BibTex Citation Data :
@article{JP34217, author = {Fitriyana Maharani and Ryka Widyaningtyas and Sri Sari}, title = {Implementasi Terapi Expressive Journaling terhadap Ansietas dan Depresi pada Pasien Hipertensi: Studi Kasus}, journal = {Proactive}, volume = {5}, number = {2}, year = {2026}, keywords = {expressive journaling, hypertension, anxiety, depression}, abstract = { Abstract Background: Patients with hypertension are at risk of experiencing anxiety and depression, which can affect their health and quality of life. Expressive journaling is a nonpharmacological intervention that has the potential to help address these psychological issues. Objective: To analyze the effectiveness of expressive journaling in reducing anxiety and depression levels among patients with hypertension in the Meteseh neighborhood. Methods: This study employed a case study design using a one-group pretest-posttest approach. The study subjects consisted of three patients with hypertension who experienced mild to moderate anxiety and depression, as assessed by the Generalized Anxiety Disorder-7 (GAD-7) and the Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9). The intervention, in the form of expressive journaling therapy, was conducted over three home visit sessions lasting 30–60 minutes each. Data were analyzed descriptively based on changes in scores before and after the intervention. Results: A reduction in anxiety and depression levels was observed in all participants following the expressive journaling therapy. GAD-7 scores decreased from a range of 7–11 to 3–5, while PHQ-9 scores decreased from 7 to 3–4. Conclusion: Expressive journaling therapy has the potential to serve as a nonpharmacological nursing intervention to help reduce anxiety and depression levels in patients with hypertension. Abstrak Latar Belakang: Pasien hipertensi berisiko mengalami ansietas dan depresi yang dapat memengaruhi kondisi kesehatan sert kualitas hidup. Expressive journaling merupakan salah satu intervensi nonfarmakologis yang berpotensi membantu mengatasi masalah psikologis tersebut. Tujuan: Menganalisis implementasi expressive journaling terhadap penurunan tingkat ansietas dan depresi pada pasien hipertensi di Kelurahan Meteseh. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan one group pretest-posttest . Subjek penelitian terdiri atas tiga pasien hipertensi yang mengalami ansietas dan depresi ringan hingga sedang berdasarkan instrumen Generalized Anxiety Disorder-7 (GAD-7) dan Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9). Intervensi berupa terapi expressive journaling dilakukan selama tiga sesi kunjungan rumah dengan durasi 30–60 menit. Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan perubahan skor sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Terjadi penurunan tingkat ansietas dan depresi pada seluruh partisipan setelah diberikan terapi expressive journaling . Skor GAD-7 menurun dari rentang 7–11 menjadi 3–5, sedangkan skor PHQ-9 menurun dari 7 menjadi 3–4. Kesimpulan: Terapi expressive journaling berpotensi menjadi intervensi keperawatan nonfarmakologis untuk membantu menurunkan tingkat ansietas dan depresi pada pasien hipertensi }, pages = {44--50} url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/proactive/article/view/34217} }
Refworks Citation Data :
Abstract
Background: Patients with hypertension are at risk of experiencing anxiety and depression, which can affect their health and quality of life. Expressive journaling is a nonpharmacological intervention that has the potential to help address these psychological issues. Objective: To analyze the effectiveness of expressive journaling in reducing anxiety and depression levels among patients with hypertension in the Meteseh neighborhood. Methods: This study employed a case study design using a one-group pretest-posttest approach. The study subjects consisted of three patients with hypertension who experienced mild to moderate anxiety and depression, as assessed by the Generalized Anxiety Disorder-7 (GAD-7) and the Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9). The intervention, in the form of expressive journaling therapy, was conducted over three home visit sessions lasting 30–60 minutes each. Data were analyzed descriptively based on changes in scores before and after the intervention. Results: A reduction in anxiety and depression levels was observed in all participants following the expressive journaling therapy. GAD-7 scores decreased from a range of 7–11 to 3–5, while PHQ-9 scores decreased from 7 to 3–4. Conclusion:Expressive journaling therapy has the potential to serve as a nonpharmacological nursing intervention to help reduce anxiety and depression levels in patients with hypertension.
Abstrak
Latar Belakang: Pasien hipertensi berisiko mengalami ansietas dan depresi yang dapat memengaruhi kondisi kesehatan sert kualitas hidup. Expressive journaling merupakan salah satu intervensi nonfarmakologis yang berpotensi membantu mengatasi masalah psikologis tersebut. Tujuan: Menganalisis implementasi expressive journaling terhadap penurunan tingkat ansietas dan depresi pada pasien hipertensi di Kelurahan Meteseh. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan one group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri atas tiga pasien hipertensi yang mengalami ansietas dan depresi ringan hingga sedang berdasarkan instrumen Generalized Anxiety Disorder-7 (GAD-7) dan Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9). Intervensi berupa terapi expressive journaling dilakukan selama tiga sesi kunjungan rumah dengan durasi 30–60 menit. Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan perubahan skor sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Terjadi penurunan tingkat ansietas dan depresi pada seluruh partisipan setelah diberikan terapi expressive journaling. Skor GAD-7 menurun dari rentang 7–11 menjadi 3–5, sedangkan skor PHQ-9 menurun dari 7 menjadi 3–4. Kesimpulan: Terapi expressive journaling berpotensi menjadi intervensi keperawatan nonfarmakologis untuk membantu menurunkan tingkat ansietas dan depresi pada pasien hipertensi
Note: This article has supplementary file(s).
Last update: