ANALISIS SPASIAL DINAMIKA KONVERSI LAHAN DI KABUPATEN GOWA, SULAWESI SELATAN

*M Munawir -  Program Studi Ilmu Perencanaan Wilayah, Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor, Indonesia
Baba Barus -  Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor, Indonesia
Untung Sudadi -  Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor, Indonesia
Received: 2 Nov 2017; Published: 28 May 2019.
Open Access
Citation Format:
Abstract
Intensitas pembangunan di Kota Makassar serta integrasi wilayah ke dalam KSN Mamminasata menyebabkan terjadinya proses transformasi fisik-spasial dan berakibat terhadap tingginya konversi lahan di Kabupaten Gowa. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis konversi lahan, dan faktor penentunya di Kabupaten Gowa dalam lima titik tahun (1998, 2003, 2007, 2011 dan 2016), serta (2) Menganalisis dinamika konversi penggunaan lahan tersebut. Analisis yang digunakan meliputi (1) analisis penggunaan lahan dan analisis konversi lahan, (2) analisis faktor penentu konversi lahan, dan (3) analisis dinamika konversi lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total konversi penggunaan lahan di Kabupaten Gowa selama periode tahun 1998-2016 sebesar 3.23%. Penggunaan lahan yang mengalami peningkatan luasan paling tinggi yaitu lahan terbangun, sedangkan yang mengalami penurunan luasan paling tinggi yaitu sawah, dan ladang/tegalan. Faktor penentu yang signifikan mempengaruhi konversi penggunaan lahan sawah menjadi lahan terbangun meliputi kepadatan penduduk, jarak dari ibukota kabupaten, jarak dari ibukota kecamatan, jarak dari pasar, kebijakan pola ruang Kabupaten Gowa, dan Integrasi ke dalam KSN Mamminasata, sedangkan konversi ladang/tegalan menjadi lahan terbangun dipengaruhi faktor penentu kemiringan lereng, kepadatan penduduk, jarak dari jalan arteri, jarak dari kota kabupaten, jarak dari objek wisata, kebijakan pola ruang Kabupaten Gowa, dan Integrasi ke dalam KSN Mamminasata. Penggunaan lahan yang paling dinamis berkembang yaitu lahan terbangun dan semak belukar, sementara penggunaan lahan yang paling dinamis menurun meliputi sawah, ladang/tegalan, dan hutan. Intensitas konversi yang tertinggi yaitu pada transformasi penggunaan lahan sawah, ladang/tegalan, semak belukar menjadi lahan terbangun. Tingkat intensitas konversi lahan yang berlangsung cepat terjadi pada periode tahun 2007-2011, dan 2011-2016.
Keywords
dinamika; konversi lahan; Kabupaten Gowa

Article Metrics:

  1. Ashari A.F. 2015. Analisis Perubahan Penggunaan Lahan Dengan Aplikasi Model Clue-S Untuk Arahan Pemanfaatan Ruang Di Kawasan Strategis Nasional Mamminasata, Sulawesi Selatan [tesis]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.
  2. Barus B, Panuju D.R, Iman L.S, Trisasongko B.H, Gandasasmita K, Kusumo R. 2012. Pemetaan Potensi Konversi Lahan Sawah Dalam Kaitan Lahan Pertanian Berkelanjutan Dengan Analisis Spasial. Bogor (ID): Departemen Ilmu Tanah dan Sumber Daya Lahan IPB dan Pusat Pengkajian Perencanaan dan Pengembangan Wilayah IPB.
  3. Dwinanto A.A.P, Munibah K, Sudadi U. 2016. Model Perubahan Dan Arahan Penggunaan Lahan Untuk Mendukung Ketersediaan Beras Di Kabupaten Brebes Dan Kabupaten Cilacap. Jurnal Tataloka.18(3):157-171.
  4. Fitzmaurice G.M, Laird N.M. 2015. Binary Response Models And Logistic Regression. Harvard School of Public Health, Harvard University, Boston. USA Amerika Serikat (US): Elsevier.
  5. Gu W, Guo J, Fan K, Edwin H.W, Chan. 2016. Dynamic Land Use Change And Sustainable Urban Development In A Third-Tier City Within Yangtze Delta. International Conference on Geographies of Health and Living in Cities: Making Cities Healthy for All, Healthy Cities. Procedia Environmental Sciences.36(2016):98-105.
  6. Kitchin B, Thrift N. 2009. International Encyclopedia Of Human Geography. Amsterdam (NL): Elsevier.
  7. Liang Y, Xu Z, Fanglei Z. 2011. Land Use Scenario Analysis By Based On System Dynamic Model And CLUE-S Model At Regional Scale: A Case Study Of Ganzhou District Of Zhangye City. Geographical Research.30(3):564-576.
  8. Lillesand T.M, Kiefer R.W. 1997. Penginderaan Jauh dan Interpretasi Citra. Yogyakarta (ID): Gadjah Mada University Press.
  9. Liu M, Hu Y, Zhang W, Zhu J, Chen H, Xi F. 2011. Application Of Land Use Change Model In Guiding Regional Planning: A Case Study In Hun River Watershed, Northeast China. China Geographical Science.21(5):609-618.
  10. Luo Y, Yang S, Liu X. 2014. Land Use Change In The Reach From Hekouzhen To Tongguan Of The Yellow River During 1998-2010. Acta Geographica Sinica.69(1):42-53.
  11. Moghadam H.S, Helbich M. 2013. Spatiotemporal Urbanization Processes In The Megacity Of Mumbai, India: A Markov Chains-Cellular Automata Urban Growth Model. Applied Geographic.40(2013):140-149.
  12. Peng J, Zhao M, Guo X, Pan Y, Liu Y. 2017. Spatial-Temporal Dynamics And Associated Driving Forces Of Urban Ecological Land: A Case Study In Shenzhen City, China. Habitat international. 60 (2017):81-90
  13. Sun P, Xu Y, Yu Z, Liu Q, XIE P, Liu J. 2016. Scenario Simulation And Landscape Pattern Dynamic Changes Of Land Use In The Poverty Belt Around Beijing And Tianjin: A Case Study Of Zhangjiakou City, Hebei Province. Journal of Geographical Sciences.26(3):272-296.
  14. Radhinal Y, Ariyanto. 2017. Koeksistensi Dualisme Ekonomi Di Kawasan Metropolitan Mamminasata. Jurnal Plano Madani.6 (1):97-107.
  15. Surya B. 2015. The Dynamics Of Spatial Structure And Spatial Pattern Changes At The Fringe Area Of Makassar City. Indonesian Journal of Geography.47(1):11-19.
  16. Thomas R.J, Peethamparan S. 2017. Stepwise Regression Modeling For Compressive Strength Of Alkali-Activated Concrete. Construction and Building Materials. 141(2017):315-324.
  17. Veldkamp A, Lambin E.F, 2001. Predicting Land-Use Change. Agriculture, Ecosystems And Environment.85(1):1-6.
  18. Verburg P.H, Soepboer W, Veldkamp A, Limpiada R, Espaldon V, Mastura S.S.A. 2002. Modeling The Spatial Dynamics Of Regional Land Use: The CLUE-S Model. Environmental Management.30(3):391-405.
  19. Wang S.Y, Liu J.S, Ma T.B, 2010. Dynamics And Changes In Spatial Patterns Of Land Use In Yellow River Basin, China. Land Use Policy.27(2):313–323
  20. Wang X.L, Bao Y.H. 1999. Study On The Methods Of Land Use Dynamic Change Research. Progress in Geography.18(1):81-87.
  21. Warlina L. 2011. Pemodelan Perubahan Guna Lahan (Kasus Kabupaten Majalengka). Jurnal Tata Loka.13(4):235-247.
  22. Zhang L, Yang G, Liu J. 2014. The Dynamic Changes And Hotspots Of Land Use In Fushun City From 1986 To 2012. Scientia Geographica Sinica.34(2):185-191.