MOTIVASI PETANI APEL BERALIH DARI BUDIDAYA ANORGANIK KE BUDIDAYA RAMAH LINGKUNGAN DI DESA BULUKERTO KECAMATAN BUMIAJI KOTA BATU

*Ikko Novia  -  Politeknik Pembangunan Pertanian Malang, Indonesia
IGN Mudita  -  Politeknik Pembangunan Pertanian Malang, Indonesia
Arum Pratiwi  -  Politeknik Pembangunan Pertanian Malang, Indonesia
Received: 11 Jul 2019; Published: 13 May 2020.
Open Access Copyright 2020 Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian
License URL: http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Citation Format:
Abstract

Motivasi merupakan suatu dorongan yang ada dalam diri sendiri maupun dari luar yang menyebabkan seseorang untuk melakukan suatu kegiatan atau tindakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan motivasi petani apel beralih dari budidaya anorganik ke budidaya ramah lingkungan. Metode penelitian ini adalah kuantitatif yang menggunakan analisis data Korelasi Rank Spearman dengan bantuan program komputer SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan (1) faktor yang paling kuat hubungannya dengan motivasi petani adalah faktor tingkat pendidikan dengan nilai koefisien korelasi 0,467, pendapatan 0,457 dan peran penyuluh 0,536, (2) tingkat motivasi petani masuk dalam kategori sangat tinggi yaitu 40%.

Kata kunci: analisis korelasi, motivasi , petani apel, ramah lingkungan, tingkat motivasi

Keywords: sosial ekonomi pertanian

Article Metrics: