ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PARTISIPASI PETANI DALAM ASURANSI USAHATANI PADI (AUTP) DI KECAMATAN PENEBEL KABUPATEN TABANAN

*Ni Nyoman Suindah  -  Udayana University, Indonesia
Dwi Putra Darmawan  -  Udayana University, Indonesia
I Ketut Suamba  -  Udayana University, Indonesia
Received: 28 Jun 2019; Published: 13 May 2020.
Open Access Copyright 2020 Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
License URL: http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Citation Format:
Abstract
Sejak tahun 2015 pelaksanaan AUTP diberlakukan di Indonesia, salah satunya di Kecamatan Penebel yang merupakan kecamatan dengan hamparan sawah terluas di Kabupaten Tabanan yaitu 3.894 Ha. Subak Keloncing dan Subak Piak merupakan dua subak yang berlokasi di Desa Wongaya Gede Kecamatan Penebel. Subak Keloncing merupakan peserta program AUTP sedangkan Subak Piak bukan peserta program AUTP. Berada di lokasi yang sama namun kedua subak ini memiliki keputusan yang berbeda dalam partisipasi program AUTP sehingga menarik untuk dilakukan penelitian mengenai faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi petani dalam asuransi usahatani padi  (AUTP) di Kecamatan Penebel Kabupaten Tabanan. Faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi petani dalam program AUTP dianalisis menggunakan regresi logistik biner (binary logistic regression). Petani responden memiliki karakteristik seperti pada petani pada umumnya, hanya saja petani responden mayoritas adalah petani gurem. Terdapat empat faktor yang memengaruhi partisipasi petani dalam program AUTP yaitu sikap terhadap perubahan, gaya kepemimpinan pekaseh, metode sosialisasi program AUTP dan peran keaktifan PT. Jasindo dalam progarm AUTP. Diperlukan upaya lebih lanjut mengenai sosialisasi kepada petani yang belum berpartisipasi dalam program dan pemerintah diharapkan membuat suatu wadah untuk menampung aspirasi petani mengenai kekurangan maupun kelebihan program AUTP sebagai bahan evaluasi.
Keywords: Asuransi Usahatani Padi (AUTP), Faktor, Partisipasi

Article Metrics:

  1. Badan Pusat Statistik. (2018). Produk Domestik Bruto Indonesia Triwulan. Retrieved July 3, 2019, from https://www.bps.go.id/publication/2018/10/05/02d80724b71eb684620a2e88/pdb-indonesia-triwulanan-2014-2018.html
  2. Dewi, N. K. M. (2018). Manfaat Asuransi Usahatani Padi dalam Menanggulangi Risiko Kerusakan Akibat Hama Penyakit (Studi Kasus pada Subak Sangeh, Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Provinsi Bali). Universitas Udayana.
  3. Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2017). Pedoman Bantuan Premi Asuransi Usahatani Padi Tahun Anggaran 2017. Retrieved January 11, 2019, from http://psp.pertanian.go.id/assets/file/2017/Pedoman AUTP 2017.pdf
  4. Djunedi, P. (2016). Analisis Asuransi Pertanian di Indonesia : Konsep, Tantangan dan Prospek. Jurnal Borneo Administrator, 12(1), 9–27.
  5. Estiningtyas, W. (2015). Asuransi Pertanian Berbasis Indeks Iklim: Opsi Pemberdayaan dan Perlindungan Petani Terhadap Risiko Iklim. Jurnal Sumberdaya Lahan, 9(1), 51–64.
  6. Fauzi, N. F. (2018). Sosialisasi dan Pendataan Peserta Program Asuransi Usahatani Padi ( AUTP ). Jurnal Pengandian Masyarakat Ipteks, 4(1), 1–8.
  7. Hardiana, J. (2018). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keputusan Petani dalam Mengikuti Program Asuransi Usahatani Padi (AUTP) di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. III, 224–234.
  8. Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2015). ATLAS Peta Pengembangan Kawasan Padi Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Retrieved March 25, 2019, from http://www1.pertanian.go.id/sikp/files/pjku50/CETAK_TABANAN_FINAL.pdf
  9. Sayugyaningsih, I. (2018). Faktor-faktor yang Memengaruhi Petani Mengikuti Asuransi Usahatani Padi (AUTP) di Kecamatan Kaliori, Rembang. Institut Pertanian Bogor.
  10. Septian, D., & Anugrah, G. C. (2014). Perindungan Petani Melalui Konsep Asuransi Pada Gabungan Kelompok Tani Desa Argorejo, Kabupaten Bantul. Jurnal Penelitian Hukum, 1(2), 92–108.
  11. Siswadi, B., & Syakir, F. (2016). Respon Petani Terhadap Program Pemerintah Mengenai Asuransi Usahatani Padi (AUTP). Respon Petani Terhadap Program Pemerintah Mengenai Asuransi Usahatani Padi (Autp), (c), 169–177. https://doi.org/10.1007/s10068-014-0048-x
  12. Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
  13. Suharyanto, Rinaldy, J., & Arya, N. N. (2015). Analisis Risiko Produksi Usahatani Padi Sawah di Provinsi Bali. AGRARIS: Journal of Agribusiness and Rural Development Research, 1(2), 70–77. https://doi.org/10.18196/agr.1210
  14. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2013. Undang-Undang Tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani. , Pub. L. No. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2013.
  15. Wahyudi, I. (2015). Skim Ujicoba Asuransi Usahatani Padi dan Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Partisipasi Petani dalam Program AUTP (Vol. 3). Institut Pertanian Bogor.