Good Corporate Governance dan Kurang Efektifnya Direktur Independen di Indonesia

*Indria Kinasih Khameswary -  Magister Ilmu Hukum, Universitas Indonesia, Indonesia
Published: 30 Jun 2019.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Full Text:
Supp. File(s):
Untitled
Subject
Type Research Instrument
  Download (224KB)    Indexing metadata
Statistics: 66 69

Abstract

Isu corporate governance menjadi perhatian para pengamat ekonomi setelah terjadinya krisis ekonomi yang melanda Indonesia, yang salah satu penyebabnya adalah kondisi dunia usaha di Indonesia tidak mendukung terciptanya iklim perekonomian yang baik. Penyebab krisis ekonomi di negara-negara Asia, termasuk Indonesia, adalah mekanisme pengawasan dewan komisaris/direksi (board of director) perusahaan tak berfungsi efektif dalam melindungi kepentingan pemegang saham. Selain krisis ekonomi, skandal-skandal perusahaan publik juga mendorong meningkatnya kesadaran para ekonom akan pentingnya penerapan good corporate governance. Kondisi tersebut seolah mengatakan bahwa struktur perusahaan yang polos, yang terdiri dari dewan direksi dan dewan komisaris tanpa disertai adanya direktur dan komisaris yang independen. Board (dewan direksi dan dewan komisaris) memang berperan sentral dalam good corporate governance. Kerangka good corporate governance tergantung hukum, peraturan, lingkungan institusi dan etika komunitas. Untuk mencegah terulangnya kembali krisis ekonomi yang disebabkan oleh gelombang skandal perusahaan, pengadopsian prinsip-prinsip good corporate governance sekaligus penerapannya di suatu negara menjadi sesuatu yang sangat penting. Salah satu unsur kelembagaan dalam konsep good corporate governance yang diharapkan mampu memberikan kontribusi tinggi dalam level penerapannya adalah direktur independen dan juga komisaris independen.

 

Note: This article has supplementary file(s).

Article Metrics:

  1. Al- Haddad, W. (2011). The Effect of Corporate Governance on the Performance of Jordanian Industrial. International Journal of Humanities and Social Science.
  2. Bhasin, M. (2010). Corporate governance in the Asian countries. African Journal of Business Management Vol. 4(10).
  3. Chen, Y., & Wang, W. (2009). Independent Director System: An Assistant. International Journal of Business and Management.
  4. Fauzi, F., & Locke, S. (2012). Board Structure, Ownership Structure And Firm Performance.
  5. Asian Academy Of Management Journal Of Accounting And Finance.
  6. Forum for Corporate Governance in Indonesia. Seri Tata Kelola Perusahaan (Corporate Governance) Jilid II: Peranan Dewan Komisaris dan Komite Audit dalam Pelaksanaan Corporate Governance (Tata Kelola Perusahaan). Artikel diakses tanggal 13 Agustus 2007 dari http://www.fcgi.or.id
  7. Gupta, A., Hothi, D., & Gupta, D. (2011). Corporate: Independent Directors in the Board. Global Journal of Management And Business Research.
  8. Indonesian Institute for Corporate Governance. Corporate Governance Perception Index: Komitmen Menegakkan GCG. Artikel diakses tanggal 8 November 2017 dari www.cgpi.com
  9. Kurniawan, D., & Indriantoro, N. (2000). The Role of Disclosure in Strengthening Corporate Governance in Indonesia. The Second Asian Roundtable on Corporate. Hong Kong, China: Asian Development Bank.
  10. McRitchie, James. Corporate Governance. Artikel diakses tanggal 18 September 2007 dari http://corpgov.net/library/definitions.html
  11. Mudashiru, A., Bakare, I., Babatunde, Y., & Ishmael, O. (May 2014). Good Corporate Governance and Organisational Performance: An Empirical Analysis. International Journal of Humanities and Social Science, Vol. 4, No. 7(1).
  12. Singhania, K., Albuquerque, O., & Barretto, D. P. (2013). Independent Directors In Changing Legal Scenario. Company Law Journal.
  13. Todorovic, I. (2013). Impact Of Corporate Governance On Performance Of Companies .Montenegrin Journal Of Economics Vol. 9.
  14. Varottil, U. (2010). Evolution and Effectiveness of Independent. Hastings Business Law Journal. Wheeler, S. (2012). Independent directors and corporate. Australian Journal of Corporate Law.
  15. Wikipedia. Tata kelola perusahaan. Artikel diakses tanggal 13 Agustus 2007 dari http://id.wikipedia.org/wiki/Tata_kelola_perusahaan