skip to main content

STUDI PREFERENSI MASYARAKAT TERHADAP BANK EMOK (Studi Kasus Nasabah yang bergantung pada Bank Emok di Taulandu, Desa Caringin, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang Banten

*Vikriyaki Hikmat Maulana  -  Department of Islamic Economic, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Ketergantungan masyarakat kepada Bank Emok terpicu pada kemudahan dalam bertransaksi dan persyaratan yang sangat mudah dan cepat. Begitu juga dengan preferensi terhadap Bank Emok yaitu nasabah tidak harus langsung ke bank untuk melakukan transaksi peminjaman, masyarakat hanya perlu berdiam diri dirumah dan pihak bank yang akan datang ke tempat masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah faktor yang menjadikan masyarakat bergantung pada Bank Emok, mengidentifikasi mekanisme Bank Emok dan menganalisa preferensi masyarakat terhadap Bank Emok di Kampung Taulandu.

Pendekatan penelitian kualitatif deskriptif yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data yang bersifat deskriptif dan naratif. Tujuan metode ini adalah untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang pilihan warga Kampung Taulandu terhadap Bank Emok. Wawancara mendalam, penelitian observasional, dan analisis dokumen terhadap nasabah Bank Emok digunakan untuk mengumpulkan data penelitian ini.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa preferensi masyarakat terhadap Bank Emok dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti kemudahan akses, persyaratan yang ringan, kecepatan pencairan dana, dan kedekatan emosional antar anggota kelompok. Namun demikian, terdapat pula dampak negatif yang dirasakan nasabah, seperti tekanan dalam pembayaran cicilan, bunga tinggi, dan potensi konflik sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun Bank Emok memberikan solusi cepat terhadap kebutuhan finansial masyarakat, namun keberadaannya perlu mendapat perhatian lebih dari pihak terkait agar tidak menimbulkan ketergantungan ekonomi dan permasalahan sosial yang berkepanjangan.

Kata kunci: Bank Emok, Preferensi Masyarakat, Konflik Sosial, Ketergantungan Ekonomi

Keywords: Emok Bank, Community Preference, Social Conflict, Economic Dependence

Article Metrics:

Article Info
Section: Articles
Language : EN
  1. BPS Kabupaten Pandeglang. Statistik Kecamatan Labuan. Pandeglang: BPS, 2023
  2. Chapra, M. Umer. (1992). Islam and the Economic Challenge. Leicester: The Islamic Foundation
  3. Fatimah, Siti. (2022). “Peran Lembaga Keuangan Mikro dalam Penguatan Ekonomi Masyarakat Desa.” Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, Vol. 20 No. 2
  4. Herbert, James. (1992). Informal Finance and Rural Credit. London: Oxford Press
  5. Hudaifah, A. dkk. (2020). Perilaku Konsumen Muslim dalam Perspektif Ekonomi Islam. Jakarta: Prenadamedia Group
  6. Kotler, P. (2001). Marketing Management. New Jersey: Prentice Hall
  7. Leon, G. Schiffman. (2007). Consumer Behavior. New York: Pearson Education
  8. Maslow, Abraham. (1954). Motivation and Personality. New York: Harper & Row
  9. Maslow, A. (1993). Motivation and Personality. 3rd ed. New York: Harper & Row
  10. Moleong, Lexy J. (2001). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
  11. Qardhawi, Yusuf. (2001). Norma dan Etika Ekonomi Islam. Jakarta: Gema Insani Press
  12. Richard, H. Thaler. (2015). Consumer Finance and Behavioral Economics. Chicago: University of Chicago Press
  13. Soekanto, Soerjono. (2006). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Raja Grafindo Persada
  14. Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta
  15. Sumarwan, Ujang. (2011). Perilaku Konsumen: Teori dan Penerapannya dalam Pemasaran. Jakarta: Ghalia Indonesia
  16. Todaro, Michael P. (2003). Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga. Jakarta: Erlangga
  17. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.