BibTex Citation Data :
@article{JPII32346, author = {Fandi Frananda and Hadiyanto Hadiyanto}, title = {Evaluasi Dampak Kehadiran Silicified coal Seam A011 dan B012 Terhadap Parameter Kualitas Batubara: Studi Kasus Pengendalian Mutu Produksi di Tambang 1 PT Gorby Putra Utama, Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan}, journal = {Jurnal Profesi Insinyur Indonesia}, volume = {4}, number = {3}, year = {2026}, keywords = {}, abstract = { Pengaruh kehadiran silicified coal terhadap kualitas batubara serta efektivitas upaya pengendalian mutu di Tambang 1 PT Gorby Putra Utama, Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan. Secara geologi, area penelitian termasuk kedalam formasi Muara Enim (Miosen Akhir-Pliosen Awal) dengan lingkungan pengendapan fluvial delta yang mengandung beberapa lapisan batubara utama. Pengambilan sampel menggunakan metode chanel sampling yang diambil 2 titik dari Seam A011 dan seam B012, memperlihatkan tingkat silikasi yang berbeda akibat proses alterasi hidrothermal pasca deposisi. Lapisan A011 memiliki zona silicified coal setebal 10-15 cm termasuk pola Patchy silicifition (spotting) dan lapisan B012 mencapai 40-50 cm yang berpola Lenticular (melensa). Silikasi menurunkan nilai kalori hingga 8-14% dan meningkatkan kadar abu lebih dari 2 kali lipat. Perbedaan ketebalan lapisan alterasi (silicified) berbanding lurus dengan tingkat degradasi mutu, sedangkan perubahan kadar sulfur cenderung lokal dan tidak seragam. Penggunaan excavator crusher memiliki efektivitas hingga 70-90% dalam menekan ketercampuran material yang tersilikasi. Pengendalian mutu berbasis geologi berperan penting dalam menjaga konsistensi kualitas batubara. Kata kunci : Formasi Muara Enim, Silicified coal, Seam A011, Seam B012, Kualitas Batubara }, issn = {2985-8100}, doi = {10.14710/jpii.2026.32346}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jpii/article/view/32346} }
Refworks Citation Data :
Pengaruh kehadiran silicified coal terhadap kualitas batubara serta efektivitas upaya pengendalian mutu di Tambang 1 PT Gorby Putra Utama, Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan. Secara geologi, area penelitian termasuk kedalam formasi Muara Enim (Miosen Akhir-Pliosen Awal) dengan lingkungan pengendapan fluvial delta yang mengandung beberapa lapisan batubara utama. Pengambilan sampel menggunakan metode chanel sampling yang diambil 2 titik dari Seam A011 dan seam B012, memperlihatkan tingkat silikasi yang berbeda akibat proses alterasi hidrothermal pasca deposisi. Lapisan A011 memiliki zona silicified coal setebal 10-15 cm termasuk pola Patchy silicifition (spotting) dan lapisan B012 mencapai 40-50 cm yang berpola Lenticular (melensa). Silikasi menurunkan nilai kalori hingga 8-14% dan meningkatkan kadar abu lebih dari 2 kali lipat. Perbedaan ketebalan lapisan alterasi (silicified) berbanding lurus dengan tingkat degradasi mutu, sedangkan perubahan kadar sulfur cenderung lokal dan tidak seragam. Penggunaan excavator crusher memiliki efektivitas hingga 70-90% dalam menekan ketercampuran material yang tersilikasi. Pengendalian mutu berbasis geologi berperan penting dalam menjaga konsistensi kualitas batubara.
Kata kunci: Formasi Muara Enim, Silicified coal, Seam A011, Seam B012, Kualitas Batubara
Article Metrics:
Last update:
Authors retain the copyright of their published articles in the Jurnal Profesi Insinyur Indonesia (JPII) while granting the journal the right of first publication. All articles are published under the Creative Commons license specified by the journal, allowing readers to access, share, and reuse the content in accordance with the license terms, provided that proper attribution is given to the original authors and source. Authors are responsible for ensuring that any third-party materials included in their manuscripts have appropriate permissions. For uses beyond the applicable license, permission must be obtained from the relevant copyright holder.
Alamat Kontak:
Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik Universitas Diponegoro
Gedung Dekanat Baru Lt 3. Prof. Sudarto SH Tembalang Semarang 50275
www.psppi.ft.undip.ac.id