Determinan Analisis Gender Pada Pemberdayaan Masyarakat Miskin Perkotaan

*Landung Esariti -  Department Urban and Regional Planning Faculty of Engineering Diponegoro University, Indonesia
Published: 20 Aug 2016.
Open Access Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: IDN
Full Text:
Statistics: 149 520
Abstract

Salah satu pilar dalam program pembangunan nasional adalah pengarusutamaan gender, karena hal ini diyakini mampu menciptakan target yang lebih nyata dan jelas dalam setiap pelaksanaan program yang terkait dengan pemberdayaan rumahtangga miskin. Berdasarkan pelaksanaan program BSP2S di 5 kecamatan Kota Semarang, dapat diketahui bahwa determinan analisis gender adalah faktor akses, partisipasi, kontrol dan manfaat. Empat hal tersebut sangat dipengaruhi oleh bagaimana pemahaman terhadap agama, kontruksi sosial dan relasi gender yang terjadi dalam keluarga. Dapat disimpulkan, bahwa pada pelaksanaan program tersebut, pemberdayaan dapat tercapai dalam bentuk peningkatan kemampuan individu dan keluarga untuk mentas dari kemiskinan.

Keywords
gender; pemberdayaan; bantuan stimulan

Article Metrics: