BibTex Citation Data :
@article{Telukawur29293, author = {Hanif Effendi}, title = {Pemanfaatan Lahan Warga dalam Pengelolaan Sampah Organik melalui Lubang Resapan Biopori di Dusun Tengah, Desa Sempu, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang}, journal = {Telukawur Journal of Legal Community Empowerment}, volume = {1}, number = {2}, year = {2026}, keywords = {}, abstract = { Pengelolaan sampah organik di Dusun Tengah, Desa Sempu, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang masih menghadapi kendala serius. Sebagian besar masyarakat masih membuang atau membakar sampah sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan dan masalah kesehatan. Padahal, sampah organik berpotensi diolah menjadi kompos yang bermanfaat bagi pertanian. Melalui program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro tahun 2025, diterapkan teknologi sederhana berupa Lubang Resapan Biopori (LRB) sebagai solusi pengelolaan sampah organik ramah lingkungan. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran warga dalam memilah sampah, mengimplementasikan biopori sebagai sarana pengolahan sampah organik, serta mendorong kemandirian masyarakat dalam memanfaatkan kompos. Metode yang digunakan yaitu partisipatif-edukatif dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA), meliputi survei lapangan, penyuluhan, demonstrasi, pendampingan, serta monitoring. Kegiatan dilaksanakan selama 40 hari dengan melibatkan 34 rumah tangga, serta dipasang 10 lubang biopori di rumah percontohan. Edukasi dilakukan melalui sosialisasi door-to-door, forum ibu PKK, serta media video tutorial. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, sikap, dan keterampilan warga dalam pengelolaan sampah. Masyarakat mampu membuat biopori secara mandiri, terbiasa memilah sampah organik, dan menghasilkan kompos yang dimanfaatkan untuk pertanian. Dampak kegiatan ini adalah berkurangnya volume sampah rumah tangga yang dibuang ke TPS, terciptanya lingkungan yang lebih bersih, serta tumbuhnya pola pikir baru masyarakat terhadap pengelolaan sampah berkelanjutan. Program ini berpotensi diperluas ke dusun lain dengan dukungan alat dan kader lingkungan sebagai penggerak. Kata Kunci: Konservasi Tanah dan Air; Lubang Resapan Biopori; Pengelolaan Sampah; Pup uk Kompos ; Sampah Organik ; }, issn = {3123-3619}, doi = {10.14710/telukawur.1.2.%p}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/tjph/article/view/29293} }
Refworks Citation Data :
Pengelolaan sampah organik di Dusun Tengah, Desa Sempu, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang masih menghadapi kendala serius. Sebagian besar masyarakat masih membuang atau membakar sampah sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan dan masalah kesehatan. Padahal, sampah organik berpotensi diolah menjadi kompos yang bermanfaat bagi pertanian. Melalui program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro tahun 2025, diterapkan teknologi sederhana berupa Lubang Resapan Biopori (LRB) sebagai solusi pengelolaan sampah organik ramah lingkungan. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran warga dalam memilah sampah, mengimplementasikan biopori sebagai sarana pengolahan sampah organik, serta mendorong kemandirian masyarakat dalam memanfaatkan kompos. Metode yang digunakan yaitu partisipatif-edukatif dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA), meliputi survei lapangan, penyuluhan, demonstrasi, pendampingan, serta monitoring. Kegiatan dilaksanakan selama 40 hari dengan melibatkan 34 rumah tangga, serta dipasang 10 lubang biopori di rumah percontohan. Edukasi dilakukan melalui sosialisasi door-to-door, forum ibu PKK, serta media video tutorial. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, sikap, dan keterampilan warga dalam pengelolaan sampah. Masyarakat mampu membuat biopori secara mandiri, terbiasa memilah sampah organik, dan menghasilkan kompos yang dimanfaatkan untuk pertanian. Dampak kegiatan ini adalah berkurangnya volume sampah rumah tangga yang dibuang ke TPS, terciptanya lingkungan yang lebih bersih, serta tumbuhnya pola pikir baru masyarakat terhadap pengelolaan sampah berkelanjutan. Program ini berpotensi diperluas ke dusun lain dengan dukungan alat dan kader lingkungan sebagai penggerak.
Kata Kunci: Konservasi Tanah dan Air; Lubang Resapan Biopori; Pengelolaan Sampah; Pupuk Kompos; Sampah Organik;
Article Metrics:
Last update:
Copyright: