STRATEGI PENGEMBANGAN KEDELAI DI RUMAH KEDELAI GROBOGAN

*Raka Ega Prasetya  -  Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia
Yuliawati Yuliawati  -  Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia
Received: 4 Jul 2019; Published: 13 May 2020.
Open Access Copyright 2020 Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
License URL: http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Citation Format:
Abstract

Pemenuhan kebutuhan kedelai nasional selama ini masih tergantung dengan impor, jika ketersediaan bahan pangan selalu dipenuhi dengan impor dapat mengakibatkan berbagai permasalahan ekonomi dan sosial sehingga diperlukan pengembangan kedelai lokal. Penelitian ini bertujuan: 1) mengetahui faktor internal dan eksternal pada pengembangan kedelai di Rumah Kedelai Grobogan. 2) merumuskan strategi pengembangan kedelai di Rumah Kedelai Grobogan. Penelitian ini dilakukan di Rumah Kedelai Grobogan yang merupakan pusat pengembangan kedelai di Kabupaten Grobogan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dan teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling, dengan informan sebanyak 5 orang yang dipilih meliputi pihak internal yaitu manager (key informant), bagian pemasaran Rumah Kedelai Grobogan, pihak eksternal meliputi mitra, penyuluh pertanian dan Dinas Pertanian Grobogan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner, observasi, dokumentasi, pencatatan dari instansi dan studi literatur. Metode analisis data menggunakan analisis SWOT, Analitycal Hierarchy Process (AHP) dan Bisnis Model Kanvas. Hasil penelitian menunjukan faktor internal yang menjadi kekuatan utama yaitu produk dikenal masyarakat luas, kelemahan utama yaitu kurangnya controlling dan manjemen. Faktor eksternal yang menjadi peluang utama yaitu kesetiaan pelanggan dan ancaman utama adalah permintaan akan produk rendah. Prioritas strategi pengembangan kedelai di Rumah Kedelai Grobogan yang telah dirumuskan adalah branding produk berkualitas dan menggunakan kedelai lokal. Pada penyempurnaan Model Bisnis Kanvas disarankan untuk menambah mitra seperti rumah makan, restoran, catering dan mencoba segmentasi konsumen seperti masyarakat di pasar tradisonal serta masyarakat yang peduli akan kesehatan. Hubungan dengan pelanggan perlu ditingkatkan dengan membuat website yang menarik agar masyarakat lebih mudah dalam mendapat informasi tentang Rumah Kedelai Grobogan.

Keywords: Analitycal Hierarchy Process; Model Bisnis Kanvas; Rumah Kedelai Grobogan; Strategi Pengembangan Kedelai; SWOT.

Article Metrics:

  1. BPS. 2016. Luas Panen, Produksi, dan Produktivitas Jagung dan Kedelai Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah 2015. htpps://www.bps.go.di/. Diakses 9 Januari 2019.
  2. BPS Grobogan. 2019. Grobogan Dalam Angka 2018. Grobogan. BPS Kabupaten Grobogan.
  3. David, F. R. 2009. Manajemen Strategi. Jakarta. Salemba Empat.
  4. Dinas Pertanian Grobogan. 2016. Presentasi Rumah Kedelai Grobogan. Grobogan.
  5. Maghfira, A., Setiadi, A., & T, E. 2017. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian ISSN 2580-0566. Jurnal Agrisocionomics Sosial Ekonomi Pertanian, 1(1), 85–93.
  6. Muslim, C., & Darwis, V. 2012. Keragaan kedelai nasional dan analisis farmer share serta efisiensi saluran pemasaran kedelai di Kabupaten Cianjur. SEPA, 9(1), 1–11.
  7. Natapura, C. 2009. Analisis perilaku Investor Institusional dengan Pendekatan Analytical Hierarchy Process (AHP). Bisnis & Birokrasi, Jurnal Ilmu Administrasi Dan Organisasi, 16(3), 180–187.
  8. Priska, L., Harjanti, D., Bisnis, P. M., Manajemen, P. S., Petra, U. K., & Siwalankerto, J. 2015. Strategi Pengembangan Bisnis Pada Depot Selaris Dengan Pendekatan Business Model Canvas. Agora, 3(2), 292–301.
  9. Purwono, J., Sugyaningsih, S., & Putri, R. T. 2015. Strategi Pengembangan Bisnis Rumah Tempe Indonesia di Kota Bogor, Propinsi Jawa Barat. Neo-Bis, 9(1), 60–71.
  10. Retnowati, N. D. 2011. Analisis CSF, SWOT dan TOWS Studi Kasus: PT Intan Pariwara Klaten. Jurnal Buana Informatika, 2(1).
  11. Rivai, A., & Darsono, P. 2015. Manajemen Strategi. Jakarta. Mitra Wacana Media.
  12. Semuel, H. 2012. Customer relationship marketing pengaruhnya terhadap kepercayaan dan loyalitas perbankan nasional. Jurnal Manajemen Pemasaran, 7(1), 33–41.
  13. Semuel, H., & Lianto, A. S. 2014. Analisis ewom, brand image, brand trust dan minat beli produk smartphone di Surabaya. Jurnal Manajemen Pemasaran, 8(2), 7–54.
  14. Setijawibawa, M. 2015. Evaluasi model bisnis pada perusahaan x menggunakan business model canvas. Agora, 3(1), 305–313.
  15. Soselisa, J. A., Raharja, S., & Suharjo, B. 2018. Analisis Strategi Pengembangan Usaha Supermarket XYZ dengan Pendekatan Model Bisnis Kanvas. MANAJEMEN IKM: Jurnal Manajemen Pengembangan Industri Kecil Menengah, 12(2), 194-204
  16. Wibowo, D. H., & Arifin, Z. 2015. Analisis Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Daya Saing Umkm (Studi pada Batik Diajeng Solo). Jurnal Administrasi Bisnis, 29(1), 59–66.
  17. Zakaria, A. K. 2016. Kebijakan Pengembangan budi daya kedelai menuju swasembada melalui partisipasi petani. Analisis Kebijakan Pertanian, 8(3), 259–272.