skip to main content

CIBADUYUT CREATIVE COMMUNITY CENTER

*HASNA MUNIFAH  -  Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Pemerintah Kota Bandung telah berkomitmen kuat untuk mendorong ekonomi kreatif melalui implementasi sentra-sentra baru, kawasan industri, dukungan R&D, dan acara. Selain itu daerah Cibaduyut merupakan salah satu wilayah yang menjadi bagian dari kawasan pengembangan pariwisata industri kreatif menurut Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 1 Tahun 2013 Bab V bagian ketiga tentang strategi pembangunan kepariwisataan, tentang strategi pembangunan destinasi wisata. Akan tetapi terdapat permasalahan mendasar pada Sentra Sepatu Cibaduyut yaitu diantaranya adalah penurunan jumlah pengerajin di Cibaduyut, Selain itu, saat ini telah terjadi penurunan animo masyarakat dikarenakan persaingan produk asli Cibaduyut dengan produk produksi pabrik dan impor yang relative lebih murah, menurunkan minat masyarakat dalam menggunakan sepatu asli Cibaduyut. hal ini menyebabkan toko-toko disekitaran jalan Cibaduyut sudah mulai lebih banyak menjual produk-produk luar Cibaduyut. Melihat kondisi tersebut membuat para pengrajin mengalami penurunan pangsa pasar guna menjual produk sepatunya.Berdasarkan uraian latar belakang permasalahan diatas, perlu adanya perencanaan dan perancangan dalam rangka menyelesaikan permasalahan yang terjadi pada pengerajin di daerah Cibaduyut, khususnya pada masalah menurunnya minat pasar terhadap produk asli Cibaduyut dan menurunnya jumlah pengerajin Cibaduyut yang berbasis pada wisata industry kreatif melalui dirancangnya Cibaduyut Creative Community Center.

Fulltext View|Download
  1. "Awlia, Reza. 2018. Pusat Komunitas Pengerajin Sepatu Cibaduyut. Skripsi. Bandung. Universitas Komputer Indonesia
  2. Terrapin Bright Green. 2014. 14 Patternns of Biophilic Design. New York: Terrapin Bright Green
  3. Kellert, S. and Calabrese, E. 2015. The Practice of Biophilic Design. www.biophilic-design.com"

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.