- Asshidiqie, J. (2004). Konstitusi dan Konstitualisme. Jakarta: Sekjen dan Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi
- Indarti, Maria F. (2007). Ilmu Perundangan - undangan Dasar - Dasar dan Pembentukannya. Yogyakarta: Kanisius
- Mahfud MD, M. (2010). Konstitusi Dan Hukum Dalam Kontroversi Isu. Jakarta: Rajawali Pers
- Sekjen dan Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi. (2010). Hukum Acara Mahkamah Konstitusi, Jakarta: Sekjen dan Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi
- Siahaan, M. (2012). Hukum Acara Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika
- Bang, Sanjay S. (2014). Judicial Review of Legislative Action: a tool to balance the supremacy of the Constitution Research. Scholar, N. C. Law College, Nanded, p.1-34
- Bintari, Aninditya E. (2013). Mahkamah Konstitusi sebagai Negative Legislator dalam Penegakan Hukum Tata Negara. Pandecta, Vol.8, (No.1 Januari 2013), pp.83-91
- Darmadi, Nanang. S. (2015). Kedudukan dan Wewenang Mahkamah Konstiusi Dalam Sistem Ketatanegaraan di Indonesia. Jurnal Pembaharuan Hukum Volume II, (No.2 Mei-Agustus 2015), pp.258-269
- Isra, S. (2015). Titik Singgung Wewenang Mahkmah Agung dan Mahkamah Konstitusi. Jurnal Hukum Dan Peradilan, Vol.4, (No.1 Maret 2015), pp. 17-30
- Kapitan, Rian Van F. (2015). Kekuatan Mengikat Putusan Constitutional Review Mahkamah Konstitusi terhadap Mahkamah Agung. MMH, Jilid 44, (No.4 Oktober 2015), pp. 511-520
- Mahfud MD, M. (2009). Rambu Pembatas dan Perluasan Kewenangan Mahkamah Konstitusi. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, Vol.14, (No.4), pp. 441-462
- Maulidi, Mohammad A. (2017). Problematika Hukum Implementasi Putusan Final dan Mengikat Mahkamah Konstitusi Perspektif Negara Hukum. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, Vol. 24, (No.4), pp. 535-557
- Murrill, Brandon. J. (2018). Modes of Constitutional Interpretation. Congressional Research Service, p. 1-28
- Pramana, I Gede P. (2014), Konsekuensi Yuridis Putusan Mahkamah Konstitusi NO. 46/PUU-VIII/2010 Terhadap Kedudukan Anak Astra dalam Hukum Adat Bali. Jurnal Magister Hukum Udayana, Vol.7, (No.3), pp.411-422
- Prang, Amrizal J. (2011). Implikasi Hukum Putusan Mahkamah Konstitusi. Kanun Jurnal Ilmu Hukum, Nomor 53 Tahun XIII, pp. 77-94
- Siahaan, M. (2009). Peran Mahkamah Konstitusi Dalam Penegakan Hukum Konstitusi. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, Vol.16, (No.3), pp.357-378
- Sudirman. (2016). Memurnikan Kewenangan Mahkmah Konstitusi sebagai Lembaga Pengawal Konstitusi (The Guardian of the constitution). Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Tahun 1, (Nomor 1 Juni 2016), pp. 48-55
- Suharyanto, B. (2016). Masalah Eksekutabilitas Putusan Mahkamah Konstitusi oleh Mahkamah Agung. Jurnal Konstitusi, Vol.13, (No 1), pp. 171-190
- Widayati. (2017). Problem Ketidakpatuhan Terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Tentang Pengujian Undang-Undang. Jurnal Pembaharuan Hukum, Vo.IV, (No. 1 Januari – April 2017), pp.1-14
- Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2011
- Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu
- Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 30/PUU-XVI/2018
- Putusan Mahkamah Agung Nomor 65P/HUM/2018
Last update:
No citation recorded.
Last update:
No citation recorded.
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia and Master Program of Law, Diponegoro University as publisher of the journal.
Copyright encompasses exclusive rights to reproduce and deliver the article in all form and media, including reprints, photographs, microfilms and any other similar reproductions, as well as translations.
The author has the right to the following:
- duplicate all or part of the published material for use by the author himself as a classroom instruction or verbal presentation material in various forums;
- reusing part or all of the material as a compilation material for author's work;
- make copies of published material to be distributed within the institute where the author works.
Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia and Master Program of Law, Diponegoro University, the Editors and the Advisory Editorial Board make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions or statements be published in the journal. In any way, the contents of the articles and advertisements published in Law Reform are the sole and exclusive responsibility of their respective authors and advertisers.