skip to main content

Analisis Kualitas Data Spasial Bidang Tanah melalui Kegiatan Spatial Data Improvement di Kabupaten Landak Provinsi Kalimantan Barat

*Budi Satrio  -  Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Sumardi Sumardi  -  Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Paryanto Paryanto  -  Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Received: 1 Nov 2025; Revised: 27 Nov 2025; Accepted: 5 Dec 2025; Available online: 11 Dec 2025; Published: 21 May 2026.

Citation Format:
Abstract

Data spasial yang berkualitas dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti perencanaan, pemetaan dan pengambilan keputusan. Program digitalisasi Peta Pendaftaran yang dimulai tahun 2010 mengharuskan seluruh Peta Pendaftaran dalam format analog yang dimiliki oleh masing-masing Kantor Pertanahan melaksanakan digitalisasi dalam satu sistem referensi yang sama. Ketersediaan peta dasar yang dijadikan sebagai referensi plotting bidang tanah saat itu belum lengkap dan proses digitalisasi tidak dilakukan monitoring dan evaluasi secara ketat sehingga menimbulkan anomali bidang tanah. Studi ini bertujuan untuk melakukan identifikasi, monitoring dan evaluasi kualitas data spasial bidang tanah pada peta pendaftaran KKP terhadap data spasial bidang tanah yang terdapat anomali dan analisis spasial yang menjadi rekomendasi peningkatan kualitas data spasial bidang tanah, melalui kegiatan Spatial Data Improvement yang dilaksanakan di Kantor Pertanahan Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat. Hasil studi menunjukkan bahwa kompilasi hasil analisis spasial/visual klasifikasi kualitas data bidang tanah, ditemukan terdapat 21.902 anomali (11,53%) dari 189.945 bidang tanah. Dari 23 desa yang direkomendasikan untuk dilakukan peningkatan kualitas data, proses peningkatan kualitas hanya bisa dilakukan pada sebagian anomali pada 21 desa di antaranya dikarenakan belum lengkapnya data-data pendukung.

 

Kata kunci: kualitas data pertanahan, data spasial, pemetaan bidang tanah, pendaftaran tanah, anomali

Article Metrics:

Article Info
Section: Articles
Language : ID
  1. Andrew, A. S. (2020). Pemanfaatan Drone dalam Pemetaan Kontur Tanah. Buletin Loupe, 16(02), 32-41. https://doi.org/10.51967/buletinloupe.v16i02.76
  2. Kusmiarto, K., Aditya, T., Djurdjani, D., & Subaryono, S. (2021). Digital transformation of land services in indonesia: A readiness assessment. Land, 10(2), 120. https://doi.org/10.3390/land10020120
  3. Kusuma, A. P., & Sukendra, D. M. (2016). Analisis spasial kejadian demam berdarah dengue berdasarkan kepadatan penduduk. Unnes Journal of Public Health, 5(1), 48-56
  4. Lasaiba, M. A. (2023). Pengolahan data spasial dalam perencanaan penggunaan lahan yang berkelanjutan. Geoforum, 2(1), 1-12. https://doi.org/10.30598/geoforumvol2iss1pp1-12
  5. Mujiati, M., & Aisiyah, N. (2022). Peningkatan kualitas peta kerja dalam pendaftaran tanah sistematis lengkap. Tunas Agraria, 5(3), 182-196. https://doi.org/10.31292/jta.v5i3.185
  6. Mujiburohman, D. A. (2018). Potensi permasalahan pendaftaran tanah sistematik lengkap (PTSL). Bhumi Jurnal Agraria dan Pertanahan, Vol. 4 No. 1, 88-101. https://doi.org/10.31292/jb.v4i1.217
  7. Parenta, T. P. (2022). Analisis “Kegagalan” Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap di Kabupaten Pati. Marcapada: Jurnal Kebijakan Pertanahan, 2(1), 74-85. https://doi.org/10.31292/mj.v2i1.29
  8. Raihan, M., Pujiriyani, D. W., & Puri, W. H. (2023). Kajian Teknis Penyelesaian Residu Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap di Kantor Pertanahan Kota Semarang. Kadaster: Journal of Land Information Technology, 1(1), 33-48. https://doi.org/10.31292/kadaster.v1i1.9
  9. Suhattanto, M. A., Sarjita, S., Sukayadi, S., & Mujiburohman, D. A. (2021). Kualitas data pertanahan menuju pelayanan sertifikat tanah elektronik. Widya Bhumi, 1(2), 87-100. https://doi.org/10.31292/wb.v1i2.11
  10. Wuryandari, T., Hoyyi, A., Kusumawardani, D. S., & Rahmawati, D. (2014). Identifikasi autokorelasi spasial pada jumlahpengangguran di jawa tengah menggunakan indeks moran. Media Statistika, 7(1), 1-10

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.