skip to main content

Analisis Dampak Lingkungan dan Kepatuhan K3 Pada Proyek Konstruksi Pemasangan Emergency Gates Auxiliary Spillway Jatiluhur Purwakarta

*Bambang Suswoyo  -  Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Paryanto Paryanto  -  Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Received: 27 May 2026; Revised: 25 Jun 2026; Accepted: 28 Jun 2026; Available online: 30 Jun 2026; Published: 24 Sep 2026.

Citation Format:
Abstract

Proyek pembangunan infrastruktur bendungan memiliki tingkat risiko keselamatan kerja yang tinggi, terutama jika lokasi proyek berdekatan dengan kawasan permukiman penduduk. Adapun tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kemungkinan terjadinya bahaya dan mengevaluasi implementasi prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada proyek pemasangan Emergency Gates Auxiliary Spillway Jatiluhur di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Masalah utama dalam pelaksanaan proyek ini adalah kedekatan lokasi proyek dengan area permukiman penduduk yang berpotensi menimbulkan gangguan berupa kebisingan, debu, getaran, serta risiko keselamatan akibat aktivitas konstruksi di lokasi proyek. Penelitian ini mengadaptasi dari metode analisis komparatif (perbandingan) dengan menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif (mixed methods). Pendekatan kualitatif dilakukan melalui observasi lapangan dan wawancara. Sementara itu, pendekatan kuantitatif dilakukan melalui pengukuran faktor lingkungan kerja seperti tingkat kebisingan, kualitas udara, kualitas air dan intensitas lalu lintas, yang kemudian dibandingkan dengan ambang batas baku mutu mengacu pada ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang sedang berlaku. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa tingkat kebisingan, kualitas udara dan kualitas air masih berada pada level yang lebih rendah dari standar kualitas yang berlaku. Namun, karena dekatnya lokasi proyek dengan permukiman penduduk, diperlukan pengawasan tambahan terhadap debu dan lalu lintas alat berat. Secara umum, penerapan prinsip K3 di lokasi proyek tergolong baik, namun masih perlu diperkuat melalui pengawasan rutin dan komunikasi yang efektif dengan masyarakat sekitar guna mewujudkan area kerja yang aman, efisien dan berorientasi jangka panjang.

 

Kata kunci: keselamatan dan kesehatan kerja, emergency gates, auxiliary spillway, bendungan Jatiluhur, analisis lingkungan

Article Metrics:

Article Info
Section: Articles
Language : ID
  1. Amaliyas, N., Ardiansyah, I., Bahri, S., Apwanti, F., & Rahmah, M. H. (2022). Penerapan K3 di Lingkungan Kerja. Depok: Deepublish
  2. Creswell, J. W., & Clark, V. P. (2007). Mixed methods research. Thousand Oaks, CA, 143
  3. Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2018 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Kerja. Jakarta
  4. Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia. (1996). Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor Kep-50/MENLH/1996 tentang Baku Tingkat Kebauan. Jakarta
  5. Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia. (1996). Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 48 Tahun 1996 tentang Baku Tingkat Kebisingan. Jakarta
  6. Kim, C., Butt, A. A., Harvey, J. T., & Ostovar, M. (2024). Environmental impacts from traffic on highway construction work zones: Framework and simulations. International Journal of Sustainable Transportation, 18(8), 680-694
  7. Mukhlisin, M., Ibrahim, A., Jaafar, O., & Razali, S. F. M. (2012). Electrochemical assessment of water quality as an effect of construction. International Journal of Electrochemical Science, 7(6), 5467-5483
  8. Pemerintah Republik Indonesia. (1999). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 86. Jakarta
  9. Pemerintah Republik Indonesia. (2001). Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air. Jakarta
  10. Setiawan, E., Nugroho, A., & Zaman, B. (2022). Analisis Sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Lingkungan Area Berbahaya. Jurnal Profesi Insinyur Indonesia, 1(1), 24-29
  11. Waluyo, F. B. H. S., Darsono, S., & Hadiyanto, H. (2023). Analisis Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Dengan Metode Job Safety Analysis Pada Proyek Pembangunan Bendungan Pamukkulu Makassar. Jurnal Profesi Insinyur Indonesia, 1(2), 52-59

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.