ANALISIS EFISIENSI EKONOMI PENGGUNAAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI PADA USAHATANI TEMBAKAU DI KECAMATAN GETASAN KABUPATEN SEMARANG

*Hana Hanifah -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Bambang Mulyatno Setiawan -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Edy Prasetyo -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 20 Oct 2017; Published: 20 Oct 2017.
Open Access Copyright 2017 Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian

Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 754 416

Abstract
Tujuan penelitian ini adalah (1) menganalisis pengaruh penggunaan faktor produksi berupa luas lahan, jumah benih, tenaga kerja, pupuk kandang, pupuk ZA, pupuk NPK, pupuk KNO3 dan pestisida terhadap jumlah produksi usahatani tembakau dan (2) menganalisis tingkat efisiensi penggunaan faktor produksi usahatani tembakau secara ekonomi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2016 di Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang. Penelitian menggunakan metode survei dengan jumlah responden sebanyak 100 petani. Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah metode sensus. Analisis yang digunakan adalah regresi berganda dengan fungsi produksi model Cobb-Douglas dan perhitungan efisiensi ekonomi. Penelitian menunjukkan bahwa faktor produksi luas lahan, tenaga kerja dan pupuk NPK berpengaruh nyata terhadap produksi tembakau. Penggunaan faktor produksi tenaga kerja secara ekonomi belum efisien. Penggunaan faktor produksi luas lahan, jumlah benih, pupuk kandang, pupuk ZA, pupuk NPK, pupuk KNO3 dan pestisida secara ekonomi tidak efisien.
Kata Kunci : efisiensi; produksi; faktor produksi; tembakau; usahatani

Article Metrics:

  1. Akbar,B. M. Muryono, F. Hendrayana. 2011. Pengaruh Kerapatan Terhadap Pertumbuhan Dan Produktivitas Tanaman Tembakau (Nicotiana Tabacum) Varietas Serumpung dan Semboja. Institut Teknologi Surabaya, Surabaya. http://digilib.its.ac.id/public/ITS-paper27250-1507100013-paper-bari.pdf
  2. BPS Kabupaten Semarang. 2014. Luas/Banyaknya Pohon Tanaman Perkebunan Rakyat di Kabupaten Semarang Menurut Kecamatan Tahun 2014. https://semarangkab.bps.go.id/ link TabelStatis/view/id/85.
  3. Budiono. 2002. Ekonomi Mikro Seri Sinopsis: Pengantar Ilmu Ekonomi No.1. BPFE, Yogyakarta.
  4. Cahyono, B. 2005. Tembakau: Budidaya dan Analisis Usaha Tani. Kanisius, Yogyakarta.
  5. Djojosumarto, P, 2008. Pestisida dan Aplikasinya, PT. Agromedia Pustaka, Jakarta.
  6. Fauziyah, E. 2010. Analisis efisiensi teknis usahatani tembakau (suatu kajian dengan menggunakan fungsi produksi frontier stokhastik). Jurnal Embriyo. 7 (1): 1-7
  7. Ghozali, I. 2005. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.
  8. Gujarati, D. 2010. Ekonometrika Dasar. Terjemahan Sumarno Zain. Erlangga, Jakarta.
  9. Hanum, C. 2008. Teknik Budidaya Tanaman Jilid 3. Departemen Pendidikan Nasional. Jakarta. Hermaningsih,
  10. H. 2014. Pengaruh perubahan iklim terhadap perilaku petani tembakau di Kabupaten Jember. J. Matematika, Saint dan Teknologi 1 (15): 42-51.
  11. Mamat H.S., S.R.P. Sitorus , H. Hardjomidjojo, dan A.K. Seta. 2006. Analisis mutu, produktivitas, keberlanjutan dan arahan pengembangan usahatani tembakau di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.
  12. J. Littri 12 (4): 146 – 153. Martono, N. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif Analisis Isi dan Analisis Data Sekunder. PT Raja Grafindo Persada, Jakarta.
  13. Ramadhani, Y. 2011. Analisis efisiensi, skala dan elastisitas produksi dengan pendekatan Cobb-Douglas dan regresi berganda. J. Teknologi 4 (1): 53-61.
  14. Singarimbun, M. dan S. Effendi. 2006. Metode Penelitian Survei. LP3S, Jakarta.
  15. Soekartawi. 2002. Prinsip Ekonomi Pertanian. Rajawali Press. Jakarta.
  16. Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta. Bandung.
  17. Wiratna, S dan P. Endrayanto. 2012. Statistik Untuk Penelitian. Graha Ilmu. Jakarta.