ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS PADI DI KECAMATAN KESESI, KABUPATEN PEKALONGAN

*ilham akbar -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Kustopo Budiraharjo -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Mukson Mukson -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 30 Nov 2017; Published: 10 Apr 2018.
Open Access Copyright 2017 Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian

Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 4219 1064

Abstract

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas padi dan menganalisis faktorfaktor yang mempengaruhi produktivitas padi di Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan. Penelitian dilaksanakan pada Bulan Februari hingga Maret 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah survai. Lokasi penelitian dipilih secara purposive sampling berdasarkan luas lahan yaitu tersempit, sedang dan terluas, masing-masing adalah Desa Kesesi, Desa Watugajah, dan Desa Srinahan. Pengambilan sampel dilakukan melalui quota sampling yaitu pada masingmasing desa sebanyak 20 petani sehingga responden dalam penelitian berjumlah 60 orang. Metode analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dan uji one-way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata produktivitas padi di desa dengan kategori luas lahan tersempit, sedang dan terluas masing-masing adalah 4,74 ton/ha, 4,64 ton/ha, dan 4,73 ton/ha, dan hasil analisis one-way ANOVA menunjukkan produktivitas pada ketiga desa tersebut tidak ada perbedaan yang nyata. Rata-rata produktivitas padi di Kecamatan Kesesi adalah 4,7 ton/ha. Seluruh variabel penduga secara serempak menunjukkan pengaruh yang signikan terhadap produktivitas padi. Secara parsial, faktor-faktor luas lahan, produksi, jumlah pembelian benih, secara signifikan mempengaruhi produktivitas padi, sedangkan penggunaan pupuk urea dan sistem tanam tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap produktivitas padi. Kata kunci: jumlah benih, padi, produktivitas, luas lahan, petani

Kata kunci: jumlah benih; padi; produktivitas; luas lahan; petani

 

Article Metrics:

  1. DAFTAR PUSTAKA
  2. Anhar, R., E. Hayati, dan E. Efendi. 2016. Pengaruh dosis pupuk urea terhadap pertumbuhan dan produksi plasma nutfah padi lokal asal Aceh. Jurnal Kawista Agroteknologi. 1 (1): 30 – 36.
  3. Apriyantono, A. 2007. Acuan Penetapan Rekomendasi Pupuk N, P, dan K pada Lahan Sawah Spesifik Lokasi (Per Kecamatan). Kementerian Pertanian RI, Jakarta.
  4. Aribawa, I.B. 2012. Pengaruh sistem tanam terhadap peningkatan produktivitas padi di lahan sawah dataran tinggi beriklim basah. Prosiding. Seminar Nasional: Kedaulatan Pangan dan Energi. Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo, Madura.
  5. BPS (Badan Pusat Statistik) Kabupaten Pekalongan. 2016. Kecamatan Kesesi dalam Angka Tahun 2016. (pekalongankab.bps.go.id diakses pada tanggal 28 Desember 2016).
  6. BPS (Badan Pusat Statistik) Kabupaten Pekalongan. 2016. Kabupaten Pekalongan dalam Angka Tahun 2016. (pekalongankab.bps.go.id diakses pada tanggal 28 Desember 2016).
  7. Damayanti, L. 2013. Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi, pendapatan, dan kesempatan kerja pada usahatani padi sawah di daerah irigasi Parigi Moutong. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian. 9 (2): 249-259.
  8. Gani, I. dan S. Amalia. 2015. Alat Analisis Data; Aplikasi Statistik untuk Penelitian Bidang Ekonomi dan Sosial. Penerbit ANDI, Yogyakarta.
  9. Ghozali, I. 2006. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS. BP Universitas Diponegoro, Semarang.
  10. Hafidh, M. 2009. Pengaruh Tenaga Kerja, Modal, dan Luas Lahan terhadap Produksi Usahatani Padi Sawah. Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang, Semarang. (Skripsi Sarjana Ekonomi). (lib.unnes.ac.id/1358/1/4898.pdf diakses pada tanggal 20 Januari 2017).
  11. Ikhwani dan A.K. Makarim. 2012. Respons varietas padi terhadap perendaman, pemupukan, dan jarak tanam. Jurnal Penelitian Tanaman Pangan. 31 (2): 93 –99.
  12. Ikhwani, G.R. Pratiwi, E. Paturrohman, dan A.K. Makarim. 2013. Peningkatan produktivitas padi melalui penerapan jarak tanam jajar legowo. Jurnal IPTEK Tanaman Pangan. 8 (2): 72 – 79.
  13. Kementerian Pertanian. 2015. Rencana Strategis Kementerian Pertanian Tahun 2015 – 2019. Sekretariat Jenderal Biro Perencanaan, Jakarta.
  14. Krismawati, A. dan Z. Arifin. 2011. Stabilitas hasil beberapa varietas padi di lahan sawah. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian. 14 (2): 84-91.
  15. Mahmud, Y. dan S.S. Purnomo. 2014. Keragaman agronomis beberapa varietas unggul baru tanaman padi (Oryza sativa L.) pada model pengelolaan tanaman terpadu. Jurnal Ilmiah Solusi. 1 (1): 1-10.
  16. Misran. 2014. Studi sistem tanam jajar legowo terhadap peningkatan produktivitas padi sawah. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan. 14 (2): 106 – 110.
  17. Notarianto, D. 2011. Analisis Efisiensi Penggunaan Faktor-Faktor Produksi pada Usahatani Padi Organik dan Padi Anorganik (Studi kasus: Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen). Fakultas Ekonomi, Universitas Diponegoro, Semarang. (Skripsi Sarjana Ekonomi) (eprints.undip.ac.id/29749/1/Skripsi011.p df diakses pada tanggal 7 Januari 2017).
  18. Nurliani and I. Rosada. 2016. Rice-field conversion and its impact on food availability. Agriculture and Agricultural Science Procedia. 9 (2016): 40 – 46.
  19. Othman, K. and A.H. Baharuddin. 2015. The total factor productivity in strategic food crops industry of Malaysia. Asian Journal of Agriculture and Rural Development. 5 (5): 124 – 136.
  20. Prayudi, B., T. Prasetyo, Subiharta, Yulianto, dan T.J. Paryono. 2011. Peningkatan Produktivitas Tanaman Pangan melalui Pendekatan PTT: Kasus Desa Tarubasan,Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten. Prosiding. Semiloka Nasional: Dukungan Agro-Inovasi untuk Pemberdayaan Petani Kerjasama UNDIP, BPTP Jateng, dan Pemprov Jateng.
  21. Priyatno, D. 2011. Buku Saku Analisis Statistik Data SPSS. Mediakom, Yogyakarta. Purwono dan H. Purnamawati. 2007. Budidaya 8 Jenis Tanaman Pangan Unggul. Penebar Swadaya, Jakarta.
  22. Raman R. and P. Prakash. 2017. Suistanable rice production system as influenced by organic manures and biofertilizers. Journal of Agricultural Research. 2 (2): 1 – 3.
  23. Salvatore, D. 2005. Ekonomi Manajerial. Salemba Empat, Jakarta. (Diterjemahkan oleh Ichsan Setyo Budi, Editor Palupi Wuriart)
  24. Santoso, Alfandi, dan Dukat. 2005. Analisis usahatani padi sawah (Oryza sativa L.) dengan benih sertifikasi dan non sertifikasi (studi kasus di Desa Karangsari, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon). Jurnal AGRIJATI. 1(1): 52-64.
  25. Satoto, Y. Widyastuti, U. Susanto, dan M.J. Mejaya. 2013. Perbedaan hasil padi antar musim di lahan sawah irigasi. Jurnal IPTEK Tanaman Pangan. 8 (2): 55 – 61.
  26. Satriani, L. Effendy, dan E.J. Muslihat. 2013. Motivasi petani dalam penerapan teknologi PTT padi sawah (Oryza sativa L.) di Desa Gunung Sari Provinsi Sulawesi Barat. Jurnal Penyuluhan Pertanian. 8 (2): 86 – 93.
  27. Siagian, D. dan Sugiarto. 2006. Metode Statistika untuk Bisnis dan Ekonomi. PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
  28. Sitinjak, H. dan Idwar. 2015. Respon berbagai varietas padi sawah (Oryza sativa L.) yang ditanam dengan pendekatan teknik budidaya jajar legowo dan sistem tegel. Jurnal Online Mahasiswa Bidang Pertanian. 2 (2): 1 – 15.
  29. Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Alfabeta, Bandung.
  30. Suharyanto, J.H. Mulyo, D.H. Darwanto, dan S. Widodo. 2015. Analisis produksi dan efisiensi pengelolaan tanaman terpadu padi sawah di Provinsi Bali. Jurnal Penelitian Tanaman Pangan. 34 (2): 131144.
  31. Suharyanto, J. Rinaldy, dan N.N. Arya. 2015. Analisis risiko produksi usahatani padi sawah di Provinsi Bali. Jurnal AGRARIS. 1 (2): 70 – 78.
  32. Sukayat, H. 2014. Produksi usahatani padi sawah sebagai penggerak perekonomian pedesaan di Kabupaten Cianjur. Jurnal NUSA ESDA. 4 (2): 1-17.
  33. Triadiati, A.A. Pratama, dan S. Abdulrachman. 2012. Pertumbuhan dan efisiensi penggunaan nitrogen pada padi (Oryza sativa L.) dengan pemberian pupuk urea yang berbeda. Buletin Anatomi dan Fisiologi. 20 (2): 1 – 14.
  34. Triyanto, J. 2006. Analisis Produksi Padi di Jawa Tengah. Program Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Semarang. (Tesis Magister Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan) (eprints.undip.ac.id/15686/ diakses pada tanggal 8 Juni 2017)
  35. Utama, M.Z.H. 2015. Budidaya Padi pada Lahan Marjinal. Penerbit ANDI, Yogyakarta.
  36. Wahid, A.S. 2003. Peningkatan efisiensi pupuk nitrogen pada padi sawah dengan metode bagan warna daun. Jurnal Litbang Pertanian. 22 (4): 156-161.
  37. Wiratha, I.M. 2006. Metodologi Penelitian Sosial Ekonomi. Penerbit ANDI, Yogyakarta.