skip to main content

Perancangan Desain Timbunan Batubara dan Pengaruhnya Terhadap Kestabilan Lereng di Sekitar ROM 4 Site DMP PT Cipta Kridatama

Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Jember, Indonesia

Received: 10 Jul 2025; Revised: 26 Oct 2025; Accepted: 28 Oct 2025; Published: 5 Jan 2026.
Open Access Copyright (c) 2025 Jurnal Geosains dan Teknologi under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0.

Citation Format:
Abstract
Peningkatan produksi batubara di PT Cipta Kridatama site Dizamatra Powerindo memerlukan penambahan area Run of Mine (ROM) untuk menampung kelebihan produksi. ROM 4 sebagai area timbunan baru belum memiliki data teknis terkait daya dukung tanah, tinggi maksimum timbunan, dan kestabilan lereng. Penelitian ini bertujuan mengkaji kondisi geoteknik ROM 4 melalui uji berat volume batubara dan Dynamic Cone Penetrometer (DCP) untuk menentukan tinggi timbunan yang optimal. Analisis kestabilan lereng dilakukan menggunakan empat metode Limit Equilibrium Method (LEM): Bishop, Janbu, Morgenstern-Price, dan Spencer. Hasil penelitian menunjukkan desain optimal timbunan ROM 4 memiliki tinggi maksimum 17 meter, sudut lereng 36°, dan kapasitas 511.594,44 ton. Nilai faktor keamanan (FK) pada kondisi statis >1,3 dan dinamis >1,1. Metode Janbu menghasilkan nilai FK terkecil dibandingkan metode lainnya. Nilai FK setelah pembebanan menurun dibanding sebelum pembebanan akibat pengaruh beban tambahan terhadap kestabilan lereng. Secara keseluruhan, lereng ROM 4 dinyatakan aman dan sesuai dengan Keputusan Menteri ESDM No. 1827/K/30/MEM/2018.
Fulltext View|Download
Keywords: Run of Mine; daya dukung tanah; metode kesetimbangan batas; kestabilan lereng
Funding: Universitas Jember

Article Metrics:

  1. Amalia, D., Mochtar, I. B., Mochtar, N. E., & Pudin, A. (2023). Model Analisis Stabilitas Lereng Menggunakan The Concept of Cracked Soil. Deepublish
  2. Arif, I. I. (2016). Geoteknik Tambang. Gramedia Pustaka Utama
  3. Dzakir, L., Rembah, R., Salu, S.P., & Kadar, M. I. (2023). Pengaruh Koefisien Seismic Load Terhadap Faktor Keamanan Lereng Pada Penambangan Nikel Di Kecamatan Palangga Selatan Kabupaten Konawe Selatan. Mining Science And Technology Journal, 2(1), 82–90. DOI: doi.org/10.54297/minetech-journal.v2i1.448
  4. Energi, M. (2018). Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 1827K
  5. Herman, D. J. G. (2012). Analisis Stabilitas Lereng Limit Equilibrium vs Finite Element Method. Procceding Konferensi Nasional Geoteknik Indonesia ke, 16
  6. Maharza, C., Koesnaryo, S., Nugraha, A. P., & Simarmata, B. P. (2022). Pengaruh nilai UCS dan GSI dalam menentukan faktor keamanan lereng batuan. Jurnal Himasapta, 7(1), 27–32. DOI: doi.org/10.20527/jhs.v7i1.5341
  7. Muhamad, S., Masri, Hasria. (2020). Analisis Kestabilan Lereng Menggunakan Metode Bishop di Pit ALC-14 Tambang Batubara PT. Equalindo Makmur Alam Sejahtera Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Jurnal Geomine, 8(02), 162–170
  8. Navtalia, Z., Rahmi, H., Seprizal, M. F., Agustine, D. W., Permadi, D. A., & Yanottama, A. (2025). Kajian Teknis Daya Dukung Tanah untuk Menentukan Kapasitas Optimum Stockpile Utama PT Putra Muba Coal. JURNAL RISET RUMPUN ILMU TEKNIK, 4(1), 196–211. DOI: doi.org/10.55606/jurritek.v4i1.4777
  9. Pasole, D., Patanduk, J., & Wong, I. L. K. (2020). Analisis Stabilitas Lereng Disposal Menggunakan Metode Bishop, Janbu, dan Ordinary. Paulus Civil Engineering Journal, 2(3), 144–153. DOI: doi.org/10.52722/zwzwje95
  10. Pratomo, R. P., Putra, A. D., Sulistyorini, R., & Afriani, L. (2021). Hubungan Nilai CBR Laboratorium dengan Pemadatan Modified dan Nilai Dynamic Cone Pentrometer (DCP) di Lapangan. Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain, 9(4), 485255. DOI: doi.org/10.23960/jrsdd.v9i4.2082
  11. Renaldy, D., Bahar, H., & Yuwanto, S. H. (2025). Evaluasi Desain Stockpile pada Live Stock BWE 203-MTBU untuk Pencegahan Swabakar Batubara PT. Bukit Asam, Tbk Kecamatan Tanjung Enim Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan. Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan, 5
  12. Salu, S. P., & Munir, A. S. (2023). Analisis Kestabilan Lereng Tambang Menggunakan Metode Kesetimbangan Batas di Blok Deuter Timur PT Fajar Sakti Prima Kalimantan Timur. Jurnal Geomine, 11(03), 263–276
  13. Salunkhe, D.P., Bartakke, R.N., Chvan, G., Kothavale, P. R., & Digvijay, P. (2017). An overview on methods for slope stability analysis. International Journal of Engineering Research & Technology (IJERT), 6(03), 2181–2278. DOI: dx.doi.org/10.17577/IJERTV6IS030496
  14. Saputro, A.S.A. (2022). Analisis Kestabilan Lereng Tambang Batubara Berdasarkan Limit Equilibrium Method dan Finite Element Method di PT. Marunda Graha Mineral Kecamatan Laung Tuhup, Kabupaten Murung Raya, Provinsi Kalimantan Tengah. Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-17, 394–405
  15. Sarmidi, S., Nuryanneti, I., & Prayoga, R. D. (2023). Evaluasi Produktivitas Alat Gali Muat Excavator Volvo 480 dan Alat Angkut Dump Truck Volvo 400 Pada Penambangan Batubara Di PIT 2 Tambang Banko Barat PT. Bukit Asam Tbk. Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains, 1(2), 53–60. DOI: doi.org/10.62278/jits.v1i2.11
  16. Syafei, R. J., & Dewi, A. P. S. (2025). BUKU SAKU PENGANTAR GEOSLOPE. Bandung: Widina Media Utama
  17. Takwin, G.A., Turangan, A.E., Rondonuwu, S.G. (2017). Analisis Kestabilan Lereng Metode Morgenstern-Price (Studi Kasus: Diamond Hill Citraland). Tekno, 15(67), 66-76. DOI: doi.org/10.35793/jts.v15i67.15749
  18. Terzaghi, K., Peck, R.B., Mesri, G. (1996). Soil mechanics in engineering practice. New York: John Wiley & Sons
  19. Zhao, F., & Wei, Y. (2022). Regional characteristics of porosity and permeability of Dahebian Syncline Coal and its application. Frontiers in Earth Science, 9, 822322

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.