16. Kontribusi

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.