AUDIT KESELAMATAN JALAN SEBAGAI DASAR IMPLEMENTASI PERENCANAAN KARAKTERISTIK JALAN

*Fardzanela Suwarto  -  Diponegoro University, Indonesia
Anjang Nugroho  -  Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan dan Jembatan, Indonesia
Received: 15 Apr 2019; Published: 29 Apr 2019.
Download
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Article
Language: EN
Full Text:
Statistics: 204 88

Abstract
Peningkatan manajemen keselamatan infrastruktur jalan merupakan komponen kunci untuk peningkatan keselamatan jalan. Untuk meningkatkan keselamatan jalan, selama tahap operasi dan pemeliharaan, otoritas jalan harus menemukan dan memperbaiki masalah keselamatan yang menjadi penyebab kecelakaan jalan, untuk mencegah kembali terjadinya kecelakaan lalu lintas. Sehingga audit keselamatan jalan sangat dibutuhkan, sebagai suatu sistem yang melakukan kontrol kualitas (keselamatan) jalan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian terhadap audit keselamatan jalan yang telah dilakukan pada berbagai lokasi dan melakukan penyimpulan terhadap rekomendasi audit keselamatan jalan dalam hal geometrik dan karakteristik jalan untuk dapat memberikan masukan pada tahapan perencanaan jalan baru di kemudian hari. Hasil dari studi ini adalah pada segmen jalan lurus perencanaan rambu peringatan dan batas kecepatan sangat diperlukan untuk menambah informasi kepada pengemudi. Terkait bagian tikungan dan tanjakan jalan, konsistensi dalam perencanaan radius tikungan mutlak diperlukan.  Selain itu khusus untuk daerah tanjakan, pada tikungan perlu dilengkapi marka garis lurus dan rambu batas kecepatan serta rambu dilarang menyiap untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Article Metrics:

  1. Department for Transport. (2012). Reported Road Casualties Great Britain: Annual Report. Dandy Booksellers Limited.
  2. Ermayani, E., Widianty, D., & Hasyim. (2018). Analisis Kategori Resiko Kecelakaan Berdasarkan Alinyemen Horizontal dan Vertikal Jalan ( Studi Kasus Ruas Jalan Senggigi-Pemenang). Jurusan Teknik Sipil, Universitas Mataram. Universitas Mataram.
  3. Global status report on road safety, 2015. Worlds Health Organization. ISBN 9789241565066
  4. Hairudin. (2013). Studi Daerah Rawan Kecelakaan (DRK) Ruas Jalan Sungai Pinyuh – Sidas Provinsi Kalimantan Barat. Universitas Tanjungpura Pontianak.
  5. Huvarinen, Y., Svatkova, E., Oleshchenko, E., & Pushchina, S. (2017). Road Safety Audit. Transportation Research Procedia, 20(September 2016), 236–241. https://doi.org/10.1016/j.trpro.2017.01.061
  6. Indriastuti, A. K., Fauziah, Y., & Priyanto, E. (2011). Karakteristik Kecelakaan dan Audit Keselamatan Jalan pada Ruas Ahmad Yani Surabaya. Jurnal Rekayasa Sipil, 5(1), 40–44.
  7. Labi, S. (2011). Efficacies of roadway safety improvements across functional subclasses of rural two-lane highways. Journal of Safety Research, 42(4), 231–239. https://doi.org/10.1016/j.jsr.2011.01.008
  8. Lee, J., Nam, B., & Abdel-Aty, M. (2015). Effects of Pavement Surface Conditions on Traffic Crash Severity. Journal of Transportation Engineering, 141(10), 04015020. https://doi.org/10.1061/(asce)te.1943-5436.0000785
  9. Manggala, R., Angga, J. J., Purwanto, D., & Kusuma, Ia. (2015). Studi Kasus Faktor Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas pada Tikungan Tajam. Jurnal Karya Teknik Sipil, 4, 462–470.
  10. Michalaki, P., Quddus, M. A., Pitfield, D., & Huetson, A. (2015). Exploring the factors affecting motorway accident severity in England using the generalised ordered logistic regression model. Journal of Safety Research, 55, 89–97. https://doi.org/10.1016/j.jsr.2015.09.004
  11. Persia, L., Usami, D. S., De Simone, F., Beaumelle, V. F. D. La, Yannis, G., Laiou, A., … Salathè, M. (2016). Management of Road Infrastructure Safety. Transportation Research Procedia, 14, 3436–3445. https://doi.org/10.1016/j.trpro.2016.05.303
  12. Rasyid, M. K., Asfianti, S., & Zurkiyah. (2018). Pengaruh Geometrik Jalan Raya Terhadap Kecelakaan (Studi KasusRuas Jalan Jamin Ginting Km 34- 38 ) (Tikungan Sembahe, Tikungan PDAM, Tikungan Cagar Alam, Desa Batu Layang). Universitas Muhammadiyah Medan.
  13. Silalahi, R., Robby, & Supiyan. (2016). Analisis Daerah Rawan Kecelakaan Lalu Lintas di Kabupaten Katingan (Studi Kasus Jl. Cilik Riwut Kasongan– Perbatasan Kabupaten Kotawaringin Timur). Proyeksi Teknik Sipil, 2(1), 27–35.
  14. Sumarsono, A., Pramesti, F. P., & Sarwono, D. (2010). Model Kecelakaan Lalulintas Di Tikungan Karena, X.
  15. Tandi, W., Hendry, & Mulatua. (2017). Evaluasi Lokasi Blackspot dan Tingkat Risiko Terjadinya Kecelakaan pada Jalan Arteri Daan Mogot, Jakarta Barat. Jurnal Teknik Dan Ilmu Komputer, 6(23), 269–285.
  16. Wicaksono, D., Fathurochman, R. A., Riyanto, B., & Wicaksono, Y. (2014). Analisis Kecelakaan Lalu Lintas (Studi Kasus - Jalan Raya Ungaran - Bawen). Jurnal Karya Teknik Sipil, 3(78), 345–355.
  17. Widodo, W., & Mayuna, H. R. (2012). Audit Keselamatan Jalan pada Jalan Yogyakarta-Purworejo KM 35-40, Kulon Progo, Yogyakarta. Jurnal Ilmiah Semesta Teknika, 15(1), 65–74.
  18. Wijnen, W., & Stipdonk, H. (2016). Social costs of road crashes: An international analysis. Accident Analysis and Prevention, 94, 97–106. https://doi.org/10.1016/j.aap.2016.05.005
  19. Wiranto, E., Setyawan, A., & Sumarsono, A. (2014). Evaluasi Tingkat Kerawanan Kecelakaan Pada Ruas Jalan Boyolali-Ampel Km 29+000 - 34+000. Jurnal Matriks Teknik Sipil, (September), 248–255.