ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI USAHATANI BUNCIS DI GABUNGAN KELOMPOK TANI LEMBANG AGRI KABUPATEN BANDUNG BARAT

*Fadilla Deviani  -  Universitas Padjadjaran, Indonesia
Dini Rochdiani  -  Universitas Padjadjaran, Indonesia
Bobby Rachmat Saefudin  -  Universitas Padjadjaran, Indonesia
Received: 13 Oct 2019; Published: 30 Nov 2019.
Open Access Copyright 2019 Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Full Text:
Supp. File(s):
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI USAHATANI BUNCIS DI GABUNGAN KELOMPOK TANI LEMBANG AGRI KABUPATEN BANDUNG BARAT
Subject buncis; faktor produksi; produksi; usahatani
Type Research Instrument
  Download (53KB)    Indexing metadata
Statistics: 161 95

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi (luas lahan, tenaga kerja, modal, pupuk, pestisida dan benih) terhadap jumlah produksi usahatani buncis di Gabungan Kelompok Tani Lembang Agri. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei dan penentuan tempat lokasi penelitian secara purposive. Metode pemilihan sampel dengan proportionate stratified random sampling dengan mengambil sampel dari setiap kelompok tani sehingga sampel yang digunakan berjumlah 65 responden. Analisis yang digunakan adalah fungsi produksi Cobb-Douglas. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor produksi yang berpengaruh nyata terhadap produksi usahatani buncis adalah modal, pestisida dan benih di Gabungan Kelompok Tani Lembang Agri

Note: This article has supplementary file(s).

Keywords
buncis; faktor produksi; produksi; usahatani

Article Metrics:

  1. Asih, D, N. 2009. Analisis Karateristik dan Tingkat Pendapatan Usahatani Bawang Merah di Sulawesi Tengah. Jurnal Agroland 16(1) : 53-59.
  2. Badan Pusat Statistika . Tanaman Sayuran dan Buah-buahan Semusim.2018 [Diakses pada 3 Agustus 2019].
  3. Badan Pusat Statistika . Produk Domestik Bruto Indonesia Triwulan 2014-2018. 2018 [Diakses pada 3 Agustus 2019].
  4. Gujarati, D. 2003. Ekonometri Dasar. Erlangga. Jakarta
  5. Priyatno, D. 2009. Mandiri Belajar SPSS. Mediakom. Yogyakarta.
  6. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura.2013.http://hortikultura.litbang.pertanian.go.id/teknologi-detail-46.html [Diakses pada 4 Agustus 2019]
  7. Purwanto T. 2009. Analisis faktor-faktor yang memengaruhi impor kacang kedelai nasional periode 1987-2007 [Skripsi]. Bogor: Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor.
  8. Rahim. A dan. Hastuti. D.R.W. 2007. Ekonomi Pertanian. Penebar Swadaya. Jakarta.
  9. Rasmikayati E, Elfandina E.A and B.R Saefudin. 2019. Characteristic of Mango Farmers and Factor Associated with Their Land Tenure Area : International Journal of Scientific and Research Publication (IJSRP) 9 (9).
  10. Setianingsih T dan Khaerudin. 1993. Pembudiyaan Buncis Tipe Tegak dan Merambat. PT Penebar Swadaya : Jakarta.
  11. Sugiyono. 2012.Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.