BibTex Citation Data :
@article{JPII30854, author = {Dio Astya Firmansyah and Tatas Tatas and Haris Muhammadun and Ridho Bayuaji and Muhammad Sigit Darmawan}, title = {Pendekatan Isochrone terhadap Aksesibilitas Kawasan Transit-Oriented Development (TOD) pada Pembangunan Stasiun Tenjo Baru, Kabupaten Bogor}, journal = {Jurnal Profesi Insinyur Indonesia}, volume = {3}, number = {4}, year = {2026}, keywords = {}, abstract = { Kompleksitas transportasi di Jabodetabek mendorong pengembangan kawasan berbasis Transit-Oriented Development (TOD). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat aksesibilitas pejalan kaki di kawasan pengembangan TOD Stasiun Tenjo Baru, Kabupaten Bogor, dengan menggunakan pendekatan isochrone berbasis waktu tempuh. Metode yang digunakan adalah analisis spasial menggunakan teknik Isochrone Convex Hull melalui pemrograman Python dengan library OSMnx, GeoPandas dan NetworkX, berdasarkan data jaringan jalan dari OpenStreetMap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksesibilitas pejalan kaki di sekitar Stasiun Tenjo Baru belum optimal sesuai prinsip TOD. Area yang dapat dijangkau dalam waktu 10 menit berjalan kaki masih sangat terbatas, hanya mencakup sebagian kecil Podomoro City. Distribusi penggunaan lahan masih didominasi fungsi residensial (2.331 unit dalam radius 30 menit), sementara fasilitas nonresidensial seperti komersial, retail dan publik masih minim. Jaringan jalan menunjukkan karakteristik tidak homogen dengan bottleneck dan dead-end roads di luar kawasan perumahan, serta ketiadaan konektivitas ke arah utara stasiun. Analisis ini mengungkap kesenjangan antara kondisi eksisting dengan rencana pengembangan TOD, di mana capture rate stasiun berisiko rendah akibat keterbatasan aksesibilitas. Disimpulkan bahwa pengembangan TOD di Stasiun Tenjo Baru masih dalam tahap awal dengan tantangan utama pada asimetri aksesibilitas dan dominasi fungsi residensial, sehingga diperlukan intervensi perencanaan berbasis bukti spasial untuk mencapai prinsip TOD yang optimal. Kata kunci : aksesibilitas, isochrone, Transit-Oriented Development, Stasiun Tenjo Baru, walkability, perencanaan transprotasi }, issn = {2985-8100}, pages = {219--227} doi = {10.14710/jpii.2025.30854}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jpii/article/view/30854} }
Refworks Citation Data :
Kompleksitas transportasi di Jabodetabek mendorong pengembangan kawasan berbasis Transit-Oriented Development (TOD). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat aksesibilitas pejalan kaki di kawasan pengembangan TOD Stasiun Tenjo Baru, Kabupaten Bogor, dengan menggunakan pendekatan isochrone berbasis waktu tempuh. Metode yang digunakan adalah analisis spasial menggunakan teknik Isochrone Convex Hull melalui pemrograman Python dengan library OSMnx, GeoPandas dan NetworkX, berdasarkan data jaringan jalan dari OpenStreetMap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksesibilitas pejalan kaki di sekitar Stasiun Tenjo Baru belum optimal sesuai prinsip TOD. Area yang dapat dijangkau dalam waktu 10 menit berjalan kaki masih sangat terbatas, hanya mencakup sebagian kecil Podomoro City. Distribusi penggunaan lahan masih didominasi fungsi residensial (2.331 unit dalam radius 30 menit), sementara fasilitas nonresidensial seperti komersial, retail dan publik masih minim. Jaringan jalan menunjukkan karakteristik tidak homogen dengan bottleneck dan dead-end roads di luar kawasan perumahan, serta ketiadaan konektivitas ke arah utara stasiun. Analisis ini mengungkap kesenjangan antara kondisi eksisting dengan rencana pengembangan TOD, di mana capture rate stasiun berisiko rendah akibat keterbatasan aksesibilitas. Disimpulkan bahwa pengembangan TOD di Stasiun Tenjo Baru masih dalam tahap awal dengan tantangan utama pada asimetri aksesibilitas dan dominasi fungsi residensial, sehingga diperlukan intervensi perencanaan berbasis bukti spasial untuk mencapai prinsip TOD yang optimal.
Kata kunci: aksesibilitas, isochrone, Transit-Oriented Development, Stasiun Tenjo Baru, walkability, perencanaan transprotasi
Note: This article has supplementary file(s).
Article Metrics:
Last update:
Authors retain the copyright of their published articles in the Jurnal Profesi Insinyur Indonesia (JPII) while granting the journal the right of first publication. All articles are published under the Creative Commons license specified by the journal, allowing readers to access, share, and reuse the content in accordance with the license terms, provided that proper attribution is given to the original authors and source. Authors are responsible for ensuring that any third-party materials included in their manuscripts have appropriate permissions. For uses beyond the applicable license, permission must be obtained from the relevant copyright holder.
Alamat Kontak:
Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik Universitas Diponegoro
Gedung Dekanat Baru Lt 3. Prof. Sudarto SH Tembalang Semarang 50275
www.psppi.ft.undip.ac.id