skip to main content

Analisis Variabilitas Tinggi Gelombang Saat ENSO Kuat di Perairan Raja Ampat

*Haris Munandar Gultom  -  Magister Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Elis Indrayanti  -  Departemen Oseanografi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Muhammad Helmi  -  Departemen Oseanografi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Kawasan Konservasi Perairan Raja Ampat merupakan destinasi wisata bahari yang dikenal karena keindahan perairan dan terumbu karangnya. Iklim merupakan salah satu penggerak utama dalam pariwisata internasional. Gelombang tinggi dan kecepatan angin yang ekstrem menimbulkan risiko besar terhadap keselamatan pelayaran di perairan Indonesia. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui variabilitas tinggi gelombang, anomali tinggi gelombang pada tahun El Nino Kuat dan La Nina Kuat di Perairan Raja Ampat. Metode yang digunakan yaitu pendekatan deskriptif-kuantitatif, dengan metode analisis statistik regresi dan korelasi pada data deret waktu selama 43 tahun dari tahun 1980-2023. Data yang digunakan diakses dari Marine Copernicus yang berupa hasil data model platform NEMO pada permukaan laut oleh ECMWF ERA-Interim yang kemudian dianalisis ulang oleh ERA5, resolusi horizontal dengan reanalysis 0.25° x 0.25° (atmosphere), 0.5° x 0.5° (ocean waves) mean, spread and members: 0.5° x 0.5° (atmosphere), 1° x 1° (ocean waves). Resolusi temporal yang digunakan adalah temporal dengan format file GRIB dan update frekuensi bulanan. Hasil dari penelitian ini yaitu El Niño kuat memperkuat angin timuran (JJA–SON) dan meningkatkan tinggi gelombang di wilayah barat dan selatan Raja Ampat (anomali positif hingga +0.3 m). Pada La Niña kuat menyebabkan penurunan tinggi gelombang di DJF dan SON. Pada DJF, baik El Niño Kuat maupun La Niña Kuat menyebabkan penurunan tinggi gelombang, sehingga laut lebih tenang dibanding kondisi normal. Pada MAM, El Niño Kuat meningkatkan tinggi gelombang akibat penguatan angin barat–laut, sedangkan La Niña Kuat menurunkan tinggi gelombang karena melemahnya angin. Pola angin musiman mempengaruhi variasi tinggi gelombang di perairan Raja Ampat.

Keywords: Angin; ENSO; Tinggi Gelombang
Funding: Universitas Diponegoro

Article Metrics:

Article Info

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.