Kajian Tingkat Kesiapan Masyarakat Kawasan Tambak Lorok Terhadap Pengembangan Kampung Wisata Bahari

*Fina Delfiliana -  Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia, Indonesia
Diah Intan Kusumo Dewi -  Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia, Indonesia
Published: 20 Jul 2016.
Open Access Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Full Text:
Statistics: 91 528
Abstract

Pengembangan kampung wisata bahari yang dicanangkan oleh Pemerintah Kota Semarang berada di Tambak Lorok, sebagai bentuk intervensi pemerintah dalam penataan kawasan karena selama ini Tambak Lorok menjadi kampung nelayan namun memiliki kualitas lingkungan yang buruk sekaligus untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan maka perlu diketahui kesiapan masyarakat Tambak Lorok dalam menghadapi pengembangan kampung wisata bahari tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam proses analisis adalah metode kuantitatif dengan alat analisis yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut adalah statistik deskriptif, pembobotan Guttman, dan analisis faktor. Studi ini memperoleh kesimpulan yaitu tingkat kesiapan masyarakat Tambak Lorok rendah dalam menghadapi pengembangan kampung wisata bahari. Hal ini dikarenakan masyarakat Tambak Lorok memiliki tingkat kesiapan yang sangat rendah pada aspek keterampilan dibidang pariwisata. Meskipun demikian mereka memiliki kesiapan yang sangat tinggi untuk beradaptasi dengan suasana baru jika menjadi kampung wisata bahari. Wujud kesiapan mmasyarakat kawasan Tambak Lorok siap untuk melakukan pengembangan kelompok dan usaha sadar wisata, masyarakat kawasan Tambak Lorok siap untuk melakukan pengembangan di bidang perikanan, dan masyarakat kawasan Tambak Lorok siap untuk pengembangan kesenian setempat dan memberikan iuran guna pemeliharaan lingkungan.

Keywords
Kampung Wisata; Kesiapan Masyarakat

Article Metrics: