skip to main content

Analisis Finansial Usaha Perikanan Tangkap Bottom Gill Net di Kabupaten Cilacap

*Aulia Enggar Arumtyas  -  Departemen Perikanan Tangkap, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Jacub Rais, Tembalang, Semarang 50275, Indonesia
Dian Wijayanto  -  Departemen Perikanan Tangkap, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Jacub Rais, Tembalang, Semarang 50275, Indonesia
Hendrik Anggi Setyawan  -  Departemen Perikanan Tangkap, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Jacub Rais, Tembalang, Semarang 50275, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Analisis finansial usaha penangkapan bottom gill net dilakukan agar dapat mengetahui usaha perikanan yang menguntungkan sehingga dapat dijalankan secara berkelanjutan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aspek teknis, aspek ekonomi dan aspek finansial usaha perikanan bottom gill net di Kabupaten Cilacap. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif bersifat studi kasus, metode pengambilan sampel menggunakan snowball sampling dengan jumlah responden 100 pemilik perahu. Data yang digunakan meliputi data primer yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi. Data sekunder yaitu data produksi, nilai produksi, alat tangkap dan armada penangkapan selama lima tahun. Analisis data yang digunakan Net Present Value (NPV), Internal Rate Return (IRR), Benefit Cost Ratio (B/C Ratio), dan Payback Period (PP). Hasil dari penelitian armada yang digunakan yaitu perahu fiber 1-2 GT dengan tenaga mesin 15-18 PK. Konstruksi alat tangkap bottom gill net terdiri dari pelampung, tali pelampung, tali ris atas, tubuh jaring, tali ris bawah, tali pemberat dan pemberat. Rata-rata modal investasi yang dibutuhkan Rp 58.725.000,-, pendapatan yang dihasilkan Rp 149.239.690,- per tahun, keuntungan Rp 31.221.758,- per tahun. Nilai NPV Rp 146.220.302,-, IRR 80%, B/C ratio sebesar 1,12 dan PP 2 tahun 4 bulan 10 hari. Berdasarkan hasil yang didapatkan tersebut usaha perikanan tangkap bottom gill net di Kabupaten Cilacap layak untuk dilanjutkan.

Fulltext View|Download
Keywords: bottom gill net, cilacap, finansial
  1. Alam, A. G., S. Sardiyatmo dan D. A. N. N. Dewi. 2017. Analisis Kelayakan Usaha Perikanan Tangkap Bagan Perahu di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Karangantu Serang Banten. Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology. 6(3): 106-114
  2. Dinas Perikanan Kabupaten Cilacap. 2021. Statistik Perikanan Kabupaten Cilacap Tahun 2021. Cilacap: Dinas Perikanan Kabupaten Cilacap
  3. Hastuti, I., A. N. Bambang dan A. Rosyid. 2013. Analisis Teknis dan Ekonomis Usaha Perikanan Tangkap Drift Gill Net di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap. Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology. 2(2): 102-112
  4. Hermanto, F. 1998. Ilmu Usaha Tani. Penebar Swadaya. Jakarta
  5. Kadariah. 2001. Evaluasi Proyek Analisis Ekonomi. Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi. UI. Jakarta. 104 hlm. Maulana, I., E. Yulinda dan R. Hendri. 2020. Analisis Usaha Penangkapan Ikan Laut dengan Alat Tangkap Jaring Insang (Gillnet) di Panipahan Kecamatan Pasir Limau Kapas Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau. Jurnal Sosial Ekonomi Pesisir. 1(2): 30-38
  6. Mulyasari, G. 2015. Prospek Pengembangan Usaha Perikanan Tangkap.di Kota Bengkulu. Jurnal Social Economic of Agriculture. 4(2): 1-7
  7. Nugroho, R., D. Wijayanto dan I. Setiyanto. 2019. Analisis Finansial Usaha Perikanan Tangkap Jaring Insang (Gill Net) di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology. 8(2): 34-43
  8. Pattiasina, S., F. Marasabessy dan C. Inggamer. 2021. Pengoperasian Jaring Insang Dasar Bottom Gill Net untuk Menangkap Ikan Demersal di Perairan Kampung Pasi Distrik Padaido Kabupaten Biak Numfor. Jurnal Perikanan Kamasan. 2(2): 22-32
  9. Rahim, A. 2011. Analisis Pendapatan Usaha Tangkap Nelayan dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya Wilayah Pesisir Pantai Sulawesi Selatan. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan. 6(2): 235-247
  10. Rahman, D. R., I. Triarso dan Asriyanto. 2013. Analisis Bioekonomi Ikan Pelagis Pada Usaha Perikanan Tangkap di Pelabuhan Perikanan Pantai Tawang Kabupaten Kendal. 2(1) :1-10
  11. Restumurti, D., A. N. Bambang dan D. A. N. N. Dewi. 2016. Analisis Pendapatan Nelayan Alat Tangkap Mini Purse Seine 9 GT dan 16 GT di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Morodemak, Demak. Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology. 5(1): 78-86
  12. Ridwan, A. 2021. Perbandingan Alat Tangkap dengan Menggunakan Bahan Jaring Insang Polyetlene dan Polyamide terhadap Hasil Tangkapan Rajungan di Perairan Pulau Saugi. LUTJANUS. 26(2): 52-62
  13. Romadhani, M., Ismail dan H. Boesono. 2016. Analisis Pendapatan Nelayan Rajungan Alat Tangkap Jaring Pejer (Bottom Set Gill Net) dan Jaring Gondrong (Trammel Net) di Desa Sukoharjo Kecamatan Rembang Kabupaten Rembang. Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology. 5 (1): 9-18
  14. Soekartawi. 1995. Analisis Usaha Tani. Jakarta. UI Press, Jakarta
  15. Syahputra, R. D., A. N. Bambang dan D. A. N. N. Dewi. 2016. Analisis Teknis dan Finansial Perbandingan Alat Tangkap Bagan Tancap dengan Bagan Apung di PPP Muncar Banyuwangi Jawa Timur Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology. 5(4): 206-215
  16. Syarif, S., S. Nursinar dan Syamsuddin. 2016. Analisis Kelayakan Usaha Jaring Insang Dasar di Desa Pohuwato Timur. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan. 4(4): 120-126
  17. Umar, H. 2002. Metode Riset Bisnis. PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 141 hlm. Umar, H. 2003. Studi Kelayakan dalam Bisnis Jasa. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta
  18. Wismaningrum., K. E. P., Ismail dan A. D. P. Fitri. 2013. Analisis Finansial Usaha Penangkapan One Day Fishing dengan Alat Tangkap Multigear di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tawang Kabupaten Kendal. Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology. 2(3):263-272

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.