BibTex Citation Data :
@article{JPII26863, author = {Apriyanto Teguh Pribadi and Syafrudin Syafrudin and Silviana Silviana}, title = {Analisis Penyebab Fenomena Rumbling Pada Pulverizer MPS-280BH Saat Menggiling Batu Bara Jembayan di PLTU Tanjung Jati B Unit 5&6}, journal = {Jurnal Profesi Insinyur Indonesia}, volume = {3}, number = {6}, year = {2026}, keywords = {}, abstract = { PLTU TJB 5&6 menggunakan pulverizer tipe MPS-280BH dengan 5 variasi batu bara (KPC-X, KPC-Y, Kideco, Jembayan dan PMM) sebagai bahan bakar di boiler. Pulverizer mengalami fenomena rumbling ketika menggunakan batu bara Jembayan yang diindikasikan dengan vibrasi naik lebih dari 0,8 mm/detik dan pulverizer bergetar dengan kuat. Fenomena ini dapat mengakibatkan kerusakan bagian dalam pulverizer dan komponen intrumentasi, dalam waktu yang lama akan membuat produksi listrik terganggu. Penelitian dilakukan untuk mengetahui penyebab fenomena rumbling, pola pengoperasian yang memicu fenomena rumbling dan pola pengoperasian yang aman untuk fenomena ini. Berdasarkan observasi dan analisis data menunjukkan rumbling terjadi akibat kombinasi faktor (1) karakteristik batu bara Jembayan yang memiliki nilai HGI dan kadar air terendah dibandingkan batu bara lainnya, (2) adanya material asing dalam pulverizer, serta (3) keausan tidak merata pada komponen internal pulverizer. Percobaan operasional menunjukkan bahwa rumbling muncul pada aliran batu bara rendah (<80 ton/jam) dengan bukaan classifier normal (25,8%). Namun, rumbling dapat dicegah dengan meningkatkan bukaan classifier hingga 40% dan menjaga aliran batu bara di atas 80 ton/jam tanpa mengurangi kualitas kehalusan batu bara. Hasil ini telah dikonfirmasi oleh produsen asli alat, dengan rekomendasi tambahan berupa pengaturan suhu outlet pulverizer pada 57°C serta penggunaan sistem injeksi air jika rumbling terjadi. Kata kunci : pulverizer, rumbling, batu bara Jembayan, properties batu bara, flow batu bara, bukaan classifier }, issn = {2985-8100}, pages = {398--403} doi = {10.14710/jpii.2025.26863}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jpii/article/view/26863} }
Refworks Citation Data :
PLTU TJB 5&6 menggunakan pulverizer tipe MPS-280BH dengan 5 variasi batu bara (KPC-X, KPC-Y, Kideco, Jembayan dan PMM) sebagai bahan bakar di boiler. Pulverizer mengalami fenomena rumbling ketika menggunakan batu bara Jembayan yang diindikasikan dengan vibrasi naik lebih dari 0,8 mm/detik dan pulverizer bergetar dengan kuat. Fenomena ini dapat mengakibatkan kerusakan bagian dalam pulverizer dan komponen intrumentasi, dalam waktu yang lama akan membuat produksi listrik terganggu. Penelitian dilakukan untuk mengetahui penyebab fenomena rumbling, pola pengoperasian yang memicu fenomena rumbling dan pola pengoperasian yang aman untuk fenomena ini. Berdasarkan observasi dan analisis data menunjukkan rumbling terjadi akibat kombinasi faktor (1) karakteristik batu bara Jembayan yang memiliki nilai HGI dan kadar air terendah dibandingkan batu bara lainnya, (2) adanya material asing dalam pulverizer, serta (3) keausan tidak merata pada komponen internal pulverizer. Percobaan operasional menunjukkan bahwa rumbling muncul pada aliran batu bara rendah (<80 ton/jam) dengan bukaan classifier normal (25,8%). Namun, rumbling dapat dicegah dengan meningkatkan bukaan classifier hingga 40% dan menjaga aliran batu bara di atas 80 ton/jam tanpa mengurangi kualitas kehalusan batu bara. Hasil ini telah dikonfirmasi oleh produsen asli alat, dengan rekomendasi tambahan berupa pengaturan suhu outlet pulverizer pada 57°C serta penggunaan sistem injeksi air jika rumbling terjadi.
Kata kunci: pulverizer, rumbling, batu bara Jembayan, properties batu bara, flow batu bara, bukaan classifier
Article Metrics:
Last update:
Alamat Kontak:
Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik Universitas Diponegoro
Gedung Dekanat Baru Lt 3. Prof. Sudarto SH Tembalang Semarang 50275
www.psppi.ft.undip.ac.id