skip to main content

Implementasi Terapi Expressive Journaling terhadap Ansietas dan Depresi pada Pasien Hipertensi: Studi Kasus

*Fitriyana Maharani  -  Departemen Ilmu Keperawatan, Unuversitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Ryka Widyaningtyas  -  Departemen Ilmu Keperawatan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Sri Padma Sari  -  Departemen Ilmu Keperawatan, Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Abstract

Background: Patients with hypertension are at risk of experiencing anxiety and depression, which can affect their health and quality of life. Expressive journaling is a nonpharmacological intervention that has the potential to help address these psychological issues. Objective: To analyze the effectiveness of expressive journaling in reducing anxiety and depression levels among patients with hypertension in the Meteseh neighborhood. Methods: This study employed a case study design using a one-group pretest-posttest approach. The study subjects consisted of three patients with hypertension who experienced mild to moderate anxiety and depression, as assessed by the Generalized Anxiety Disorder-7 (GAD-7) and the Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9). The intervention, in the form of expressive journaling therapy, was conducted over three home visit sessions lasting 30–60 minutes each. Data were analyzed descriptively based on changes in scores before and after the intervention. Results: A reduction in anxiety and depression levels was observed in all participants following the expressive journaling therapy. GAD-7 scores decreased from a range of 7–11 to 3–5, while PHQ-9 scores decreased from 7 to 3–4. Conclusion:Expressive journaling therapy has the potential to serve as a nonpharmacological nursing intervention to help reduce anxiety and depression levels in patients with hypertension.

Abstrak

Latar Belakang: Pasien hipertensi berisiko mengalami ansietas dan depresi yang dapat memengaruhi kondisi kesehatan sert kualitas hidup. Expressive journaling merupakan salah satu intervensi nonfarmakologis yang berpotensi membantu mengatasi masalah psikologis tersebut. Tujuan: Menganalisis implementasi expressive journaling terhadap penurunan tingkat ansietas dan depresi pada pasien hipertensi di Kelurahan Meteseh. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan one group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri atas tiga pasien hipertensi yang mengalami ansietas dan depresi ringan hingga sedang berdasarkan instrumen Generalized Anxiety Disorder-7 (GAD-7) dan Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9). Intervensi berupa terapi expressive journaling dilakukan selama tiga sesi kunjungan rumah dengan durasi 30–60 menit. Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan perubahan skor sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Terjadi penurunan tingkat ansietas dan depresi pada seluruh partisipan setelah diberikan terapi expressive journaling. Skor GAD-7 menurun dari rentang 7–11 menjadi 3–5, sedangkan skor PHQ-9 menurun dari 7 menjadi 3–4. Kesimpulan: Terapi expressive journaling berpotensi menjadi intervensi keperawatan nonfarmakologis untuk membantu menurunkan tingkat ansietas dan depresi pada pasien hipertensi


Note: This article has supplementary file(s).

Fulltext View|Download |  Instrumen Riset
Implementasi Terapi Expressive Journaling terhadap Ansietas dan Depresi pada Pasien Hipertensi: Studi Kasus
Subject Expressive journaling, Hipertensi, Kecemasan, Depresi
Type Instrumen Riset
  Download (4MB)    Indexing metadata
Email colleagues
Keywords: expressive journaling, hypertension, anxiety, depression
Article Info
Section: Articles
Language : ID
  1. Tanzia S, Christina PE, N MAR, Tirtasari S. Penurunan kasus hipertensi dengan diagnosis komunitas di wilayah kerja Puskesmas Cikupa. Malahayati Nursing Journal 2023; 5(7): 2078–2094. DOI: 10.33024/mnj.v5i7.6763
  2. Casmuti C, Fibriana AI. Kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) 2023; 7(1): 123–134
  3. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Laporan hasil survei Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2021
  4. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). Laporan nasional Riskesdas 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2018
  5. Juniar A, Sandy N, Retnaningsih D, Prihati DR. Hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas hidup pada pasien hipertensi. Journal of Health Science 2026; 3: 42–50
  6. Suciana F, Agustina NW, Zakiatul M. Korelasi lama menderita hipertensi dengan tingkat kecemasan penderita hipertensi. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat STIKES Cendekia Utama Kudus 2025; 9(2): 146–155
  7. Widiani E, Hanan A, Kurniawati D. Kecemasan dan depresi pada penderita hipertensi: sebuah studi deskriptif. Jurnal Media Ilmu Kesehatan (JURMEDIKES) 2025; 3(10): 105–113
  8. Boukhari FZ, Belayachi S, Essayagh F, Naji AA, Lemriss H, Addakiri K, et al. The silent struggle: assessing anxiety prevalence in Marrakech’s hypertensive population. BMC Public Health 2025; 25(1): 1179. DOI: 10.1186/s12889-025-22459-z
  9. Loke WH, Ching SM. Prevalence and factors associated with psychological distress among adult patients with hypertension in a primary care clinic: a cross-sectional study. Malaysian Family Physician 2022; 17(2): 89–98. DOI: 10.51866/oa.93
  10. Septiani I, Afrianti D, Pertiwi KA. Pengaruh terapi menulis ekspresif terhadap kecemasan berbicara publik pada mahasiswa. Journal of Psychology and Humans 2025; 1(1): 19–28
  11. Raharja FT, Putra ON, Yudistira Yusan L, Adiwinoto RP. Pengukuran kualitas hidup dan faktor yang memengaruhinya pada pasien diabetes melitus tipe 2 di beberapa puskesmas Kota Surabaya. Majalah Farmaseutik 2024; 20(4): 613–624
  12. Pragholapati A, et al. Pengaruh terapi menulis ekspresif terhadap tingkat depresi pada lansia. Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA 2021; 13(1): 55–64
  13. Syah AY, Amalia R. Analisis penerapan terapi expressive writing dalam menurunkan kecemasan pada remaja korban bullying. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal 2025; 15(3): 657–664
  14. Lubis H, Rahayu D. Expressive writing therapy dalam mengelola kecemasan pada masa pandemi COVID-19. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) 2021; 5(4): 1–8
  15. Myers SJ, Davis SD, Chan JCK. Does expressive writing or an instructional intervention reduce the impacts of test anxiety in a college classroom? Cognitive Research: Principles and Implications 2021; 6(44): 1–22. DOI: 10.1186/s41235-021-00309-x
  16. Hartono FP, Rochma I, Fatimatuzzahro L, Nabilla S, Desmoon D. Literature review: pengaruh terapi menulis ekspresif sebagai bentuk katarsis pada individu yang mengalami depresi dan kecemasan. Jurnal Ilmiah Zona Psikologi 2024; 6(2): 19–30. DOI: 10.37776/jizp.v6i2.1397
  17. Jannah Z. Efektivitas expressive writing therapy dalam menurunkan kecemasan santri yang mengalami broken home. JPIB: Jurnal Psikologi Islam dan Budaya 2022; 5(2): 95–104. DOI: 10.15575/jpib.v5i2.19057
  18. Rusmaladewi, Indah DR, Kamala I, Anggraini H. Regulasi emosi pada mahasiswa selama proses pembelajaran daring di Program Studi PG-PAUD FKIP UPR. Jurnal Pendidikan dan Psikologi Pintar Harati 2020; 16(2): 33–46. DOI: 10.36873/jph.v16i2
  19. Gao X. Research on expressive writing in psychology: a forty-year bibliometric analysis and visualization of current status and research trends. Frontiers in Psychology 2022; 13: 825626. DOI: 10.3389/fpsyg.2022.825626
  20. Rude SS, Lantrip C, Aguirre VA, Schraegle WA. Chasing elusive expressive writing effects: emotion-acceptance instructions and writer engagement improve outcomes. Frontiers in Psychology 2023; 14: 1192595. DOI: 10.3389/fpsyg.2023.1192595
  21. Krpan KM, Kross E, Berman MG, Deldin PJ, Askren MK, Jonides J. An everyday activity as a treatment for depression: the benefits of expressive writing for people diagnosed with major depressive disorder. Journal of Affective Disorders 2013; 150(3): 1148–1151. DOI: 10.1016/j.jad.2013.05.065

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.