skip to main content

Elastisitas Kesempatan Kerja Menurut Kabupaten/Kota dan Menurut Sektor di Provinsi Aceh Tahun 2012-2017

*Dodi Satriawan  -  Badan Pusat Statistik, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Provinsi Aceh merupakan bagian dari program pembangunan nasional, namun masalah serius yang menjadi perhatian oleh pemerintah adalah kesempatan kerja dan pengangguran dimana tingginya angka pengangguran dikarenakan keterbatasan lapangan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis elastisitas kesempatan kerja di Provinsi Aceh selama periode 2012-2017. Perhitungan elastisitas kesempatan kerja diperoleh dari perbandingan persentase pertumbuhan tenaga kerja dengan persentase pertumbuhan ekonomi (PDRB). Penelitian ini menggunakan teknik analisis kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder yaitu pertumbuhan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi (PDRB) Provinsi Aceh dari tahun 2012-2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode 2012-2017 elastisitas kesempatan kerja di Provinsi Aceh lebih banyak masuk kategori elastis, kecuali pada tahun 2012 dan 2017 tergolong kategori inelastis. Walaupun dominan masuk kategori elastis, namun selama periode tersebut pertumbuhan kesempatan kerja pada kabupaten/kota di Provinsi Aceh cenderung belum stabil. Faktor pertumbuhan ekonomi masih belum konsisten untuk menjadi salah satu pemicu peningkatan kesempatan kerja secara lebih stabil di banyak kabupaten/kota di Provinsi Aceh. Jika dilihat berdasarkan sektor, jumlah kesempatan kerja yang ideal banyak terdapat di sektor primer (lapangan usaha pertanian, perkebunan, kehutanan, perburuan, dan perikanan; dan lapangan usaha pertambangan dan penggalian).

 

Fulltext View|Download
Keywords: Elastis; Inelastis, Lapangan Usaha, Kuantitatif

Article Metrics:

  1. Akhbar, R.T., 2018. Analisis Elastisitas Kesempatan Kerja Pada Sektor Industri Pengolahan di Provinsi Jawa Barat. Jurnal REP (Riset Ekonomi Pembangunan), 3(1), pp.1-14
  2. Asaddin, F., & Mansoer, F. W. 2001. Pertumbuhan Ekonomi dan Kesempatan Kerja: Terapan Model Kebijakan Prioritas Sektoral Untuk Kalimantan Timur. Jurnal Riset Akuntansi, Manajemen, dan Ekonomi. 1(1): 1-14
  3. Badan Pusat Statistik. 2012. Keadaan Angkatan Kerja di Indonesia Agustus 2012. Jakarta: BPS
  4. __________________. 2012. Provinsi Aceh Dalam Angka 2012. Aceh: BPS
  5. __________________. 2013. Keadaan Angkatan Kerja di Indonesia Agustus 2013. Jakarta: BPS
  6. __________________. 2013. Provinsi Aceh Dalam Angka 2013. Aceh: BPS
  7. __________________. 2014. Keadaan Angkatan Kerja di Indonesia Agustus 2014. Jakarta: BPS
  8. __________________. 2014. Provinsi Aceh Dalam Angka 2014. Aceh: BPS
  9. __________________. 2015. Keadaan Angkatan Kerja di Indonesia Agustus 2015. Jakarta: BPS
  10. __________________. 2015. Provinsi Aceh Dalam Angka 2015. Aceh: BPS
  11. __________________. 2015. Proyeksi Penduduk Kabupaten_Kota Tahunan 2010-2020 Provinsi Aceh. Jakarta: BPS
  12. __________________. 2016. Keadaan Angkatan Kerja di Indonesia Agustus 2016. Jakarta: BPS
  13. __________________. 2016. Produk Domestik Regional Bruto Provinsi Aceh Tahun 2012-2016. Aceh: BPS
  14. __________________. 2016. Provinsi Aceh Dalam Angka 2016. Aceh: BPS
  15. __________________. 2017. Keadaan Angkatan Kerja di Indonesia Agustus 2017. Jakarta: BPS
  16. __________________. 2017. Produk Domestik Regional Bruto Provinsi Aceh Tahun 2013-2017. Aceh: BPS
  17. __________________. 2017. Provinsi Aceh Dalam Angka 2017. Aceh: BPS
  18. __________________. 2017. Statistik Indonesia 2017. Jakarta: BPS
  19. __________________. 2018. Provinsi Aceh Dalam Angka 2018. Aceh: BPS
  20. Chodijah, R., 2010. Elastisitas Kesempatan Kerja Berdasarkan Produktivitas Sektor Perekonomian Di Sumatera Selatan. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 8(1), pp.40-48
  21. Djunaedi, M.H., 2009. Analisis Proyeksi Kesempatan Kerja Dan Produktivitas Tenaga Kerja Di Kabupaten Lombok Barat 2010–2025. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 7(2), pp.113-124
  22. Hoppe, H. H. 1992. Teori Umum Keynes Dalam Pandangan Misesian (Terjemahan). New York: Praeger
  23. Hirschman, C. 2004. Population And Development: What Do We Really Know?. USA: University of Washington
  24. Isbah, U. and Iyan, R.Y., 2016. Analisis peran sektor pertanian dalam perekonomian dan kesempatan kerja di Provinsi Riau. Jurnal Sosial Ekonomi Pembangunan, 7(19), pp.45-54
  25. Latuconsina, A. 2013. Analisis Elastisitas Kesempatan Kerja Sektor Sekunder di Provinsi Maluku. Jurnal Ekonomi dan Bisnis. 12(8): 21-35
  26. Lestari, N. W. Y., & Marhaeni, A. A. I. N. 2013. Elastisitas Kesempatan Kerja Sektoral di Kabupaten/Kota Provinsi Bali. E-Jurnal EP Unud, 5(12): 1513-1538
  27. Mankiw, N. G. 2007. Makroekonomi, Edisi Keenam. Jakarta: Erlangga
  28. Mantra, I. B. 2006. Demografi Umum Edisi Kedua. Yogjakarta: Pustaka Pelajar
  29. PPT-LIPI. 1999. Pendidikan dan Pasar Kerja di NTT: STudi Penelusuran Terhadap Siswa SLTA Tahun 1996 di Pulau Timor. Jakarta: LIPI
  30. Putri, R.Z. and Effendi, M., 2021. Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Belanja Bantuan Sosial dan Kesempatan Kerja Terhadap Pengentasan Kemiskinan di Kota Banjarmasin. JIEP: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan, 4(2), pp.356-366
  31. Raditya, P.G. and Kurniawan, A., 2015. Perkembangan dan Kontribusi Sub Sektor Perikanan terhadap Ekonomi Daerah dan Kesempatan Kerja di Kabupaten Gunungkidul Tahun 2007-2011. Jurnal Bumi Indonesia, 4(4)
  32. Sengka, C. A. 2015. Analisis Tenaga Kerja Sektoral di Kota Tomohon. Manado: Tidak Diterbitkan
  33. Todaro, M. P. 2003. Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga, Edisi Ke Delapan. Jakarta: Erlangga
  34. Trianto, A. 2017. Elastisitas Penyerapan Tenaga Kerja di Provinsi Sumatera Selatan. Jurnal Akuisi. 13(1): 1-14
  35. Widodo, T. 1990. Perencanan Pembangunan: Aplikasi Komputer (Era Otonomi Daera). Yogyakarta: UPP STIM YKPN
  36. Yuliana, Y., 2012. Potensi Sektor Ekonomi Dan Keterkaitannya Dengan Kesempatan Kerja Di Kabupaten Ogan Komering Ulu Provinsi Sumatera Selatan. Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan, 6(3)
  37. Zain, M.M., 2016. Elastisitas Permintaan Tenaga Kerja dan Kekakuan Upah Riil Sektoral di Sulawesi Selatan. Jurnal Agro Ekonomi, 28(2), pp.113-132

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.