BibTex Citation Data :
@article{JPII32294, author = {Rizky Ardian Budiono and Ratna Purwaningsih and Sri Sumiyati}, title = {Perencanaan Groundsill Srandakan Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta}, journal = {Jurnal Profesi Insinyur Indonesia}, volume = {4}, number = {1}, year = {2026}, keywords = {}, abstract = { Groundsill Srandakan di hilir Sungai Progo mengalami kerusakan akibat gerusan yang mengancam stabilitas struktur. Penelitian ini bertujuan menganalisis alternatif rehabilitasi groundsill dengan pendekatan teknis terpadu meliputi hidrologi, hidraulika, dan struktur. Metode yang digunakan mengintegrasikan pemodelan satu dimensi HEC‑RAS dan pemodelan tiga dimensi FLOW‑3D, dengan data debit 10 tahun (2009–2018), topografi LiDAR, dan data teknis BBWS Serayu Opak. Analisis hidrologi menghasilkan debit rencana kala ulang 100 tahun sebesar 3.160,70 m³/s. Hasil hidraulika menunjukkan desain review menggunakan USBR Tipe II (kolam olak 14 m) memberikan kinerja lebih baik dibanding USBR Tipe IV (24 m), dengan kecepatan aliran hilir sekitar 1,65 m/s (pasang) dan 1,90 m/s (surut). Solusi rehabilitasi yang direkomendasikan adalah pembangunan groundsill tambahan di hilir sambil mempertahankan mercu eksisting, yang menghasilkan pola aliran lebih tenang dan muka air 6,534 m (pasang) serta 1,834 m (surut). Kesimpulannya, desain ini menurunkan potensi gerusan dan meningkatkan stabilitas struktur sehingga layak diimplementasikan sebagai langkah mitigasi jangka panjang. Kata kunci: Groundsill; Gerusan (scouring); HEC‑RAS; FLOW‑3D; Analisis hidrologi; Rehabilitasi; Sungai Progo }, issn = {2985-8100}, doi = {10.14710/jpii.2026.32294}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jpii/article/view/32294} }
Refworks Citation Data :
Groundsill Srandakan di hilir Sungai Progo mengalami kerusakan akibat gerusan yang mengancam stabilitas struktur. Penelitian ini bertujuan menganalisis alternatif rehabilitasi groundsill dengan pendekatan teknis terpadu meliputi hidrologi, hidraulika, dan struktur. Metode yang digunakan mengintegrasikan pemodelan satu dimensi HEC‑RAS dan pemodelan tiga dimensi FLOW‑3D, dengan data debit 10 tahun (2009–2018), topografi LiDAR, dan data teknis BBWS Serayu Opak. Analisis hidrologi menghasilkan debit rencana kala ulang 100 tahun sebesar 3.160,70 m³/s. Hasil hidraulika menunjukkan desain review menggunakan USBR Tipe II (kolam olak 14 m) memberikan kinerja lebih baik dibanding USBR Tipe IV (24 m), dengan kecepatan aliran hilir sekitar 1,65 m/s (pasang) dan 1,90 m/s (surut). Solusi rehabilitasi yang direkomendasikan adalah pembangunan groundsill tambahan di hilir sambil mempertahankan mercu eksisting, yang menghasilkan pola aliran lebih tenang dan muka air 6,534 m (pasang) serta 1,834 m (surut). Kesimpulannya, desain ini menurunkan potensi gerusan dan meningkatkan stabilitas struktur sehingga layak diimplementasikan sebagai langkah mitigasi jangka panjang.
Kata kunci: Groundsill; Gerusan (scouring); HEC‑RAS; FLOW‑3D; Analisis hidrologi; Rehabilitasi;Sungai Progo
Article Metrics:
Last update:
Alamat Kontak:
Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik Universitas Diponegoro
Gedung Dekanat Baru Lt 3. Prof. Sudarto SH Tembalang Semarang 50275
www.psppi.ft.undip.ac.id