skip to main content

Analisis Faktor dan Optimalisasi Pencegahan Dispensing Error pada Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit X Karangasem

*Gusti Ayu Oviani  -  Fakultas Kesehatan, Institut Teknologi dan Kesehatan Bintang Persada, Jl. Gatot Subroto Barat No. 466A, Padangsambian Kaja, Denpasar, Indonesia 80117, Indonesia
Ni Putu Ayu Deviana Gayatri  -  Fakultas Kesehatan, Institut Teknologi dan Kesehatan Bintang Persada, Jl. Gatot Subroto Barat No. 466A, Padangsambian Kaja, Denpasar, Indonesia 80117, Indonesia
I Gede Agus Sindhu Aditama  -  Fakultas Kesehatan, Institut Teknologi dan Kesehatan Bintang Persada, Jl. Gatot Subroto Barat No. 466A, Padangsambian Kaja, Denpasar, Indonesia 80117, Indonesia
Received: 17 Mar 2026; Revised: 11 May 2026; Accepted: 2 Jun 2026; Available online: 30 Jul 2026; Published: 29 Jul 2026.

Citation Format:
Abstract

Medication error dapat terjadi pada tahap prescribing, transcribing, dispensing, dan administration, dimana fase dispensing memiliki angka kejadian cukup besar dan sering terjadi di Rumah Sakit. Dalam upaya mencapai target zero accident, penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor penyebab dispensing error dan upaya pencegahannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian mix-method dengan jumlah 17 petugas farmasi di Unit Farmasi Rumah Sakit X Karangasem selama 1 bulan. Faktor yang menyebabkan terjadinya dispensing error dalam penelitian ini dari hasil skor rata-rata indikator didapatkan bahwa jumlah tenaga kerja (69%), interupsi kerja (75%), kondisi lingkungan (75%), pengalaman kerja (79%), beban kerja (81%) dan komunikasi (82%). Upaya yang telah dilakukan untuk meminimalisir terjadinya dispensing error adalah dengan penambahan petugas kesehatan khususnya farmasi agar tidak mengalami beban kerja yang berlebih, membuat skala prioritas untuk mendahulukan mana yang membutuhkan obat segera jika adanya interupsi dari tenaga kesehatan, untuk meningkatkan optimalisasi kondisi lingkungan dilakukan dengan membuka depo rawat inap 24 jam, petugas kesehatan diberikan kesempatan belajar untuk meningkatkan pengalaman agar dapat meningkatkan kinerja dan meminimalisir terjadinya dispensing error, serta petugas kesehatan juga membutuhkan perbaikan sistem komunikasi yang profesional.

Keywords: dispensing error; keselamatan; pasien; rumah sakit

Article Metrics:

Article Info
  1. Adriana, C., Nugraha, A., Siregar, D. dan Silalahi, E. (2020) ‘Penyebab medication error pada fase administrasi di Rumah Sakit X’, Nursing Current, 8(1), pp. 96–106. https://doi.org/10.19166/nc.v8i1.2726
  2. Alanazi, I.H., Alanazi, S.D., Alanazwi, S.L., Alshehri, S.H. dan Prabahar, K. (2024) ‘Dispensing errors and self-medication practices - pharmacists’ experience in Tabuk: A cross-sectional study’, Journal of Pharmacy and Bioallied Sciences, 16, pp. 72–78. https://doi.org/10.4103/jpbs.jpbs
  3. Almalki, A., Jambi, A., Elbehiry, B. dan Albuti, H. (2023) ‘Improving inpatient medication dispensing with an automated system’, Global Journal on Quality and Safety in Healthcare, 6(4), pp. 117–125. https://doi.org/10.36401/JQSH-23-15
  4. Annisa, A.T., Yasin, N.M. dan Kristina, S.A. (2023) ‘Analisis medication error di instalasi farmasi rawat jalan RSPAD Gatot Soebroto Jakarta Pusat’, Jurnal Manajemen dan Pelayanan Farmasi, 13(3), pp. 113–128. https://doi.org/10.22146/jmpf.82186
  5. Aprilia, W., Agus, P., Ahmad, S. dan Satriani, S. (2024) ‘Identifikasi faktor risiko kejadian dispensing error di depo farmasi instalasi rawat inap Teratai Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati periode Mei–Juni 2023’, Jurnal Farmasi Klinik Best Practice, 3(1), pp. 25–35. https://doi.org/10.58815/jfklin.v3i1.42
  6. Baiquni, M.M. dan Valina, E.N. (2025) ‘Analisis keterampilan komunikasi apoteker dalam menyampaikan informasi obat’, Jurnal Lentera Edukasi, 3(3), pp. 125–131. https://doi.org/10.70305/jle.v3i3.140
  7. Benawan, S., Citraningtyas, G. dan Wiyono, W.I. (2019) ‘Faktor penyebab medication error pada pelayanan kefarmasian rawat inap bangsal anak RSUD Tobelo’, Pharmacon, 8(1), pp. 159–167. https://doi.org/10.35799/pha.8.2019.29250
  8. Chand, S., Hiremath, S., Shastry, C.S., Joel, J.J., Bhat, C.H.K. dan Dikkatwar, M.S. (2022) ‘Incidence and types of dispensing errors in the pharmacy of a tertiary care charitable hospital’, Clinical Epidemiology and Global Health, 18, pp. 1–5. https://doi.org/10.1016/j.cegh.2022.101172
  9. Dharma, I.P.H. dan Wintariani, N.P. (2025) ‘Gambaran medication error di farmasi rawat inap di Rumah Sakit Bali Med’, Bali International Scientific Forum (BISF), 5(2), pp. 64–73. https://doi.org/10.34063/bisf.v5i2.486
  10. Donsu, Y.C., Tjitrosantoso, H. dan Bodhi, W. (2016) ‘Faktor penyebab medication error pada pelayanan kefarmasian rawat inap bangsal anak RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado’, Pharmacon Jurnal Ilmiah Farmasi, 5(3), pp. 66–74. https://doi.org/10.35799/pha.5.2016.12939
  11. Eshraghi, A., Madani, N., Aslani, H. dan Farasatinasab, M. (2025) ‘Community pharmacy dispensing errors: A comprehensive systematic review on trends and solutions’, Journal of Research in Pharmacy Practice, 14(4), pp. 134–145. https://doi.org/10.4103/jrpp.jrpp_40_25
  12. Handoko, N., Theofika, E., Pujiyanto dan Andriani, H. (2023) ‘Analisis penerapan keselamatan pasien dalam pemberian obat terhadap terjadinya medication error di instalasi farmasi RS X tahun 2023’, Media Bina Ilmiah, 18(4), pp. 829–836. https://doi.org/10.33758/mbi.v18i4.479
  13. Ipa, N.M.M.S., Citraningtyas, G. dan Jayanto, I. (2023) ‘Analisis medication error di instalasi farmasi Rumah Sakit Umum Daerah Sanana Kabupaten Kepulauan Sula’, Pharmacon, 12(2), pp. 180–185. https://doi.org/10.35799/pha.12.2023.42897
  14. Ismail, A. (2020) ‘Gambaran karakteristik mahasiswa dan alumni Farmasi FKIK UIN Alauddin Makassar: Sebuah tinjauan berbasis gender’, Sipakalebbi, 4(1), pp. 275–288. https://doi.org/10.24252/jsipakallebbi.v4i1.14490
  15. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014) Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 56 Tahun 2014 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
  16. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020) Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
  17. Kementerian Kesehatan RI. (2019) Petunjuk teknis standar kefarmasian di rumah sakit. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
  18. Kementerian Kesehatan RI. (2026) Kelompok usia. Tersedia pada: https://ayosehat.kemkes.go.id/kategori-usia/dewasa (Diakses: 20 Juli 2026)
  19. Kumorowani, R.P., Yuliaty, F., Syahidin, R., Rulia dan Kosasih (2024) ‘Analisis medication error fase prescribing dan dispensing untuk meningkatkan patient safety pada pasien rawat jalan di Rumah Sakit Pratama Warmare’, INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 4(5), pp. 3160–3176. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i5.15335
  20. Maulidah, A.N., Permatasari, E.D., Fanani, T.A., Ferdian, C., Handriyanto dan Khiyaroh, Y. (2024) ‘Literature review: Analisis insiden keselamatan pasien dalam pemberian obat terhadap terjadinya medication error di rumah sakit dengan prinsip 7 benar’, Journal of Industrial Safety and Health, 1(2), pp. 23–30
  21. Naseralallah, L., Stewart, D., Price, M. dan Paudyal, V. (2023) ‘Prevalence, contributing factors, and interventions to reduce medication errors in outpatient and ambulatory settings: A systematic review’, International Journal of Clinical Pharmacy, 45(6), pp. 1359–1377. https://doi.org/10.1007/s11096-023-01626-5
  22. Palifiana, D.A., Wantini, N.A., Astuti, T. dan Khadijah, S. (2020) Buku Ajar Komunikasi Efektif Konseling. Diedit oleh D.A. Palifiana. Yogyakarta: Respati Press
  23. Rabbani, S.A. dan Subhan, A. (2025) ‘Prospektif identifikasi kejadian medication error pada tahap dispensing high alert medication di instalasi gawat darurat (IGD) RSUP Fatmawati periode November 2025’, Jurnal Farmasi Klinik Best Practice, 4(2), pp. 29–39. https://doi.org/10.58815/jfklin.v4i2.78
  24. Tanty, H.N., Charles, Aisyah, S. dan Atmawati, L. (2022) ‘Profil kejadian medication error di instalasi farmasi Rumah Sakit “X” di Jakarta Utara tahun 2020’, Jurnal Komunitas Farmasi Nasional, 2(2), pp. 365–375
  25. Um, I.S., Clough, A. dan Tan, E.C.K. (2024) ‘Dispensing error rates in pharmacy: A systematic review and meta-analysis’, Research in Social and Administrative Pharmacy, 20(1), pp. 1–9. https://doi.org/10.1016/j.sapharm.2023.10.003
  26. Wahyuni, D., Sari, S. dan Frimayanti, N. (2026) ‘Metode menurunkan angka medication error pada tahap dispensing di instalasi farmasi rumah sakit: Artikel review’, Journal of Pharmacy UMRI, 2(2), pp. 141–155
  27. Xu, T., Wang, W., Zhang, W., Huang, C., Li, Y. dan Chen, R. (2025) ‘Analysis of drug product dispensing error characteristics, construction and evaluation of a risk warning model in outpatient pharmacy: A retrospective study in China’, Risk Management and Healthcare Policy, 18, pp. 3937–3948. https://doi.org/10.2147/RMHP.S557884

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.