skip to main content

Pemanfaatan Lahan Warga dalam Pengelolaan Sampah Organik melalui Lubang Resapan Biopori di Dusun Tengah, Desa Sempu, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang

*Hanif Al Ghifari Effendi orcid publons  -  Department of Information and Public Relations, Jl. Erlangga Tengah No.17, Semarang 50241, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Pengelolaan sampah organik di Dusun Tengah, Desa Sempu, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang masih menghadapi kendala serius. Sebagian besar masyarakat masih membuang atau membakar sampah sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan dan masalah kesehatan. Padahal, sampah organik berpotensi diolah menjadi kompos yang bermanfaat bagi pertanian. Melalui program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro tahun 2025, diterapkan teknologi sederhana berupa Lubang Resapan Biopori (LRB) sebagai solusi pengelolaan sampah organik ramah lingkungan. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran warga dalam memilah sampah, mengimplementasikan biopori sebagai sarana pengolahan sampah organik, serta mendorong kemandirian masyarakat dalam memanfaatkan kompos. Metode yang digunakan yaitu partisipatif-edukatif dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA), meliputi survei lapangan, penyuluhan, demonstrasi, pendampingan, serta monitoring. Kegiatan dilaksanakan selama 40 hari dengan melibatkan 34 rumah tangga, serta dipasang 10 lubang biopori di rumah percontohan. Edukasi dilakukan melalui sosialisasi door-to-door, forum ibu PKK, serta media video tutorial. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, sikap, dan keterampilan warga dalam pengelolaan sampah. Masyarakat mampu membuat biopori secara mandiri, terbiasa memilah sampah organik, dan menghasilkan kompos yang dimanfaatkan untuk pertanian. Dampak kegiatan ini adalah berkurangnya volume sampah rumah tangga yang dibuang ke TPS, terciptanya lingkungan yang lebih bersih, serta tumbuhnya pola pikir baru masyarakat terhadap pengelolaan sampah berkelanjutan. Program ini berpotensi diperluas ke dusun lain dengan dukungan alat dan kader lingkungan sebagai penggerak.

Kata Kunci: Konservasi Tanah dan Air; Lubang Resapan Biopori; Pengelolaan Sampah; Pupuk Kompos; Sampah Organik;

Article Metrics:

  1. Abdulloh, Annas et al. 2024. “Pengelolaan Sampah Organik Dengan Metode Biopori Melalui Program Kkn-05 Tematik Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta.” Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia 4(2): 193–99
  2. Alit Widyastuty, Anak Agung Sagung, Abdul Haqqi Adnan, and Nurul Arijah Atrabina. 2019. “Pengolahan Sampah Melalui Komposter Dan Biopori Di Desa Sedapurklagen Benjeng Gresik.” Jurnal Abadimas Adi Buana 2(2): 21–32
  3. Amalia ghina, ratih baniva, and muhammad fatur ramadhan. 2022. “Edukasi Pemanfaatan Biopori Sebagai Upaya Penanggulangan Penumpukan Sampah Organik Dan Mencegah Banjir.” Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara 4(2): 851–58
  4. Baguna, Firlawanti Lestari, Fadila Tamnge, and Mahdi Tamrin. 2021. “Pembuatan Lubang Resapan Biopori Sebagai Upaya Edukasi Lingkungan.” Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 4(1): 131
  5. Darwia, Seva, Ichwana Ichwana, and Mustafril Mustafril. 2017. “Laju Infiltrasi Lubang Resapan Biopori Berdasarkan Jenis Bahan Organik Sebagai Upaya Konservasi Air Dan Tanah.” Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian 2(1): 320–30
  6. Fathurrohman, Muhammad Iqbal, Fannia Dwi Erinasari, U’un Maliun Hawa, and Dian Tiara Farisa. 2023. “Inovasi Lubang Resapan Biopori Menggunakan Pipa Paralon Sebagai Upaya Mengurangi Penumpukan Sampah Organik Di Desa Margasari.” Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat (PIM) 5(1): 61–67
  7. Gholam, Gusnia Meilin et al. 2021. “Pembuatan Dan Edukasi Pentingnya Lubang Resapan Biopori Untuk Membantu Meningkatkan Kesadaran Mengenai Sampah Organik Serta Ketersediaan Air Tanah Di Dusun Tumang Sari Cepogo.” Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah 9(2): 108
  8. Juliandari, Murti. 2013. “Efektivitas Lubang Resapan Biopori Terhadap Laju Resapan (Infiltrasi).”
  9. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah 1(1): 1–10
  10. Karuniastuti, Nurhenu. 2014. “Teknologi Biopori Untuk Mengurangi Banjir Dan Tumpukan Sampah Organik.” Jurnal Forum Teknologi 04(2): 64
  11. Kemuning Radhita Cahyani et al. 2023. “Lubang Resapan Biopori Jumbo Sebagai Teknologi Tepat Guna Untuk Pengolahan Sampah Organik.” INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement 2(2): 167–72
  12. Pandu, Arya, and Dewanata Sumomba. 2025. “Banjir Dan Pengelolaan Sampah Organik.” 10(1): 37–48
  13. Sandri, Siti Hanifa, Syamsi Melati Putri, and Putri Angelita. 2024. “Implementasi Teknologi Biopori Untuk Konservasi Air Dan Pengelolaan Sampah Organik Di Kelurahan Limbungan Baru.” Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI 8(3): 566–70
  14. Sudiana, I. K., Parwata, I. P., & Kristiyanti, P. L. P. 2021. “Lubang Resapan Biopori Sebagai Solusi Penanganan Masalah Sampah Dan Peningkatan Resapan Air.” Proceeding Senadimas Undiksha: 733–40
  15. Virgota, Arben et al. 2021. “Penerapan Lubang Resapan Biopori Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Lingkungan Di Desa Darmaji.” Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA 4(2): 2–5
  16. Wibowo, Teguh, Anif Istiana, and Etik Zakiyah. 2022. “Pembuatan Biopori Untuk Resapan Air Hujan Dan Pemanfaatan Sampah Organik.” BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 3(3): 387–92

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.