skip to main content

RUMAH SAKIT KANKER TIPE B DI KOTA SEMARANG DENGAN PENDEKATAN HEALING ENVIRONMENT

*DYAH RATNA TYASTRI  -  Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Kanker adalah salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia dan terus meningkat setiap tahunnya. Data dari Dinas Kesehatan Kota Semarang menunjukan angka kejadian kanker di Kota Semarang terus meningkat, penderita kanker paru – paru, kanker hati, kanker payudara dan kanker serviks merupakan jenis kanker yang paling banyak diderita oleh penduduk Kota Semarang. Saat ini di Indonesia baru terdapat 2 (dua) rumah sakit khusus kanker yakni Rumah Sakit Kanker Dharmais milik negara dan Mochtar Riady Comprehensive Cancer Center (MRCC) Siloam Hospital milik swasta yang keduanya terletak di ibukota. Sedangkan di Kota Semarang hanya terdapat 2 (dua) rumah sakit rujukan untuk penderita kanker yaitu Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Kariadi dan Semarang Medical Center Rumah Sakit Telogorejo, sehingga belum ada rumah sakit yang menangani penyakit khusus kanker di Kota Semarang. Dari uraian diatas, maka diperlukan adanya sebuah perencanaan dan perancangan Rumah Sakit Kanker di Kota Semarang yang dapat menampung penderita kanker di Kota Semarang dengan fasilitas penunjangnya sesuai dengan standar pengobatan kanker.
Fulltext View|Download
  1. Dinas Kesehatan kota Semarang. (2020). Profil Kesehatan Kota Semarang 2019. dinkes.semarang.go.id, 1–104
  2. Kementerian Kesehatan RI. (2010). Pedoman Teknis Sarana Dan Prasarana Rumah Sakit Tipe B. 1–124
  3. Murphy, J., 2008, The Healing Environment. Online. Diakses pada 22 Februari 2021, https://www.arch.ttu.edu

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.