skip to main content

Analisis Perwilayahan Usaha Ternak Domba di Provinsi Jawa Barat

*Muhammad Asep Surachman  -  Institut Pertanian Bogor, Indonesia
Sri Mulatsih  -  Institut Pertanian Bogor, Indonesia
Wiwiek Rindayati  -  Institut Pertanian Bogor, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Provinsi Jawa Barat merupakan wilayah dengan populasi domba terbesar di Indonesia. Analisis perwilayahan ternak domba di Jawa Barat diperlukan untuk memunculkan keunggulan komparatif wilayah. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis wilayah basis dan karakteristik penyebaran usaha ternak domba di Provinsi Jawa Barat. Metode yang digunakan adalah analisis location quotient (LQ), localization index (LI), dan specialization index (SI). Data yang digunakan adalah data statistik peternakan yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. Hasil dari penelitan ini menyatakan bahwa wilayah basis usaha ternak domba di Provinsi Jawa Barat yaitu di Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Garut, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Cirebon. Usaha ternak domba di Provinsi Jawa Barat tidak terpusat pada satu wilayah kabupaten, dan tidak ada wilayah kabupaten yang mengkhususkan pada usaha ternak domba. Makalah ini juga menyajikan peta wilayah basis dan penjelasan karakteristik peternak domba di Jawa Barat.
Fulltext View|Download
Keywords: Jawa Barat, Location Quotient, Ternak Domba, Wilayah Basis

Article Metrics:

  1. BPS. (2018a). Hasil Survei Antar Sensus Tani (SUTAS) 2018. Badan Pusat Statistik
  2. BPS. (2018b). Statistik Indonesia 2018. Badan Pusat Statistik
  3. BPS Jawa Barat. (2017). Hasil Survei Struktur Ongkos Usaha Peternakan 2017 (SOUT 2017) Provinsi Jawa Barat. Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat
  4. BPS Jawa Barat. (2018). Provinsi Jawa Barat dalam Angka 2018. Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat
  5. BPS Jawa Barat. (2019). Produk Domestik Regional Bruto Provinsi Jawa Barat Menurut Lapangan Usaha, 2014-2018. Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat
  6. Cyrilla, L., Moesa, Z., & Putri, S. M. P. (2010). Efisiensi Produksi Usaha Peternakan Domba di Desa Cibunian Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor. Media Peternakan. 33(1): 55–60
  7. Darsono, W., Putri, E. I. K., & Nahrowi. (2016). Prioritas Wilayah Pengembangan Ternak Ruminansia di Kabupaten Tasikmalaya. 4(3): 356–363
  8. Daryanto, A. (2004). Keunggulan Daya Saing Dan Teknik Identifikasi Komoditas Unggulan Dalam Mengembangkan Potensi Ekonomi Regional. Agrimedia. 9(2): 51–62
  9. Ditjen PKH. (2019). Statistik Peternakan dan Kesehatan Hewan Tahun 2018. Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan
  10. DKPP Jawa Barat. (2016). Masterplan Pengembangan Kawasan Peternakan Jawa Barat Tahun 2016. Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat
  11. Firman, A., Herlina, L., Paturochman, M., & Sulaeman, M. M. (2018). Penentuan Kawasan Unggulan Agribisnis Ternak Domba di Jawa Barat. Mimbar Agribisnis. 4(1): 111–125
  12. Kang, J., Xu, W., Yu, L., & Ning, Y. (2020). Localization, urbanization and globalization: Dynamic manufacturing specialization in the YRD mega-city conglomeration. Cities. 99: 1–12
  13. Mulyono, J. (2020). Pengembangan Komoditas Pertanian Unggulan di Wilayah Perbatasan Bengkayang Mendukung Pengembangan Lumbung Pangan. Tataloka. 22(3): 331–341
  14. Muta’ali, L. (2015). Teknis Analisis Regional untuk Perencanaan Wilayah, Tata Ruang dan Lingkungan. Badan Penerbit Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada
  15. Naya, D. A. B., & Wijayanto, D. (2017). Analisis Komoditas Unggulan Perikanan Tangkap di Provinsi Jawa Tengah. Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology. 6(3): 37–46
  16. Panggabean, M. T., Amanah, S., & Tjitropranoto, P. (2016). Persepsi Petani Lada terhadap Diseminasi Teknologi Usahatani Lada di Bangka Belitung. Jurnal Penyuluhan. 12(1): 61–73
  17. Rustiadi, E., Saefulhakim, S., & Panuju, D. R. (2017). Perencanaan dan Pengembangan Wilayah. Crestpent Press dan Yayasan Pustaka Obor Indonesia
  18. Susanto, A. D., Soetriono, S., & Supriono, A. (2017). Analisis Perwilayahan dan Strategi Pengembangan Peternakan Kambing di Kabupaten Lumajang. Jurnal Sorot. 12(2): 107–120
  19. Syahrial, S., & Herman, W. (2019). Komoditi Pangan (Padi, Jagung dan Kedelai) Unggulan Daerah Kota di Provinsi Sumatera Barat. Tataloka. 21(3): 537–543
  20. Tawaf, R., & Firman, A. (2005). Analisis Pembangunan Sektor Peternakan di Jawa Barat. Evaluasi Pembangunan Peternakan di Jawa Barat. Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran. Tersedia pada: http://pustaka.unpad.ac.id/wpcontent/ uploads/2009/03/analisis_pembangunan_sektor_peternakan_di_jawa_barat.pdf
  21. Wiradarya, T., R. (2005). Sistem 3 Strata sebagai Strategi Pemulihan dan Peningkatan Mutu Genetik Kambing dan Domba Indonesia (Ulasan). Media Peternakan. 28(2): 87–99

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.