skip to main content

Mendekatkan Warga dengan Layanan Publik: Inovasi Pengaduan, Saran, dan Pelayanan Kelurahan Berbasis Online

*Dzunuwanus Ghulam Manar  -  Departemen Politik dan Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Diponegoro Jl. Prof. Soedarto, S.H. Tembalang, Semarang 50275, Indonesia
Teguh Yuwono  -  Departemen Politik dan Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Diponegoro Jl. Prof. Soedarto, S.H. Tembalang, Semarang 50275, Indonesia
Laila Kholid Alfirdaus  -  Departemen Politik dan Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Diponegoro Jl. Prof. Soedarto, S.H. Tembalang, Semarang 50275, Indonesia
Wijayanto Wijayanto  -  Departemen Politik dan Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Diponegoro Jl. Prof. Soedarto, S.H. Tembalang, Semarang 50275, Indonesia
Hendra Try Ardianto  -  Departemen Politik dan Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Diponegoro Jl. Prof. Soedarto, S.H. Tembalang, Semarang 50275, Indonesia
Open Access Copyright 2022 Jurnal Pengabdian Vokasi

Citation Format:
Abstract

Di masa lalu, birokrasi dan layanan publik selalu diasosiasikan dengan kondisi yang serba lamban, berbelit-belit, tidak efektif dan efisien. Namun, sejak gelombang reformasi 1998, berbagai regulasi telah berubah dimana profesionalitas menjadi tolok ukur dalam pelayanan. Lebih-lebih, sejak Peraturan Pemerintah No.28 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah, profesionalitas layanan masih harus diimbangi dengan kinerja pemerintah yang inovatif. Dampaknya, beberapa daerah mulai menginisiasi inovasi perihal layanan publik. Adapun artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana inovasi sederhana berupa layanan pesan singkat (short massage service) dan aplikasi whatsaapp yang diinisiasi Pemerintah Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang menjadi ruang desiminasi informasi maupun akses layanan warga di Kantor Kelurahan Rowosari. Inisiasi ini hadir sebagai kolaborasi bersama, antara tim pengabdian Prodi Ilmu Pemerintahan Universitas Diponegoro dengan multistakeholder di Kelurahan Rowosari. Hasilnya, inovasi sederhana ini tidak saja berdampak pada peningkatan dan perbaikan kualitas layanan publik di kelurahan tersebut, tetapi juga menjadi ruang bersama bagi warga untuk merespon kondisi darurat ataupun melahirkan inovasi yang lainnya. 

Fulltext View|Download
Keywords: pelayanan publik; layanan kelurahan; inovasi; akses informasi
Funding: Universitas Diponegoro under contract MetMu123456
  1. Adams, K. (2005). The Sources of Innovation and Creativity. National Center on Education and the Economy (NJ1)
  2. Badan Pusat Statistik. (2020). Kecamatan Tembalang dalam Angka 2020. Semarang: BPS Kota Semarang
  3. Creswell, J. W. (2016). Research Design: Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
  4. Diamond, L., & Morlino, L. (2004). The Quality of Democracy: An Overview. Journal of Democracy, 15(4), 20–31. https://doi.org/10.1353/jod.2004.0060
  5. Dwiyanto, A. (2013). Mengembalikan Kepercayaan Publik Melalui Reformasi Birokrasi. Gramedia Pustaka Utama
  6. Haning, M. T. (2018). Reformasi Birokrasi di Indonesia: Tinjauan Dari Perspektif Administrasi Publik. JAKPP (Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik), 25–37
  7. Horhoruw, M., Karippacheril, T. G., Sutiyono, W., & Thomas, T. (2012). Transforming the public sector in Indonesia: Delivering total reformasi
  8. Peraturan Pemerintah No.38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah
  9. Romli, L. (2008). Masalah Reformasi Birokrasi. Civil Service Journal, 2(2)
  10. Schmitter, P. C., & Karl, T. L. (1991). What Democracy is... and is Not. Journal of Democracy, 2(3), 75–88
  11. Turner, M., Prasojo, E., & Sumarwono, R. (2019). The Challenge of Reforming Big Bureaucracy in Indonesia. Policy Studies, 1–19. https://doi.org/10.1080/01442872.2019.1708301
  12. Zuhro, R. S. (2016). Good Governance dan Reformasi Birokrasi di Indonesia. Jurnal Penelitian Politik, 7(1), 21. https://doi.org/10.14203/jpp.v7i1.507

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.