skip to main content

Karakterisasi Sistem Akuifer Berdasarkan Metode Geolistrik VES di Kecamatan Tanjung Sakti, Kabupaten Lahat

1Geophysics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Bengkulu., Indonesia

2Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Bengkulu, Indonesia

3Prodi Geofisika ,Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Bengkulu, Indonesia

Received: 5 Aug 2025; Revised: 24 Nov 2025; Accepted: 24 Dec 2025; Available online: 16 Mar 2026; Published: 16 Mar 2026.
Open Access Copyright (c) 2026 Jurnal Geosains dan Teknologi under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0.

Citation Format:
Abstract

Kecamatan Tanjung Sakti, Kabupaten Lahat, merupakan wilayah pertanian dan perkebunan yang terus berkembang, namun menghadapi tantangan ketersediaan air tanah akibat peningkatan kebutuhan domestik dan irigasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi zona potensial akuifer menggunakan metode geolistrik tahanan jenis (Vertical Electrical Sounding/VES) konfigurasi Schlumberger yang dikombinasikan dengan pemodelan 2D berbasis Python. Lokasi pengukuran tersebar pada enam titik strategis, dengan penetrasi kedalaman hingga ±120 meter. Data resistivitas dianalisis secara vertikal (1D) menggunakan software Progress, kemudian disusun menjadi model penampang 2D menggunakan interpolasi cubic spline. Daerah penelitian tersusun oleh Formasi Breksi Gunung Api (Qhv) dan Lava Andesit-Basalt (Qv), yang secara hidrogeologi termasuk dalam Cekungan Air Tanah (CAT) Muaradua–Curup. Hasil interpretasi menunjukkan keberadaan akuifer bebas pada kedalaman dangkal dan akuifer tertekan di bawah lapisan impermeabel, dengan zona potensial tertinggi berada pada titik T4 dan T6. Penelitian ini memberikan gambaran spasial sistem akuifer bawah permukaan dan menjadi dasar ilmiah untuk perencanaan sumur bor, pengelolaan airtanah, serta konservasi sumber daya air secara berkelanjutan.

Keywords: Akuifer; Cekungan air tanah (CAT); Geolistrik VES; Tanjung Sakti Pumui

Article Metrics:

Article Info
Section: Articles
Language : ID
  1. Bahari, M. I. A. T., Supriyadi, S., Pryambodo, D. G., & Prihantono, J. (2022). Identification of Groundwater Using Geoelectrical Method VES ( Vertical Electrical Sounding ) in Karimunjawa City , Central Java Identification of Groundwater Using Geoelectrical Method VES ( Vertical Electrical Sounding ) in Karimunjawa City , Central Java. Journal of Physics: Conference Series
  2. BPS Kabupaten Lahat. (2024). Kecamatan Tanjung Sakti Pumu Dalam Angka (Vol. 16)
  3. Haerudin, N., Rizkiano, A., Mulyasari, R., & Hesti. (2024). Identification of Deep Groundwater Aquifer Zones with Geoelectrical Method in Sukadanaham Area Bandar Lampung, Indonesia. Journal of Geoscience, Engineering, Environment, and Technology, 9(1), 77–81
  4. Hendrayana, H., Riyanto, I. A., & Nuha, A. (2020). TINGKAT PEMANFAATAN AIRTANAH DI CEKUNGAN AIRTANAH (CAT) YOGYAKARTA-SLEMAN. Geodika: Jurnal Kajian Ilmu Dan Pendidikan Geografi, 4, 127–137
  5. Maria, R., Rusydi, A. F., Lestiana, H., & Wibawa, S. (2018). Hidrogeologi dan potensi cadangan airtanah di dataran rendah indramayu. Riset Geologi Dan Pertambangan, 28(2), 181–192
  6. Menteri ESDM RI. (2017). Peraturan Menter! Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Cekungan Air Tanah di Indonesia
  7. Prabowo, B. B., Suhartoyo, H., Barchia, M. F., Utama, S. P., & Hermawan, B. (2022). Kajian Daerah Imbuhan Air Tanah (Groundwater Recharge Area) dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Tengah. Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 11(1)(April), 66–75
  8. Putranto, T. T., Hidajat, W. K., & Prayudi, S. D. (2020). Pemetaan Hidrogeologi dan Analisis Geokimia Air Tanah Cekungan Air Tanah ( CAT ) Kendal. Jurnal Ilmu Lingkungan, 18(2), 305–318. https://doi.org/10.14710/jil.18.2.305-318
  9. Sadewo, H. H., Djayus, Mislan, & Lepong, P. (2025). Continuity Analysis of Groundwater Aquifers Using Geoelectrical Vertical Electrical Sounding (VES) Method with Schlumberger Configuration in Serayu-Citanduy Road and Golf Course, Tanah Merah Village, North Samarinda District, Indonesia. Journal of Geoscience, Engineering, Environment, and Technology, 10(1), 104–112
  10. Singh, A. A., & Singh, A. K. (2021). Chapter 6 - Climatic controls on water resources and its management : challenges and prospects of sustainable development in Indian perspective. Water Conservation in the Era of Global Climate Change, 0, 121–145
  11. Syifaurrohman, Y., Utama, W., Lestari, W., Madani, T., & Surya, A. (2018). Distribusi Sebaran Akuifer Air Tanah Menggunakan Data Resistivitas Metode Vertical Electrical Sounding ( VES ) Konfigurasi Schlumberger ( Studi Kasus Kabupaten Palu Provinsi Sulawesi Tengah ). 4(2), 113–122
  12. Telford, W. M., Sheriff, R. E., & Geldart, L. P. (1990). Applied geophysics second Edition. Press Syndicate of the University of Cambridge
  13. Tuasikal, H., Kololu, M., Limehuwey, R., Jati, S. N., Purwoarminta, A., Ulfa, Y., & Puradimaja, D. J. (2024). Identifikasi Kondisi Geologi dan Kualitas Airtanah di Desa Pelauw , Kecamatan Pulau. Journal of Science, Technology, and Virtual Culture, 04(01), 346–355
  14. Yang, J., & Molson, J. (2025). Preface : Interplay of groundwater , geology and geological processes. Hydrogeology Journal, 33(4), 851–853

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.