skip to main content

Kajian Antropologi Hukum: Dibalik Fenomena Pengungkapan Identitas Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di Media Sosial

*Widyani Putri  -  Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro || Indonesia, Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Sejak diundangkannya Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS), kekerasan seksual yang telah lama meresahkan masyarakat resmi dirumuskan sebagai suatu tindak pidana. Namun, layaknya sebuah pedang bermata dua, pemidanaan melukai baik korban, pelaku, sampai dengan masyarakat sehingga harus diupayakan sebagai obat terakhir (ultimum remedium) atau upaya terakhir yang ditempuh apabila tidak ada upaya lain lagi yang efektif mengendalikan kejahatan. Dengan ini, menjadi penting untuk menjaga pemenuhan asas praduga tidak bersalah bagi pelaku dan asas fair trial dalam sistem peradilan pidana kita agar terwujud tujuan kita bersama, yakni kehidupan bermasyarakat yang adil dan damai. Dari hasil penelusuran yang telah dilakukan, fenomena pengungkapan identitas pelaku kekerasan seksual, terutama terduga pelaku, tersangka, maupun terdakwa telah menjamur di ranah media sosial. Padahal, tindakan tersebut mengancam tercapainya tujuan dari sistem peradilan pidana kita, yakni menciptakan manusia yang utuh setelah melalui pemidanaan dan perbaikan selama menjalani pemidanaan. Untuk itu, tulisan ini bermaksud mengkaji fenomena tersebut dari kacamata antropologi hukum untuk mengetahui apa yang melatarbelakangi perilaku pengguna media sosial yang menyebabkan fenomena tersebut.
Fulltext View|Download
Keywords: Kekerasan Seksual; Pengungkapan Identitas; Pemidanaan.

Article Metrics:

  1. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
  2. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual
  3. Suteki. 2021. Hukum dan Masyarakat. Yogyakarta: Thafa Media
  4. Aulia, Syavira, Hafied Cangara dan Umaimah Wahid. 2022. “Analisis Framing Pan Kosicki Terhadap Kasus Pelecehan Seksual di Universitas Riau Pada Kompas.com dan Tribunnews.com,” Jurnal Semiotika Vol.16 No.1 hlm 62-77
  5. Pribadi, Farid. 2016. “Kekerasan Simbolik Media Massa (Kekerasan Simbolik Dalam Pemberitaan Kasus Peredaran Video Asusila di Media Massa Online: Kajian Sosiologi Komunikasi)”, Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis Vol. 1 No. 2 halaman 127-139

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.