skip to main content

PENGARUH TRIPTOFAN DALAM PAKAN BUATAN TERHADAP TINGKAT KANIBALISME DAN PERTUMBUHAN LOBSTER AIR TAWAR (Cherax quadricarinatus).

Universitas Diponegoro, Indonesia

Open Access Copyright 2020 Sains Akuakultur Tropis

Citation Format:
Abstract


Lobster air tawar (Cherax quadricarinatus) merupakan salah satu udang air tawar yang sudah dikembangkan sejak tahun 2000. Karakteristik yang signifikan terkait kelangkaan stok benih adalah sifat kanibalisme. Sifat kanibal biasanya muncul pada stadia benih terutama saat moulting. Upaya yang dapat dilakukan dengan penambahan triptofan dalam pakan. Triptofan merupakan asam amino esensial yang diduga dapat berperan sebagai pengendali kanibal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penambahan triptofan dalam pakan buatan terhadap tingkat kanibalisme dan pertumbuhan lobster air tawar. Udang uji yang digunakan adalah lobster air tawar dengan bobot 1,47±0,16 g/ekor. Pakan diberikan dengan metode relative feeding rate yaitu 3%. Benih dipelihara pada ember padat tebar 1 ekor/L. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan A, B, C, dan D adalah pakan buatan dengan dosis triptofan masing-masing sebesar 0, 1, 2, dan 3%. Variabel yang diamati meliputi total konsumsi pakan (TKP), efisiensi pemanfaatan pakan (EPP), protein efisiensi rasio (PER), laju pertumbuhan relatif (RGR), kelulushidupan (SR) dan tingkat kanibalisme (TK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa triptofan pada pakan memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap TKP, EPP, PER, RGR, SR, dan TK. Perlakuan B (1%) menghasilkan nilai tertinggi pada TKP yaitu sebesar 16,54±0,91g, EPP 74,54±3,77%, PER 2,12±0,11%, RGR 1,99±0,16%, dan SR 82±8,37%, TK 10,00±7,07%. Dosis optimum untuk menekan tingkat kanibalisme dan meningkatkan pertumbuhan berkisar antara 1,55-1,61%. Parameter kualitas air selama penelitian berada pada kisaran yang layak untuk kehidupan benih lobster air tawar. Disimpulkan bahwa penambahan dosis triptofan dalam pakan buatan mampu menekan tingkat kanibalisme dan meningkatkan pertumbuhan benih lobster air tawar secara maksimal.

Note: This article has supplementary file(s).

Fulltext View|Download |  Research Instrument
Untitled
Subject
Type Research Instrument
  Download (454KB)    Indexing metadata

Article Metrics:

  1. Ayunin, Q. E. Sanoesi dan J. Afifah. 2017. Aplikasi Teknologi Pembenihan Lobster Air Tawar (Lat) Sebagai Upaya Peningkatan Produksi Benih dan Profitabilitas. Journal of Innovation And Applied Technology, 3(1):408- 413
  2. Agustina, A. dan T. R. Saraswati. 2007. Pemberian Suplemen Asam Amino Triptophan sebagai Upaya Menurunkan Kanibalisne Ikan Kerapu Macan (Epinephelus fuscoguttatus). Jurnal Jurusan Biologi FMIPA , 1 (1):14-20
  3. Effendi, M. I. 1979. Biologi Perikanan. Yayasan Pustaka Nusantara. Yogyakarta. 163 hlm
  4. Fatimah M., Y. Andriani, Y. Dhahiyat dan H. Krettiawan. 2016. Penambahan Ekstrak Kulit Pisang Pada Pakan Komersil sebagai Upaya Menurunkan Kanibalisme Udang Galah (Macrobrachium rosenbergii de Mann). Jurnal Perikanan Kelautan, 7(1):75-83
  5. Folkvord A. 1997. Ontogeny of Cannibalism in Larva and juvenile Fishes with Special Em-phasis on Atlantic Cod. In: Chambers, RC, Trippel, EA, (Eds), Early Life History and Recruitment in Fish Populations. London (EN): Chapman & Hall
  6. Harhoglu, M. M., A.G. Harhoglu, S. M. Yonar and T. C. Duran. 2014. Effect of Dietary l- Tryptophan on The Agonistic Behavior, Growth, and Survival of Freshwater Crayfish Astacus leptodactylus Escholtz. Jurnal Riset Akuakultur, 11(3):733-748
  7. Hartati, A., T. Wuryandari dan Y. Wilandari. 2013. Analisis Varian Dua Faktor dalam Rancangan Pengamatan Berulang (Repeated Measures). Jurnal Gaussian, 2(4):279-288
  8. Hseu, J.R., F.I. Lu, H. M. Su, L.S. Wang, C.L. Tsai and P.P. Hwang., 2003. Effect of Exogenous Tryptophan on Cannibalism, Survival and Growth in Juvenile Grouper. Taiwan Fishseries Research Institute, Tainan Bracnh, Tainan, Taiwan. Aquaculture 12 (1):251-264
  9. Hutabarat, G. M., D. Rachmawati dan Pinandoyo. 2015. Performa Pertumbuhan Benih Lobster Air Tawar (Cherax quadricarinatus) Melalui Penambahan Enzim Papain dalam Pakan Buatan. Journal Aquaculture Management and Technology, 4(1):10-18
  10. Kakam, Y., L. Sulmartiwi dan M. A. Al Arif. 2008. Pemberian Pakan yang Berbeda terhadap Pertumbuhan dan Rasio Konversi Pakan Lobster Air Tawar (Cherax quadricarinatus) dengan Sistem Botol. Jurnal Berkala Ilmiah Perikanan, 3 (1) :41
  11. Mukti, A. T., S. Mubarak dan A. Ermawan. 2009. Pengaruh Penambahan Madu dalam Pakan Induk Jantan Lobster Air Tawar Red Claw (Cherax quadricarinatus) terhadap Rasio Jenis Kelamin Larva. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 1(1):36-42
  12. Muslimin, Haryati dan D. D. Trijuno. 2011. Penambahan Dosis Tryptophan dalam Pakan untuk Mengurangi Sifat Kanibalisme Pada Larva Kerapu Macan (Epinephelus fuscoguttatus). J. Ris. Akuakultur, 6 (2):271-279
  13. Pardo, A. M. C. Q and P. C. Giaquinto. 2016. Influence of diets supplemented with tryptofan on self-balancing, feed intake and productive performance in white cachama (Piaractus brachypomus). Journal Veterinaria Y Zootecnia, 10 (1): 13-22
  14. Pereira, E. M., F. A. P. Santos., C. M. Bittar., T. R. Ramalho., D. F. A. Costa, D. and J. C. Martinez. 2007. Substitution of Corn Grain by Wheat Middlings or Corn Gluten Feed in the Finishing Bulls Diet. Acta Scientiarum — Animal Sciences, 29 (1):49 — 55
  15. Pramana, A., Agustono dan T. Nurhajati. 2017. Penambahan Lisin Pada Pakan Komersial tehadap Laju Pertumbuhan, Rasio Konversi Pakan dan Efisiensi Pakan Udang Galah (Macrobrachium rosenbergii). Journal of Aquaculture and Fish Health 7(1):18-24
  16. Prawira, M. A. 2017. Evaluasi Substitusi Tepung Ikan dengan Tepung Kepala Lele dalam Pakan terhadap Pertumbuhan dan Efisiensi Pemanfaatan Pakan Juvenil Udang Vaname (Litopenaus vannamei). Jurnal Sains Teknologi Akuakultur, 1(1):1-10
  17. Ridwan dan A. P. Idris. 2014. Analisis Kecernaan dan Pemanfaatan Nutrien Pakan yang Mengandung Tepung Kepala Udang Pada Kerapu Bebek (Cromileptes Altivelis). Jurnal Galung Tropika, 3(2):31-43
  18. SNI: 7816. 2013. Huna Capit Merah (Cherax quadricarinatus): Produksi Benih. Badan Standarisasi Nasional. Jakarta
  19. Suharyanto. 2012. Upaya Penurunan Tingkat Kanibalisme Udang Windu (Paneus monodon) dengan Penambahan Dosis Suplemasi Triptofan yang Berbeda. Jurnal Biosfera, 29(1):16-22
  20. Suharyanto, Y. Aryati, dan S. Tahe. 2008. Upaya Penurunan Tingkat Kanibalisme Rajungan (Portunus pelagicus) dengan Pemberian Suplemen Triptofan. Journal Of Fisheries Sciences, 10 (1):126-133
  21. Suharyanto dan D. I. Yudhistira. 2012. Aplikasi Triptofan dan Glisin dalam Pakan Rucah Serta Pengaruhnya Terhadap Tingkat Kanibalisme, Pertumbuhan dan Sintasan Krablet Kepiting Bakau (Scyla serrata). Journal of Fisheries Sciences, 14(1):11-19
  22. Tacon, A. E. J. 1993. Feed Ingredient for Warmwater Fish: Fish Meal and Other Processed Feedstuffs. AO Fisheries Circular, 856 : 64 pp
  23. Takeuchi, T. 1988. Laboratory Work-chemical Evaluation of Dietary Nutriens. In: Watanabe, T. Edo, Fish Nutrition and Mariculture, JICA, Tokyo Univ, Fish. pp. 179 — 229
  24. Tumembouw, S. S. 2011. Kualitas Air Pada Kolam Lobster Air Tawar (Cherax quadricarinatus) di BBAT Tatelu. Jurnal Perikanan dan Kelautan Tropis, 7(3):128-131
  25. Usman., E. Harris, D. Jusadi, E. Supriyono dan M. Yuhana. 2014. Performansi Pertumbuhan Ikan Bandeng dengan Pemberian Pakan Tepung Bioflok yang Disuplementasi Asam Amino Esensial. Jurnal Riset Akuakultur, 9(2):271-282
  26. Usman., Kamaruddin, dan A. laining. 2016. Pengaruh Kadar Triptofan Pakan terhadap Pertumbuhan dan Sintasan Krablet Kepiting Bakau, Scylla serrata Selama Masa Pendederan. Jurnal Riset Akuakultur, 11 (3) : 259- 269
  27. Van Damme, P., Appelbaum, S., and Hecht, T. 1989. Sibling Cannibalism in Koi Carp, Cyprinus carpio L., Larva and Juveniles reared under controlled coditions. J. World Aquac. Soc, 27:323-331
  28. Yusnaini, M. Ramli, Z. Saenong, M. Idris dan W. Iba. 2018. Analisis Faktor internal dan Eksternal Pengembangan Pembenihan Lobster Air Tawar (Cherax quadricarinatus) di Kabupaten Kolaka Timur. Jurnal Sains dan Inovasi Perikanan, 2(1):10-14

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.