skip to main content

Pengaruh persentase pergantian air terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan ikan rainbow (Melanotaenia boesmani)

1Departement og Aquaculture, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Idonesia 50275, Indonesia

2Departement of Aquaculture, Universita Diponegoro, Jl. Prof Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia

3Departement of Aquaculture, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia

Open Access Copyright 2022 Laras Wigati, Titik Susilowati, Rosa Amalia

Citation Format:
Abstract

Ikan Rainbow merupakan jenis ikan hias yang memiliki potensial untuk perdagangan ikan hias. Ikan hias tawar ini memiliki daya tarik yaitu pada bagian tubuh kearah kepala berwarna biru kehitaman dan ke arah ekor warnanya biru dampai ekor orange cerah. Tingginya potensi ekonomi ikan pelangi berbanding terbalik dengan status kepunahannya di alam, sehingga dibutuhkan pengelolaan budidaya yang tepat agar tetap terjaga kelestariannya. Pengelolaan budidaya yang baik dapat dilakukan dengan berbagai cara salah satunya pengelolaan lingkungan. Pengelolaan kualitas air dapat dilakukan dengan melakukan pergantian air. Pergantian air tesebut dapat mempertahankan kualitas media pemeliharaan dengan cara mengurangi kadar amonia dan  nitrat, mempertahankan pH atau derajat keasaman dan mensuplai oksigen sehingga kualitas lingkungan pemeliharaan dapat mendukung pertumbuhan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase pergantian air terbaik terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan ikan rainbow (Melanotaenia boesmani).

Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 12 Juli – 14 Agustus 2021 bertempat di Patriot Aquafaram, Semarang, Jawa Tengah. Bahan uji yang digunakan adalah ikan rainbow dengan umur 5-7 hari setelah menetas. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan dengan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan masing-masing 3 ulangan dengan persentase pergantian air yang berbeda. Perlakuan A (persentase pergantian air 0%/hari), B(pergantian air sebesar 50%/hari), C (pergantian air sebesar 100%/hari), dan D (pergantian air sebesar 150%/hari). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh persentase pergantian air terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan ikan rainbow berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap SGR dan SR. Persentase pergantian air terbaik terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan ikan rainbow adalah 100%/hari (perlakuan C) yang menghasilkan SGR (7,31 ± 0,37a) dan SR (80,00 ± 4,00a).

Fulltext View|Download

Article Metrics:

  1. Budiardi,T.,Ginting, R.A.N, dan Hadiroseyani, Y. 2011. Produsi Benih gurami (Oreochromisgouramy Lac.) Dengan Tingkat Pergantian Air Yang Berbeda. Jurnal Akuakultur Indonesia. 10 (2): 144-153
  2. Cahyono, B., 2000. Budidaya Ikan Air Tawar: Ikan Gurami, Ikan Nila, Ikan Mas. Kanisius. Yogyakarta.1-113
  3. Djokosetiyanto, D., A. Sunarma dan Widanarni. 2006. Perubahan Ammonia (NH3-N), Nitrit (NO2-N) dan Nitrat (NO3-N) pada Media Pemeliharaan Ikan Nila Merah (Oreochromis sp.) di dalam Sistem Resirkulasi. Jurnal Akuakultur Indonesia, 5(1): 13-20
  4. Effendie, M.I., 1997. Metode Biologi Perikanan. Yayasan Pustaka Dwi Sri. Bogor. 122 hlm
  5. Erdiansyah,M.,E.I.Raharjo, dan Sunarto. 2014. Pengaruh Persentase Pergantian Air Terhadap Kelangsungan Hidup dan Pertumbuhan Benoh Ikan Baung (Hemibagrus nemurus). Jurnal Ruaya. 3(1):21-25
  6. Istiqomah, D. A.,Suminto, dan Harwanto, D. 2018. Efek Pergantian Air Dengan Persentase Yang Berbeda Terhadap Kelulushidupan, Efisiensi Pemanfaatan Pakan Dan Pertumbuhan Benih Monosex Ikan Nila (Oreochromis Niloticus). Journal Of Aquaculture Management And Technology. 7(1):46-54
  7. IUCN. 2020. The Red List of Threatened Animals. Version 2020-3. https://www.iucnredlist.org
  8. Kuncoro EB. 2011. Sukses Budi Daya Ikan Hias Air Tawar. Yogyakarta: Lily Publisher.436 hlm
  9. Lesmana DS, Daelami D. 2009. Panduan Lengkap Ikan Hias Air Tawar Populer. Jakarta: Penebar Swadaya. 268 hlm
  10. Ratannanda, R. 2011. Penentuan Waktu Retensi Sistem Akuaponik Untuk Mereduksi Limbah Budidaya Ikan Nila Oreochromis sp. [ Skripsi] Intitut Pertanian Bogor. 37 hlm
  11. Santiko, Awan. 2015. Produksi Pendederan Ikan Ctenopoma Ctenopoma Acutirostre pada Padat Tebar Berbeda dengan Pergantian Air 45%/Hari. [Skripsi]. Institut Pertanian Bogor.37 hlm
  12. Sawyer, C.N. and McCarty, P. L., 1978. Chemistry for Environmental Engineering. Third edition. McGraw-Hill Book Company: Tokyo.512 hlm
  13. SNI 8078:2014. Ikan Hias Rainbow (Melanotaenia sp) – Syarat mutu dan penanganan
  14. Tappin, A.R. 2010. Rainbow fishes: Their care & keeping in captivity. Australia: Art Publication, 493 pp
  15. Tunas.A.W.2005. Patologi Ikan Teleosti. Universitas Gajah Mada. Yogyakarta. 213 hlm
  16. Vanderzwalmen, M. , J. McNeill , D. Delieuvin , S. Senes , D. Sanchez-Lacalle , C. Mullen , I. McLellan , P. Carey , D. Snellgrove , A. Foggo , M. E. Alexander , F. L. Henriquez and K. A. Sloman. 2021. Monitoring water quality changes and ornamental fish behaviour during commercial transport. Aquaculture, 531: 1-15
  17. Zenneveld, N,. E. A. Huisman dan J. H. Boon. 1991. Prinsip-prinsip budidaya ikan. PT. Gramedia Pustaka Umum, Jakarta.318 hlm

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.