skip to main content

Analisis Pengaruh Konsentrasi Ragi dan Jenis Nutrisi pada Fermentasi menggunakan Saccaromyces cereviseae terhadap Pembuatan Bioetanol dari Limbah Kulit Pisang Kepok

*Aldi Bayu Iskandardinata  -  Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Open Access Copyright 2022 Jurnal Pengabdian Vokasi

Citation Format:
Abstract
Kepok banana peel as one of the household wastes and only to be thrown away us as researchers should be able to utilize banana peel waste to benefit the surrounding community. This banana peel waste should be treated so that it can be useful for the surrounding community, The enzymatic hydrolysis method is more often used because it is more environmentally friendly compared to acid catalysts. This study examines the treatment of NaOH, H2SO4 0.5 n Urea, ZA and NPK. In making bioethanol the substrate in the fermentation concentration starter are 2 and 3% and the study was carried out for 72  and 144 hour at room temperature (25-35oC) significant.
Fulltext View|Download

Article Metrics:

  1. Bahri, Samsul, & Hartono, D. (2019). Jurnal Teknologi Kimia Unimal Proses Pembuatan Bioetanol dari Kulit Pisang Kepok ( Musa acuminata B . C ) secara Fermentasi Abstrak. 1(Mei), 48–56
  2. Bahri, Syamsul, Aji, A., & Yani, F. (2019). Pembuatan Bioetanol dari Kulit Pisang Kepok dengan Cara Fermentasi menggunakan Ragi Roti. Jurnal Teknologi Kimia Unimal, 7(2), 85. https://doi.org/10.29103/jtku.v7i2.1252
  3. D. Ch. Amema, T. Tuju, H. R. (2010). Fermentasi alkohol dari nira aren (Arenga pinnata Merr.) dengan menggunakan metode fed batch. Journal of the Japanese Society of Pediatric Surgeons, 2(1), 178. https://doi.org/10.11164/jjsps.2.1_178
  4. Firdaus, Tellu, H. A. T., & Kundera, I. N. (2015). Pengaruh pH dan Konsentrasi Starter Saccaromyces cerevisiae terhadap Rendemen Minyak Kelapa Hasil Fermentasi sebagai Perangkat Pembelajaran Bioteknologi Sederhana. Jurnal Sains Dan Teknologi Tadulako, 4(3), 74–84
  5. Herliati, H., Sefaniyah, S., & Indri, A. (2019). Pemanfaatan limbah kulit pisang sebagai Bahan Baku pembuatan Bioetanol. Jurnal Teknologi, 6(1), 1–10. https://doi.org/10.31479/jtek.v6i1.1
  6. Moeksin, R., Melly, A., & Septyana, A. . (2016). Pembuatan Bioetanol Dari Kulit Pisang Raja (Musa Sapientum) Menggunakan Metode Hidrolisis Asam Dan Fermentasi. Jurnal Teknik Kimia, 21(2), 1–7
  7. Novianti, M., Tiwow, V. M. A., & Mustapa, K. (2017). Analisis Kadar Glukosa pada Nasi Putih dan Nasi Jagung dengan Menggunakan Metode Spektronik 20. Jurnal Akademika Kimia, 6(2), 107. https://doi.org/10.22487/j24775185.2017.v6.i2.9241
  8. Osvaldo, Z. S., Panca Putra, S., & Faizal, M. (2012). Pengaruh konsentrasi asam dan waktu pada proses hidrolisis dan fermentasi pembuatan biotenaol dari alang-alang. Jurnal Teknik Kimia, 18(2), 52–62
  9. Retno, D. T., & Nuri, W. (2011). Pembuatan Bioetanol dari Kulit Pisang. Prosiding Seminar Nasional Teknik Kimia “Kejuangan” Pengembangan Teknologi Kimia Untuk Pengolahan Sumber Daya Alam Indonesia, E11-1-E11-7
  10. Ridha, M., & Darminto, D. (2016). Analisis Densitas, Porositas, dan Struktur Mikro Batu Apung Lombok dengan Variasi Lokasi dan Kedalaman. Jurnal Fisika Dan Aplikasinya, 12(3), 124–130. https://doi.org/10.12962/j24604682.v12i3.1403
  11. Sari, M., & Fajar, N. (2018). Alkohol Pada Tapai Ketan Di Kota Batusangkar. Jurnal Sains Dan Teknologi, 10(11), 33–36
  12. Setiawati, D. R., Sinaga, A. R., & Dewi, T. K. (2013). Proses Pembuatan Bioetanol Dari Kulit Pisang Kepok. Jurnal Teknik Kimiaeknik Kimia, 19(1), 9–15. https://doi.org/10.1186/1471-2377-14-103
  13. Sukowati, A., Sutikno, & Rizal, S. (2014). Produksi Bioetanol dari Kulit Pisang melalui Hidrolisis Asam Sulfat. Jurnal Teknologi Dan Industri Hasil Pertanian, 19(3), 274– 288

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.