skip to main content

Pembuatan Sabun Padat Kopi dari Minyak Jelantah dan Serbuk Kopi

1Prodi S-Tr Teknologi Rekayasa Kimia Industri, Departemen Teknologi Industri, Sekolah Vokasi, Universitas Diponegoro., Indonesia

2Prodi S-1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Indonesia


Citation Format:
Abstract

Desa Gunungsari terletak di bagian utara Kecamatan Pulosari yang merupakan salah satu dari 14 Kecamatan di Kabupaten Pemalang yang terdiri dari 12 Desa dan terletak di daerah berbukit dengan ketinggian + 850 m dari permukaan laut. Jarak dari Ibukota Kabupaten + 48 km dan bertani merupakan salah satu mata pencaharian yang menjunjung perekonomian penduduk Desa Gunungsari dengan produk kopi.Warga Desa Gunungsari kebanyakan setelah memasak memakai minyak goreng dibuang begitu saja minyak gorengnya dikarenakan belum mengetahui manfaat minyak goreng bekas atau minyak jelantah. Minyak jelantah merupakan minyak goreng bekas yang berasal dari segala jenis minyak goreng. Minyak jelantah ini dapat diolah menjadi sabun, pembuatan sabun dibuat dengan dua cara yaitu proses saponifikasi dan proses netralisasi minyak. Senyawa natrium dengan asam lemak yang terdapat pada sabun memiliki fungsi sebagai bahan pembersih tubuh, berbentuk padat, busa, dan tidak menimbulkan iritasi pada kulit. Penyuluhan pada pembuatan sabun padat kopi sangat diperlukan dimana untuk meningkatkan edukasi dan nilai ekonomis perkebunan kopi. Metode pelaksanaan dalam penyuluhan ini dengan cara memberikan edukasi. Sabun padat kopi yang disosialisasikan kepada warga desa memiliki hasil analisa pH dan uji organoleptik yang baik dimana pH nya mencapai 8 dan uji organoleptik dilihat dari bau yang khas kopi, warna coklat, serta tekstur yang padat.                                              

Kata Kunci : Kopi, Minyak Jelantah, Sabun Padat
Fulltext View|Download
Keywords: Kopi, Minyak Jelantah, Sabun Padat
  1. B, K. (2016). Journal of Non-Formal Education and Community Empowerment. Journal of Non-Formal Education and Community Empowerment, 5, 9–15
  2. Budi, A. dkk. (2016). Adsorpsi Minyak Jelantah Menggunakan Karbon Aktif dan Serbuk Kopi pada Pembuatan Sabun Padat Ramah Lingkungan. Jurnal Program Studi DIII Farmasi, Politeknik Harapan Bersama Tegal
  3. Budiati, T., Suryaningsih, W., & Wahyono, A. (2020). Pemanfaatan Limbah Kopi Pada Sabun Organik Sebagai Produk Kesehatan Unggulan di Desa Kemuning Lor, Kec. Arjasa, Kabupaten Jember. Teknologi Rekayasa Pangan, Jurusan Teknologi Pertanian Penulis, Politeknik Negeri Jember, 245–249
  4. Hodgson dan Levi. (1987). Pembuatan Sabun Transparan Padat dari Minyak Jarak yang Beraroma Terapi Bunga Mawar. Institut Teknologi Sepuluh November
  5. Najianti dan Daniarti. (2004). Budidaya Tanaman Kopi dan Penanganan Pasca Panen. In Penebar Swadaya. Jakarta
  6. Widyasanti, A., Farddani, C., & Rohdiana, D. (2016). PEMBUATAN SABUN PADAT TRANSPARAN MENGGUNAKAN MINYAK KELAPA SAWIT (Palm oil) DENGAN PENAMBAHAN BAHAN AKTIF EKSTRAK TEH PUTIH (Camellia sinensis). Jurnal Teknik Pertanian Lampung, 5(3), 125–136

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.