BibTex Citation Data :
@article{JWL15817, author = {Nana Pratiwi and Erni Yuniarti and Firsta Rekayasa Hernovianty and Zubaidah Zubaidah}, title = {Faktor Non Fisik yang Mempengaruhi Ketertinggalan Daerah Kabupaten Landak}, journal = {Jurnal Wilayah dan Lingkungan}, volume = {11}, number = {3}, year = {2023}, keywords = {daerah tertinggal; faktor ekonomi; faktor pemanfaatan teknologi; faktor sosial kelembagaan; Kabupaten Landak}, abstract = { Kabupaten Landak sebagai salah satu daerah tertinggal dari 122 Kabupaten di Indonesia berimplikasi terhadap pertumbuhan ekonomi wilayah. Selama lima tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Landak adalah sebesar 5,5%, artinya 0,1% lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan regional provinsi Kalimantan Barat. Selain faktor fisik, ketertinggalan Kabupaten Landak juga dipengaruhi oleh aspek non fisik. Oleh karena itu, dalam rangka mengurangi ketertinggalan daerah, selain kajian faktor fisik, juga diperlukan adanya analisis faktor non fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor non fisik yang mempengaruhi daerah tertinggal di Kabupaten Landak melalui analisis faktor. Berdasarkan analisis yang dilakukan, disimpulkan bahwa faktor non fisik yang berpengaruh terhadap ketertinggalan daerah di Kabupaten Landak terdiri dari 3 faktor, yaitu kondisi ekonomi, pemanfaatan teknologi dan kondisi sosial kelembagaan. Faktor kondisi ekonomi diantaranya adalah mata pencaharian yang bertumpu pada pertanian, lemahnya sturktur dan akses terhadap sumber permodalan, keterbatasan pasar dan gangguan ekonomi regional. Keempat sub faktor tersebut tergolong tinggi mempengaruhi tumbuhnya daerah tertinggal. Pada faktor pemanfaatan teknologi terdiri dari kemampuan teknologi rendah yang berpengaruh tinggi sedangkan pengelolaan tanah konvensional berpengaruh sedang. Sementara faktor sosial kelembagaan meliputi kesadaran masyarakat dan organisasi manajemen ekonomi yang rendah dengan kategori pengaruh tinggi sedangkan adat istiadat mengikat dan kebiasaan buruk masyarakat berpengaruh sedang. }, issn = {2407-8751}, pages = {279--295} doi = {10.14710/jwl.11.3.279-295}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jwl/article/view/15817} }
Refworks Citation Data :
Note: This article has supplementary file(s).
Article Metrics:
Last update:
Start from Volume 13 Number 2 2025, authors who publish in the Jurnal Wilayah dan Lingkungan (JWL) retain full copyright ownership (Copyright@Authors) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
Before it, copyright was still owned by the publisher, Universitas Diponegoro. To support a better open access program, we have created a new policy so that authors have full copyright ownership.
Research Group in Regional Development and Environmental Management Department of Urban and Regional PlanningFaculty of Engineering - Diponegoro University
Building B, 3rd Floor Department of Urban and Regional Planning Campus Jl. Prof Soedarto, S.H., Tembalang, Semarang 50275, Indonesia Telp/Fax: (024) 76480856 Email: jwl.laredem@gmail.com
Jurnal Wilayah dan Lingkungan by http://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jwl is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats