BibTex Citation Data :
@article{JPII28725, author = {Dionza Surya Nugrahanto and Bambang Sudarsono and Thomas Triadi Putranto}, title = {Pemanfaat Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Penyiapan Data Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B)}, journal = {Jurnal Profesi Insinyur Indonesia}, volume = {3}, number = {6}, year = {2026}, keywords = {}, abstract = { Indonesia memerlukan upaya perlindungan lahan pertanian guna menjaga ketahanan pangan nasional di tengah meningkatnya kebutuhan pangan akibat pertumbuhan penduduk dan berkurangnya lahan pertanian karena alih fungsi untuk permukiman maupun industri. Kabupaten Lamandau merupakan wilayah yang rentan mengalami konversi lahan pertanian, khususnya menjadi perkebunan kelapa sawit. Dalam pelaksanaan amanat Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), dilakukan penyiapan data LP2B di Kabupaten Lamandau. Namun, data LP2B yang tersedia masih berasal dari berbagai instansi dengan luasan berbeda dan belum sepenuhnya menggambarkan kondisi eksisting secara spasial, sehingga diperlukan pembaruan berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Penelitian ini bertujuan menyediakan data LP2B yang akurat secara spasial dan tekstual serta menjelaskan tahapan penyiapan data LP2B. Metode penelitian dilakukan melalui pengumpulan data spasial, interpretasi citra, inventarisasi dan verifikasi lapang menggunakan Catatan Identifikasi Lapang (CIL), serta analisis SIG menggunakan ArcGIS. Tahapan analisis SIG meliputi koreksi batas poligon, pembaruan atribut, perhitungan luasan dan penyusunan peta sebaran LP2B. Hasil menunjukkan bahwa dari luasan usulan awal 2.181,53 Ha, LP2B eksisting yang tersisa hanya 518,70 Ha (23,78%), terdiri atas sawah 374,79 Ha dan tegalan 143,91 Ha. Perbedaan ini menunjukkan terjadinya alih fungsi lahan yang dominan menjadi kebun sawit dan semak. Data hasil SIG dapat menjadi dasar rekomendasi penetapan LP2B dalam RTRW dan Peraturan Daerah Kabupaten Lamandau. Kata kunci: pertanahan, pertanian, lahan pertanian pangan berkelanjutan, ketahanan pangan, SIG}, issn = {2985-8100}, pages = {378--389} doi = {10.14710/jpii.2025.28725}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jpii/article/view/28725} }
Refworks Citation Data :
Indonesia memerlukan upaya perlindungan lahan pertanian guna menjaga ketahanan pangan nasional di tengah meningkatnya kebutuhan pangan akibat pertumbuhan penduduk dan berkurangnya lahan pertanian karena alih fungsi untuk permukiman maupun industri. Kabupaten Lamandau merupakan wilayah yang rentan mengalami konversi lahan pertanian, khususnya menjadi perkebunan kelapa sawit. Dalam pelaksanaan amanat Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), dilakukan penyiapan data LP2B di Kabupaten Lamandau. Namun, data LP2B yang tersedia masih berasal dari berbagai instansi dengan luasan berbeda dan belum sepenuhnya menggambarkan kondisi eksisting secara spasial, sehingga diperlukan pembaruan berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Penelitian ini bertujuan menyediakan data LP2B yang akurat secara spasial dan tekstual serta menjelaskan tahapan penyiapan data LP2B. Metode penelitian dilakukan melalui pengumpulan data spasial, interpretasi citra, inventarisasi dan verifikasi lapang menggunakan Catatan Identifikasi Lapang (CIL), serta analisis SIG menggunakan ArcGIS. Tahapan analisis SIG meliputi koreksi batas poligon, pembaruan atribut, perhitungan luasan dan penyusunan peta sebaran LP2B. Hasil menunjukkan bahwa dari luasan usulan awal 2.181,53 Ha, LP2B eksisting yang tersisa hanya 518,70 Ha (23,78%), terdiri atas sawah 374,79 Ha dan tegalan 143,91 Ha. Perbedaan ini menunjukkan terjadinya alih fungsi lahan yang dominan menjadi kebun sawit dan semak. Data hasil SIG dapat menjadi dasar rekomendasi penetapan LP2B dalam RTRW dan Peraturan Daerah Kabupaten Lamandau.
Article Metrics:
Last update:
Alamat Kontak:
Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik Universitas Diponegoro
Gedung Dekanat Baru Lt 3. Prof. Sudarto SH Tembalang Semarang 50275
www.psppi.ft.undip.ac.id