skip to main content

Studi Sebaran Nitrat di Perairan Betahwalang, Kabupaten Demak

*Haidar Zaki Kalbuesa orcid  -  Departemen Oseanografi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Lilik Maslukah  -  Departemen Oseanografi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Aris Ismanto  -  Departemen Oseanografi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Muhammad Zainuri  -  Departemen Oseanografi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Perairan Betahwalang dipengaruhi aktivitas mangrove, tambak, permukiman, dermaga, dan pengolahan rajungan yang berpotensi menyumbang bahan organik/nitrogen (nitrat) ke sungai dan muara. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsentrasi dan distribusi nitrat di Perairan Betahwalang, Demak, Jawa Tengah. Pengambilan sampel dilakukan pada 33 stasiun yang mewakili zona muara Sungai Jajar, pesisir Betahwalang, dan laut lepas pada 27 April 2025. Konsentrasi nitrat dianalisis menggunakan metode reduksi kadmium dan spektrofotometer UV-Vis dan pola sebaran spasialnya menggunakan metode interpolasi spline. Untuk memahami pengaruh dinamika oseanografi terhadap sebaran nutrien, dilakukan pemodelan hidrodinamika dan EcoLab 21/3. Hasil menunjukkan konsentrasi nitrat berkisar 0,0004–0,2597 mg/L dengan pola sebaran yang menurun ke arah laut lepas. Pola sebaran yang terbentuk merefleksikan dominasi masukan nutrien dari daratan dan terjadinya proses pengenceran oleh massa air laut. Hasil model memperlihatkan bahwa arus pasang surut menjadi pengontrol utama transport nitrat, di mana fase pasang meningkatkan pencampuran di zona muara, sedangkan fase surut mendorong ekspor nitrat ke perairan pesisir membentuk plume mengikuti arah arus dominan. Validasi elevasi pasang surut menghasilkan root mean square error (RMSE) sebesar 0,1097 m dan untuk nitrat sebesar RMSE 0,0395 mg/L pada domain sungai dan 0,051 mg/L pada domain laut. Nilai tersebut menunjukkan model cukup representatif dalam menggambarkan pola sebaran nitrat secara umum, namun akurasi kuantitatif masih dapat ditingkatkan dengan memasukan pengaruh faktor lingkungan lainnya 

Keywords: nitrat; Betahwalang; muara sungai,;pasang surut

Article Metrics:

Article Info

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.