BibTex Citation Data :
@article{JPII32303, author = {Anjar Indarko and Jaka Windarta and Aghus Sofwan}, title = {PERBAIKAN KERUSAKAN MODUL POWER SUPPLY UNIT (PSU) PADA SISTEM PENDINGIN DATA CENTER}, journal = {Jurnal Profesi Insinyur Indonesia}, volume = {4}, number = {2}, year = {2026}, keywords = {}, abstract = { Power Supply Unit (PSU) merupakan komponen kritis dalam sistem pendingin (cooling system) data center. Data center menuntut tingkat ketersediaan (availability) yang tinggi, di mana stabilitas suhu ruang server harus dijaga sesuai standar ASHRAE (18–27°C) untuk mencegah overheating pada perangkat IT. Masalah utama dalam studi ini adalah terjadinya kegagalan operasional pada modul PSU yang mengakibatkan sistem kontrol unit pendingin melumpuh dan berpotensi menyebabkan downtime yang merugikan secara finansial maupun reputasi. Tujuan dari studi kasus ini adalah untuk mengidentifikasi akar penyebab kerusakan modul PSU serta melaksanakan tindakan perbaikan secara sistematis. Berdasarkan hasil pemeriksaan teknis dan analisis akar penyebab (root cause analysis), ditemukan bahwa kerusakan terjadi pada komponen dioda di dalam modul PSU. Kerusakan tersebut diidentifikasi dan dipicu oleh paparan tegangan transien (voltage surge) sehingga menyebabkan dioda mengalami kegagalan fungsi berupa hubung singkat (short circuit). Tindakan korektif dilakukan melalui penggantian modul PSU yang rusak diikuti dengan pengujian fungsional menyeluruh untuk memastikan sistem kontrol pendingin kembali beroperasi normal. Studi ini menyimpulkan bahwa implementasi perlindungan terhadap lonjakan tegangan dan pemeliharaan preventif secara berkala sangat krusial untuk menjamin ketersediaan (availability) dan keandalan infrastruktur kritis data center. Kata kunci : Power Supply Unit, Sistem Pendingin, Data Center, Root Cause Analysis, Dioda. }, issn = {2985-8100}, doi = {10.14710/jpii.2026.32303}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jpii/article/view/32303} }
Refworks Citation Data :
Power Supply Unit (PSU) merupakan komponen kritis dalam sistem pendingin (cooling system) data center. Data center menuntut tingkat ketersediaan (availability) yang tinggi, di mana stabilitas suhu ruang server harus dijaga sesuai standar ASHRAE (18–27°C) untuk mencegah overheating pada perangkat IT. Masalah utama dalam studi ini adalah terjadinya kegagalan operasional pada modul PSU yang mengakibatkan sistem kontrol unit pendingin melumpuh dan berpotensi menyebabkan downtime yang merugikan secara finansial maupun reputasi. Tujuan dari studi kasus ini adalah untuk mengidentifikasi akar penyebab kerusakan modul PSU serta melaksanakan tindakan perbaikan secara sistematis. Berdasarkan hasil pemeriksaan teknis dan analisis akar penyebab (root cause analysis), ditemukan bahwa kerusakan terjadi pada komponen dioda di dalam modul PSU. Kerusakan tersebut diidentifikasi dan dipicu oleh paparan tegangan transien (voltage surge) sehingga menyebabkan dioda mengalami kegagalan fungsi berupa hubung singkat (short circuit). Tindakan korektif dilakukan melalui penggantian modul PSU yang rusak diikuti dengan pengujian fungsional menyeluruh untuk memastikan sistem kontrol pendingin kembali beroperasi normal. Studi ini menyimpulkan bahwa implementasi perlindungan terhadap lonjakan tegangan dan pemeliharaan preventif secara berkala sangat krusial untuk menjamin ketersediaan (availability) dan keandalan infrastruktur kritis data center.
Kata kunci: Power Supply Unit, Sistem Pendingin, Data Center, Root Cause Analysis, Dioda.
Article Metrics:
Last update:
Alamat Kontak:
Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik Universitas Diponegoro
Gedung Dekanat Baru Lt 3. Prof. Sudarto SH Tembalang Semarang 50275
www.psppi.ft.undip.ac.id