skip to main content

Peningkatan Pengetahuan Ibu dan Guru Terkait Gizi Seimbang Anak Usia 5-8 Tahun di Sekolah Al-Hunafa Kota Bandung

*Ayu Rahadiyanti orcid scopus  -  Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro, Indonesia
Shalawati Salma Dina  -  Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro, Indonesia
Shesilia Putri Omega Tampubolon  -  Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro, Indonesia
Shunya Yeshi Veicinlun  -  Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro, Indonesia
Siti Andhini Mattarahmawati  -  Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro, Indonesia
Siti Roikatul Jannah  -  Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro, Indonesia
Sulistyo Ningsih  -  Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract

A healthy diet and adequate nutrition are essential during pre-school age to ensure children achieve their full potential growth and healthy development. Hence, providing inappropriate diet and nutrients can cause nutritional problems in children, such as overweight and obesity. This program aims to increase the knowledge of mothers/caregivers regarding Balanced Nutrition Guidelines for children and to enhance school awareness towards monitoring of children's nutritional status. This research was conducted by using survey method. The 21 Kindergarten and 1st grade elementary students at Al-Hunafa school, Bandung City in 2020 with a purposive sampling technique. The data collection technique was carried out online through questionnaires, filling in the pre and post-test, interviews, and documentation. Program implementation, including educational dan advocacy activities. Percentage of mothers that was considered having good knowledge, gained from 67% to 76.2% after receiving education related to Balanced Nutrition Guidelines. There was an increase in the mean value of teacher knowledge after being given counseling regarding the importance of monitoring children's nutritional status as much as 29.2%. In addition, the awareness of the school towards the importance of monitoring the nutritional status of children improved, as it was reported by the provision of height and weight measuring instruments at the UKS (School Health Unit). The role of mothers and school is needed to maintain the nutritional status of children aged 5-8 years.

Keywords: middle childhood nutrition, nutrition education, advocation, balanced nutrition guidelines

Pola makan sehat dan zat gizi yang cukup merupakan hal penting selama fase middle childhood (usia 5-9 tahun) untuk memastikan anak mencapai potensi penuh mereka untuk tumbuh dan berkembang dengan sehat. Pemberian pola makan dan zat gizi yang kurang tepat dapat menyebabkan permasalahan gizi pada anak, contohnya overweight dan obesitas. Tujuan dari disusunnya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu terkait Pedoman Gizi Seimbang pada anak serta meningkatkan kesadaran sekolah terkait monitoring status gizi anak. Penelitian ini menggunakan metode survei. Sampel yang digunakan berjumlah 21 anak siswa/i TK dan SD kelas 1 sekolah Al-Hunafa Kota Bandung tahun 2020 dengan teknik purposive sampling. Teknik pengambilan data dilakukan secara daring melalui kuesioner, pengisian pre-test dan post-test, wawancara, serta dokumentasi. Pelaksanaan program meliputi kegiatan edukasi dan advokasi yang dilakukan secara daring. Terjadi peningkatan persentase Ibu berpengetahuan baik dari 67% menjadi 76,2% setelah mendapatkan edukasi terkait Pedoman Gizi Seimbang. Ada peningkatan nilai rerata pengetahuan guru setelah diberikan edukasi terkait pentingnya monitoring status gizi anak sebanyak 29,2%. Selain itu kesadaran pihak sekolah terkait pentingnya monitoring status gizi anak meningkat ditandai dengan penyediaan alat ukur tinggi dan berat badan di UKS (Unit Kesehatan Sekolah). Diperlukan peran ibu dan pihak sekolah untuk menjaga status gizi pada anak usia 5-8 tahun.

Kata Kunci: gizi anak sekolah, edukasi gizi, advokasi, pedoman gizi seimbang

Fulltext View|Download
  1. Judith E. Nutrition Through the Life Cycle. Fourth Ed. Wadsworth E, editor. Belmont, USA. 2011
  2. Kementrian Kesehatan RI. Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. 2018
  3. Kementrian Kesehatan RI. Buku Saku Pemantauan Status Gizi Tahun 2017. Jakarta: Direktorat Gizi Masyarakat Kementrian Kesehatan Republik Indonesia; 2018
  4. Ermona,N; Wirjatmadi,B. Hubungan Aktivitas Fisik Dan Asupan Gizi Dengan Status Gizi Lebih Pada Anak Usia Sekolah Dasar Di SDN Ketabang 1 Kota Surabaya Tahun 2017. Amerta Nutr. 2018;2(1):97-105
  5. Suryandari, B;Widyastuti N. Hubungan Asupan Protein dengan Obesitas Pada Remaja Journal of Nutrition College. 2015;4(2):492–8
  6. UNICEF. The State of The World’s Children 2019. Children. New York; 2019
  7. Rahmiyah, R; Budiastuti I. Hubungan Peran Guru Dan Orang Tua Dalam Pelaksanaan Pola Konsumsi Dengan Status Gizi Anak Usia Dini Di Raudhatul Atfal Jamiatul Khair Pontianak. Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini. 2016. 4(2):129-35
  8. Agus,A. Hubungan Pengetahuan, Sikap, Dan Tindakan Ibu Tentang Gizi Dengan Status Gizi Anak Balita (1-5 Tahun) Di Jorong Surau Laut Wilayah Kerja Puskesmas Biaro Kecamatan IV Angkek Kabupaten Agam Tahun 2008. Jurnal Gizi Dan Pangan. 2015;1(1):23–8
  9. Alamsyah D, Mexitalia M, Margawati A, Hadisaputro S, Setyawan H. Beberapa Faktor Risiko Gizi Kurang dan Gizi Buruk pada Balita 12-59 Bulan (Studi Kasus di Kota Pontianak). Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas. 2017;2(1):46
  10. Wijayanti ET. Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Pemenuhan Gizi Pada Anak Sekolah Dasar Kelas 1-6 Di SD Mojoroto II Kota Kediri. Nusantara Research. 2015;02(02):165–70
  11. Nuryanto N, Pramono A, Puruhita N, Muis SF. Pengaruh pendidikan gizi terhadap pengetahuan dan sikap tentang gizi anak Sekolah Dasar. Jurnal Gizi Indonesia. 2014;3(1):32–6
  12. Purbowati,P. Edukasi Gizi untuk Meningkatkan Kualitas Bekal Makan Anak Usia Prasekolah di TK Teladan Dharma Wanita Ungaran. Indonesia Journal Community Empowerement. 2017.11 (6:)24–9
  13. Briawan D. Perubahan Pengetahuan, Sikap, Dan Praktik Jajanan Anak Sekolah Dasar Peserta Program Edukasi Pangan Jajanan. Jurnal Gizi Pangan. 2016;11(3):210–10
  14. Azadirachta L, Sumarmi S. Pendidikan Gizi Menggunakan Media Buku Saku Meningkatkan Pengetahuan Dan Praktik Konsumsi Sayur Dan Buah Pada Siswa Sekolah Dasar. Media Gizi Indonesia. 2018;12(2):107-15
  15. Zulaekah,S. Pendidikan Gizi Dengan Media Booklet Terhadap Pengetahuan Gizi. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2012;7(2):127–33
  16. Angelina, C; Nuryani D. Efektifitas Pemanfaatan Media Gambar Bergerak dan Video Animasi terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Ibu tentang Gizi Seimbang pada Balita. Jurnal Kesehatan. 2019;10(2):181–6
  17. Surya,W. Metodologi Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, Cetakan kedelapan, Penerbit Alfabeta, Bandung. 2011;7(2):67–74
  18. Purnamasari DU, Dardjito E, Kusnandar K. Perilaku Gizi Seimbang Anak Sekolah Diperbaiki dengan Edukasi Gizi Anak dan Orangtua. Jurnal Gizi dan Pangan Soedirman. 2017;1(1):1-9
  19. Sumiati, S;Marsofely R. Penggunaan leaflet terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap keluarga baru. Jurnal Media Kesehatan. 2017;10(1):52–7
  20. Kementrian Kesehatan RI. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2014 Tentang Pedoman Gizi Seimbang. 2014; hal.21–52
  21. Nusantara P. Mengenal Posko Penimbangan Aternatif Poyandu Pada Masa Pandemi COVID-19 Di Kecamatan Andir [Internet]. Available from: https://pencerahnusantara.org/news/mengenal-posko-penimbangan-alternatif-pad
  22. Best C, Neufinger N, Geel L O. The Nutritional Status of School Aged Children: Why Should We Care? Food Nutr Bull. 2010;31(3):400–17
  23. Aidha, Z. Analisis Implementasi Pemberdayaan Masyarakat Dalam Strategi Promosi Kesehatan Dan Pengaruhnya Terhadap Partisipasi Masyarakat Dalam Pencegahan Gizi Buruk Pada Balita Di Kecamatan Helvetia Medan. Jurnal Ilmu Penelitian Kesehatan. 2017;2(2):27–32
  24. Fitriani,A;Purwaningtyas,R. Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Kader Posyandu dalam Pengukuran Antropometri di Kelurahan Cilandak Barat Jakarta Selatan. 2020.9(2):367–78
  25. Ramdani D BL. Perbedaan Hasil Belajar Mahasiswa Calon Guru Biologi Yang Proses Pembelajarannya Menggunakan Blended Learning Dan E-Learning Pada Materi Sistem Pencernaan Manusia. Jpurnal Sci Biol Educ. 2018;3(1):110–5
  26. Tristanti,I. Motivasi kader dan kelengkapan pengisian kartu menuju sehat balita di kabupaten kudus. Jurnal kebidanan Indonesia. 2017;1(1):1–11
  27. Yuksel, H; Şahin,F; Bianco,A. School-based intervention programs for preventing obesity and promoting physical activity and fitness: A systematic review. International Journal Environment Research Public Health. 2020;17(1);56-76
  28. Nurcahyani,L;Hakimi,M. Efek Pemanfaatan Program Pemantauan dan Promosi Pertumbuhan Terhadap Status Gizi Balita di Kota Cirebon. Jurnal gizi Indonesia. 2014;34(1):156–67

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.